Herman Khaeron: Perlu Percepatan Penyaluran KUR Sektor Produktif untuk Topang Ekonomi Daerah

Wakil Ketua Badan Akuntabilitas Keuangan Negara (BAKN) DPR RI Herman Khaeron mendorong percepatan penyaluran KUR khususnya pada sektor-sektor produktif dalam rangka menopang perekonomian daerah.

Hal itu dikatakan Herman usai uji petik dalam kegiatan Penguatan akses permodalan bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) melalui KUR di Provinsi Maluku Utara.

Dalam kegiatan itu, BAKN menghadirkan PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI sebagai penyalur KUR, Wakil Gubernur Maluku Utara Sarbin Sehe serta para pelaku usaha penerima manfaat untuk memperoleh gambaran yang komprehensif mengenai implementasi program di lapangan.

“Kami berada di Maluku Utara karena selain menghadirkan BNI sebagai penyalur, juga menghadirkan pemerintah daerah dan justru para pelaku usaha yang selama ini menjadi penerima manfaat program” ujar Herman usai pertemuan di Ternate, Maluku Utara sebagaimana dikutip dalam rilis resmi pada, Selasa (2/6/2026).

Politisi Partai Demokrat itu mengungkapkan BAKN DPR mendukung adanya akselerasi penyaluran agar manfaat KUR semakin dirasakan masyarakat, khususnya UMKM yang membutuhkan dukungan modal untuk mengembangkan usaha.

Di sisi lain, jelasnya, salah satu aspek yang perlu mendapat perhatian adalah regulasi penyaluran KUR agar tetap akuntabel namun tidak menghambat perluasan akses pembiayaan. Ia pun mengingatkan bahwa aturan yang terlalu kaku berpotensi membuat penyalur lebih berhati-hati sehingga ruang ekspansi program menjadi terbatas.

Herman mengungkapkan bahwa BAKN DPR telah melakukan sejumlah pertemuan dengan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian untuk membahas tata kelola dan mekanisme penyaluran KUR yang lebih efektif. Upaya tersebut diharapkan dapat menghasilkan regulasi yang tepat sehingga program pembiayaan bersubsidi semakin mudah diakses masyarakat.

Dalam penelaahan di Maluku Utara, BAKN juga melihat secara langsung dampak penyaluran KUR yang dilakukan BNI terhadap pengembangan usaha masyarakat. Salah satunya dirasakan Irwan Umar, pelaku usaha perikanan tangkap di Pulau Tidore yang memanfaatkan KUR untuk memperbaiki mesin dan melakukan peremajaan kapal.

Dukungan pembiayaan tersebut memungkinkan kapasitas usahanya meningkat, dengan hasil tangkapan yang naik dari sekitar dua ton menjadi empat ton dalam sekali melaut. Manfaat serupa dirasakan Samsudin P. Hasan, pelaku usaha pertanian di Pulau Bacan.

Melalui pembiayaan KUR dari BNI, ia dapat membuka lahan pertanian baru guna memenuhi permintaan pasar yang terus meningkat, khususnya untuk komoditas cabai. Pengembangan usaha tersebut menjadi contoh bagaimana akses pembiayaan dapat mendorong peningkatan produktivitas sektor pertanian di daerah.

“UMKM yang jumlahnya mencapai puluhan juta merupakan jangkar perekonomian nasional. Karena itu, kami ingin memastikan kehadiran negara melalui program KUR benar-benar efektif, mampu memperluas akses modal, dan mendorong usaha mikro maupun kecil untuk naik kelas,” pungkas Herman menutup wawancara. (*)

sumber: tribun

Musda V Demokrat Kepri : Perkuat Barisan, Siapkan Strategi Menang Pemilu

Partai Demokrat Provinsi Kepulauan Riau menjadikan Musyawarah Daerah (Musda) V sebagai momentum strategis untuk memperkuat soliditas kader sekaligus menyusun langkah menghadapi Pemilu mendatang. Kegiatan yang berlangsung di Golden View Hotel Batam, Minggu (7/6/2026), dihadiri jajaran pengurus pusat, kader partai, serta sejumlah tokoh daerah.

