Sekjen Demokrat Ajak Kader Banjarmasin Perkuat Soliditas Hadapi Pemilu

Sekretaris Jenderal DPP Partai Demokrat,  Herman Khaeron mengajak seluruh kader Partai Demokrat Kota Banjarmasin memperkuat soliditas dan meningkatkan kerja-kerja politik untuk mengembalikan kejayaan partai pada Pemilu mendatang.
Dalam kunjungan dan silaturahmi ke DPC Partai Demokrat Kota Banjarmasin, Sabtu (30/5/2026), Herman mengingatkan bahwa Demokrat pernah meraih 11 kursi DPRD Kota Banjarmasin. Capaian tersebut, menurutnya, harus menjadi motivasi untuk kembali merebut kepercayaan masyarakat.
Ia menegaskan pentingnya menjaga persatuan, menghindari konflik internal, memperkuat struktur partai hingga akar rumput, serta terus hadir di tengah masyarakat untuk menyerap dan memperjuangkan aspirasi warga.
Pada kesempatan tersebut, Herman Khaeron juga menyerahkan bantuan satu unit laptop kepada DPC Partai Demokrat Kota Banjarmasin guna mendukung operasional dan administrasi partai.
Kunjungan ini menjadi bagian dari konsolidasi internal Demokrat dalam mempersiapkan langkah strategis menghadapi kontestasi politik mendatang.
sumber: demokrat

Herman Khaeron: Perlu Percepatan Penyaluran KUR Sektor Produktif untuk Topang Ekonomi Daerah

Wakil Ketua Badan Akuntabilitas Keuangan Negara (BAKN) DPR RI Herman Khaeron mendorong percepatan penyaluran KUR khususnya pada sektor-sektor produktif dalam rangka menopang perekonomian daerah.

Hal itu dikatakan Herman usai uji petik dalam kegiatan Penguatan akses permodalan bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) melalui KUR di Provinsi Maluku Utara.

Dalam kegiatan itu, BAKN menghadirkan PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI sebagai penyalur KUR, Wakil Gubernur Maluku Utara Sarbin Sehe serta para pelaku usaha penerima manfaat untuk memperoleh gambaran yang komprehensif mengenai implementasi program di lapangan.

“Kami berada di Maluku Utara karena selain menghadirkan BNI sebagai penyalur, juga menghadirkan pemerintah daerah dan justru para pelaku usaha yang selama ini menjadi penerima manfaat program” ujar Herman usai pertemuan di Ternate, Maluku Utara sebagaimana dikutip dalam rilis resmi pada, Selasa (2/6/2026).

Politisi Partai Demokrat itu mengungkapkan BAKN DPR mendukung adanya akselerasi penyaluran agar manfaat KUR semakin dirasakan masyarakat, khususnya UMKM yang membutuhkan dukungan modal untuk mengembangkan usaha.

Di sisi lain, jelasnya, salah satu aspek yang perlu mendapat perhatian adalah regulasi penyaluran KUR