Sekretaris Jenderal Partai Demokrat, Herman Khaeron, menegaskan bahwa konsolidasi organisasi menjadi kunci utama dalam mengembalikan kejayaan Partai Demokrat di Kepulauan Riau.

Menurut Herman, perkembangan Demokrat Kepri dalam beberapa tahun terakhir menunjukkan tren yang positif. Ia menilai kepemimpinan Ketua DPD Demokrat Kepri, Aneng, berhasil menciptakan suasana partai yang lebih kondusif dan solid.

“Musda ini bukan hanya agenda organisasi, tetapi juga menjadi titik awal untuk memperkuat struktur partai dan mempersiapkan diri menghadapi kontestasi politik berikutnya,” ujarnya.

Herman mengakui bahwa hasil Pemilu 2024 belum sesuai harapan partai. Namun demikian, ia optimistis Demokrat memiliki peluang besar untuk meningkatkan perolehan suara dan kursi legislatif pada pemilu yang akan datang.

Ia juga menekankan bahwa Demokrat ingin terus mengambil peran dalam pembangunan daerah melalui kerja sama dengan pemerintah dan berbagai elemen masyarakat.

Sementara itu, Aneng yang kembali mendapat dukungan sebagai calon tunggal Ketua DPD Demokrat Kepri mengungkapkan target ambisius partainya pada Pemilu mendatang. Demokrat Kepri menargetkan mampu meraih satu kursi di DPR RI, tujuh kursi di DPRD Provinsi Kepulauan Riau, serta 32 kursi DPRD kabupaten dan kota se-Kepri.

“Kami akan bekerja maksimal untuk meningkatkan kepercayaan masyarakat sehingga target tersebut dapat tercapai,” kata Aneng.

Pada kesempatan yang sama, Gubernur Kepulauan Riau, Ansar Ahmad, menyampaikan apresiasinya terhadap penyelenggaraan Musda V Demokrat Kepri. Ia menilai partai politik memiliki peran penting dalam mendukung pembangunan daerah melalui kontribusi pemikiran maupun kebijakan.

Ansar juga mengapresiasi peran Fraksi Demokrat di DPRD Kepri yang selama ini dinilai aktif mendukung berbagai program pembangunan pemerintah daerah.

Menurutnya, meski sejumlah indikator pembangunan menunjukkan hasil yang menggembirakan, masih banyak tantangan yang harus dihadapi bersama. Karena itu, sinergi antara pemerintah daerah dan seluruh kekuatan politik tetap diperlukan demi mempercepat pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Ia pun optimistis Partai Demokrat mampu meningkatkan elektabilitas dan memperkuat posisinya pada pemilu mendatang, mengingat pengalaman panjang partai tersebut dalam dunia politik nasional.

Musda V Demokrat Kepri diharapkan menjadi tonggak penguatan organisasi sekaligus menyatukan langkah seluruh kader untuk menghadapi agenda politik ke depan dengan lebih solid dan terarah.(Egi)

sumber: matakepri

Hero Center Binaan Herman Khaeron Lolos usai Tundukkan BTS Indramayu

Tim Hero Center Volleyball binaan Sekretaris Jenderal Partai Demokrat sekaligus Anggota DPR RI, Dr. Ir. H.E. Herman Khaeron, menunjukkan performa impresif pada laga perdana Turnamen Bola Voli Putra Sekda Kabupaten Cirebon Cup 2026.

Bertanding di Lapangan Bola Voli Eks Terminal Weru, Kabupaten Cirebon, Sabtu (6/6/2026), Hero Center Volleyball sukses menundukkan BTS Indramayu dengan skor 2-1 dalam pertandingan yang berlangsung sengit.

Kemenangan tersebut mengantarkan tim binaan Herman Khaeron, yang juga mendapat dukungan dari Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Cirebon sekaligus Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, dr. Hj. Ratnawati, M.K.K.K. serta Anggota DPRD Kabupaten Cirebon dari Partai Demokrat Komisi IV, Tarseni, melaju ke babak berikutnya.

Turnamen Sekda Kabupaten Cirebon Cup 2026 sendiri diikuti delapan tim terbaik dari wilayah Ciayumajakuning yang meliputi Kabupaten dan Kota Cirebon, Indramayu, Kuningan, serta Majalengka.

Manajer Hero Center Volleyball yang juga Ketua Elang Biru Kabupaten Cirebon, Winadi, mengapresiasi perjuangan para pemain yang mampu tampil tenang meski mendapat perlawanan ketat dari BTS Indramayu.

“Kami bersyukur bisa meraih kemenangan pada pertandingan perdana ini. Para pemain menunjukkan semangat juang yang tinggi dan mampu menjalankan instruksi dengan baik. Kemenangan ini menjadi modal penting untuk menghadapi pertandingan berikutnya,” ujar Winadi.

Menurutnya, hasil positif tersebut tidak lepas dari kerja keras seluruh pemain, pelatih, dan dukungan berbagai pihak yang terus memberikan motivasi kepada tim.

Sementara itu, Sekretaris Jenderal Partai Demokrat, Dr. Ir. H.E. Herman Khaeron, menyampaikan apresiasi atas capaian yang diraih Hero Center Volleyball. Ia menilai kemenangan tersebut merupakan buah dari disiplin latihan dan kekompakan tim.

“Kami mengapresiasi perjuangan seluruh pemain yang telah memberikan penampilan terbaiknya. Kemenangan ini harus menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kemampuan dan menjaga semangat sportivitas dalam setiap pertandingan,” kata Herman Khaeron.

Ia berharap Hero Center Volleyball dapat terus tampil konsisten dan mampu mengharumkan nama Kabupaten Cirebon dalam ajang Sekda Cup 2026.

Dengan kemenangan atas BTS Indramayu, Hero Center Volleyball kini membuka peluang lebih besar untuk melangkah lebih jauh dalam turnamen bergengsi yang mempertemukan tim-tim terbaik dari wilayah Ciayumajakuning tersebut.

sumber: inilahnews

Komisi VI DPR: Blackout Sumatera Dipicu Putusnya Kabel Transmisi, Bukan Sabotase

Anggota Komisi VI DPR Herman Khaeron menilai pemadaman listrik massal yang terjadi di sejumlah wilayah Sumatera mengarah pada persoalan teknis jaringan transmisi.

“Kalaupun terjadi insiden seperti di Sumatera, di mana terjadi putusnya kabel transmisi dan kepolisian sudah menyatakan juga tidak ada sabotase, saya kira ini persoalan teknis. Pihak kepolisian juga sudah memastikan tidak ada unsur sabotase dalam insiden tersebut,” ujar Herman.

Menurut Herman, gangguan pada kabel transmisi utama dapat berdampak luas karena sistem kelistrikan Sumatera terhubung dalam jaringan interkoneksi.

“Karena dengan kabel transmisi utama putus berarti akan terjadi putus sepanjang jalur transmisi utama itu,” kata politisi Partai Demokrat itu.

Ia menilai, sistem transmisi merupakan salah satu bagian paling krusial dalam jaringan ketenagalistrikan nasional karena terhubung langsung dengan distribusi pasokan listrik antardaerah.

Meski demikian, Herman menyebut PLN saat ini telah menunjukkan peningkatan kapasitas dalam mengelola sistem kelistrikan nasional dan melakukan mitigasi terhadap berbagai potensi gangguan.

“Kami meyakini bahwa PLN sekarang semakin profesional, semakin memiliki kemampuan yang baik, dan bisa mengantisipasi terhadap berbagai kemungkinan terjadinya gangguan,” bebernya.

Herman juga menyoroti pentingnya percepatan identifikasi gangguan pada jaringan transmisi agar proses penanganan blackout dapat dilakukan lebih cepat.

“Ke depan bagaimana ada teknologi yang bisa cepat mengidentifikasi di mana terjadinya putusnya kabel transmisi itu,” ucapnya.

Karena itu, ia meminta PLN memperkuat sistem deteksi dini agar gangguan pada jaringan transmisi utama dapat diidentifikasi lebih cepat dan tidak meluas menjadi blackout berskala besar.

sumber: rakyat-merdeka

 

 

Herman Khaeron Klaim Demokrat Telah Terapkan Aturan Keterwakilan Perempuan

PARTAI Demokrat menyatakan menghormati putusan Mahkamah Konstitusi pada perkara Nomor 128/PUU-XXIV/2026 yang menegaskan sanksi terhadap partai politik, ihwal pemenuhan keterwakilan perempuan paling sedikit 30 persen dalam kontestasi elektoral.

Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Herman Khaeron mengatakan putusan Mahkamah tidak menjadi persoalan bagi partainya. Sebab, ketentuan tersebut sudah diimplementasikan Demokrat pada pemilihan umum 2024 lalu.

“Pengurutannya pada daftar calon legislatif sudah dilakukan, yakni dari setiap tiga nama, wajib salah satunya adalah perempuan. Kami sudah lakukan itu,” kata Herman melalui pesan WhatsApp pada Selasa, 26 Mei 2026.

Dalam putusannya, Mahkamah menegaskan jika partai politik yang tak memenuhi ketentuan keterwakilan perempuan minimal 30 persen dalam daftar bakal calon legislatif, maka penyelenggara pemilu berhak untuk menjatuhkan sanksi pengguguran.

Menurut Herman, sanksi yang disebutkan Mahkamah merupakan bentuk penguatan regulasi. Meski menjadi lebih berat, dia memastikan, putusan tersebut tak menjadi persoalan bagi Partai Demokrat, mengingat kader perempuan potensial partainya tersebar di banyak daerah pemilihan.

“Kami sudah jalankan, jadi tidak sulit rasanya untuk mengikuti aturan seperti ini,” ujar anggota Komisi VI DPR itu.

Sebelumnya, putusan Mahkamah yang menyangkut soal minimal keterwakilan perempuan termaktub di sejumlah perkara, yaitu Nomor 169/PUU-XXII/2024 maupun Nomor 30/PUU-XIV/2018.

Dalam pertimbangan hukumnya di perkara Nomor 128, Mahkamah menyebutkan, apabila dalam praktik penghitungan kuota minimal 30 persen keterwakilan perempuan menghasilkan angka pecahan, maka penyelenggara pemilu mesti melakukan pembulatan ke atas, bukan ke bawah.

Mahkamah mencontohkan, penghitungan pecahan itu, misalnya menghasilkan pecahan 3,10 (tiga koma satu nol) persen atau 3,30 (tiga koma tiga nol) persen calon perempuan, maka penghitungan mesti dibulatkan dengan merujuk ke pecahan angka yang lebih tinggi.

Secara lebih rinci, misalnya dalam satu daerah pemilihan terdapat jumlah maksimal calon legislatif sebanyak 12, maka dengan perolehan suara 3,10 persen, jumlah keterwakilan calon perempuan paling sedikit mesti dihadirkan sebanyak 4 orang, bukan 3 orang.

sumber: tempo

 

Website Herman Khaeron - Kang Hero (Anggota DPR RI Fraksi Demokrat), Herman Khaeron dan Ratnawati Salurkan Hewan Kurban untuk Warga Pasaleman

Momen Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah, dimanfaatkan oleh Partai Demokrat untuk berbagi dengan masyarakat di Kabupaten Cirebon.

Diketahui, Sekretaris DPP Partai Demokrat bersama anggota DPRD Provinsi Jawa Barat Fraksi Partai Demokrat menyalurkan bantuan dua ekor sapi kurban untuk masyarakat Kecamatan Pasaleman, Kabupaten Cirebon.

Penyerahan, penyembelihan dan distribusi hewan kurban tersebut dipusatkan di kediaman Agus Maksum di Desa Cilengkrang, Kecamatan Pasaleman, Kamis 28 Mei 2026.

Kegiatan berlangsung hangat dan penuh kebersamaan dengan antusiasme masyarakat yang hadir menyambut bantuan kurban tersebut.

Bantuan sapi kurban ini menjadi bentuk kepedulian sosial kepada masyarakat sekaligus mempererat tali silaturahmi saat perayaan Iduladha.

Kehadiran bantuan tersebut diharapkan dapat membantu warga, khususnya masyarakat yang membutuhkan, agar dapat merasakan kebahagiaan Hari Raya Kurban.

Agus Maksum menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas perhatian yang diberikan Herman Khaeron kepada masyarakat Pasaleman.

Menurutnya, bantuan hewan kurban tersebut sangat berarti bagi warga dan memberikan manfaat besar bagi penerima daging kurban.

“Alhamdulillah, kami sangat bersyukur dan berterima kasih atas bantuan hewan kurban dari Bapak Herman Khaeron. Semoga membawa keberkahan dan manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.

Ia menambahkan, momentum Iduladha bukan hanya tentang ibadah kurban, tetapi juga menjadi sarana memperkuat nilai kepedulian sosial, kebersamaan, dan semangat berbagi kepada sesama.

Setelah disembelih, daging kurban dari dua ekor sapi tersebut dibagikan secara merata kepada masyarakat di wilayah Kecamatan Pasaleman agar manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh warga sekitar.

Kegiatan sosial seperti ini pun mendapat respons positif dari masyarakat karena dinilai mampu memperkuat hubungan antara wakil rakyat dengan masyarakat di daerah. (*)

sumber: radarcirebon

DPR Akan Minta Keterangan Direksi dan Komisaris BRI Soal Kabar Tantiem Ratusan Miliar

Anggota Komisi VI DPR RI Fraksi Partai Demokrat, Herman Khaeron, angkat bicara soal kabar masih diberikannya tantiem dengan nilai fantastis kepada direksi dan komisaris PT Bank Rakyat Indonesia (BRI) (Persero) Tbk.

Kang Hero sapanya memastikan, akan menanyakan atau meminta keterangan langsung kepada jajaran direksi dan komisaris PT Bank Rakyat Indonesia (BRI) (Persero) Tbk saat Rapat Dengar Pendapat (RDP) di Komisi VI DPR RI.

Demikian hal itu disampaikan Kang Hero menanggapi kabar soal pemberian tantiem kepada direksi dan komisaris PT BRI. Direksi PT BRI dikabarkan menerima total tantiem Rp181 miliar sementara dewan komisaris Rp12,4 miliar.

“Nanti di rapat kami tanyakan,” jelas Sekjen Partai Demokrat ini kepada Kedai Pena, Senin, 1 Juni 2026.

Kang Hero akan menanyakan kebenaran kabar tersebut lantaran sepengetahuan dirinya sejak tahun 2024 semua BUMN termasuk PT BRI sudah tidak mengeluarkan tantiem untuk direksi dan komisaris.

“Setahu saya sejak tahun 2024 semua BUMN termasuk BRI, tidak mengeluarkan tantiem, baik untuk direksi maupun komisaris,” tandasnya.

Sebelumnya, Direktur Eksekutif Center For Budget Analysis (CBA), Uchok Sky Khadafi membeberkan soal kabar pemberian tantiem kepada direksi dan komisaris PT BRI Persero.

Uchik mengungkapkan berdasarkan laporan keuangan tahun 2025, direksi BRI menerima total tantiem Rp181 miliar sementara bagian untuk dewan komisaris Rp12,4 miliar.

Tak hanya tantiem, Uchok juga membeberkan besarnya biaya pejabat BRI sepanjang 2025. Gaji dan tunjangan direksi tembus Rp240,8 miliar, dewan komisaris Rp80,2 miliar, serta bonus dan insentif manajemen kunci Rp396,3 miliar. Menurutnya, angka-angka ini menjadi bukti efisiensi di BRI hanya omong kosong.

sumber: kedaipena

Syukuran HUT KE-22, Demokrat Gelar Acara Serentak Se-Indonesia, Dibuka Langsung AHY

Partai Demokrat hari ini, Senin (09/09/2025), genap berusia 24 tahun. Dengan mengusung tema “Demokrat Berbagi, Mengawal Pembangunan untuk Indonesia Maju & Sejahtera”, partai berlambang bintang mercy ini menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah rakyat dan memperjuangkan kepentingan bangsa.

Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), dalam sambutannya menegaskan bahwa usia 24 tahun bukan hanya sekadar angka, melainkan bukti konsistensi Demokrat dalam berjuang bersama rakyat.

“Demokrat akan terus berada di garis depan, mengawal pembangunan, memperjuangkan kesejahteraan, dan memastikan Indonesia tetap berada di jalur demokrasi yang sehat,” ujar AHY.

Sekretaris Jenderal Partai Demokrat, Herman Khaeron, menambahkan bahwa momentum ulang tahun ini menjadi refleksi sekaligus semangat baru bagi seluruh kader Demokrat di pusat maupun daerah.Kita ingin Demokrat selalu relevan dengan kebutuhan rakyat, hadir dengan solusi, dan menjadi rumah politik yang menyejukkan,” tegasnya.

Ketua Bappilu Partai Demokrat Halsel, Rustam Djalil, mengajak seluruh kader untuk terus bekerja nyata, mendengar suara rakyat, serta memperjuangkan aspirasi masyarakat di parlemen maupun dalam kehidupan sehari-hari.

“HUT ke-24 ini menjadi energi baru bagi kami di daerah untuk semakin solid dan bergerak bersama rakyat Halsel,” ujarnya.

Sebagai wujud nyata kepedulian, Rustam Djalil bersama kader Demokrat Halsel membagikan paket sembako kepada ibu-ibu janda di tiga desa, yakni Loit, Sumae, dan Nondang.

Aksi sosial ini menjadi simbol bahwa Demokrat hadir tidak hanya dalam perayaan seremonial, tetapi juga lewat kepedulian langsung terhadap masyarakat kecil.

Sejak didirikan pada 9 September 2001, Partai Demokrat telah menjadi salah satu partai politik besar di Indonesia dengan sejarah panjang dalam pemerintahan maupun oposisi. Di usia ke-24, Demokrat bertekad melanjutkan langkah politik yang bersih, modern, dan berakar pada kepentingan rakyat.

Perayaan HUT ke-24 ini menjadi pengingat bahwa perjuangan politik bukan hanya tentang kekuasaan, melainkan tentang pengabdian. Demokrat ingin terus berbagi, hadir di tengah rakyat, dan membawa Indonesia menuju masa depan yang lebih maju dan sejahtera.

sumber: jarumsatu

Herman Khaeron Pastikan BPI Danatara Tetap dalam Pengawasan DPR

Anggota Komisi VI DPR RI, Herman Khoeron, menegaskan bahwa DPR tetap akan memiliki fungsi pengawasan terhadap keberlangsungan BPI Danantara, sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2025 tentang Perubahan Ketiga Atas Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2003 Tentang Badan Usaha Milik Negara.

Hal ini disampaikan Herman dalam Rapat Kerja Komisi VI DPR RI bersama Menteri BUMN dan Kepala BPI Danantara di Gedung Nusantara I, Senayan, Jakarta, Rabu (23/7/2025).

Politisi Fraksi Partai Demokrat ini sekaligus menyampaikan klarifikasi terkait beredarnya anggapan bahwa Danantara tidak dapat diawasi oleh DPR. Menurutnya, hampir seluruh norma yang terkandung dalam Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2025 merupakan bagian dari lingkup pengawasan parlemen.

“Jadi menurut saya tidak benar kalau kemudian banyak beredar bahwa Danantara tidak bisa diawasi. Itu keliru. Justru sebagian besar norma dalam Undang-Undang ini masuk dalam pengawasan DPR,” tegas Herman dalam rapat tersebut.

Disamping itu, Herman juga mencermati penyusunan Rencana Anggaran dan Kinerja Perusahaan (RAKP) Danantara, termasuk 21 program utama yang telah diidentifikasi meskipun belum seluruhnya dilaksanakan. Menurutnya, dalam paparan yang disampaikan pihak pemerintah dalam rapat tersebut sudah secara baik mengidentifikasi masalah-masalah utama yang berpotensi hadir.

Lebih lanjut, legislator dari dapil Jawa Barat VIII ini pun menyatakan dukungan terhadap keberadaan Danantara, namun juga menekankan bahwa keberhasilan maupun tantangan yang dihadapi perusahaan tersebut akan menjadi bagian dari evaluasi terhadap Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2025.

“Kalau ke depan Danantara menunjukkan kinerja baik, tentu itu juga merupakan keberhasilan bersama, termasuk Komisi VI DPR RI. Namun jika muncul banyak persoalan, maka penyempurnaan terhadap undang-undang ini akan menjadi kebutuhan yang harus dibahas kembali,” pungkasnya.

sumber: suarapemerintah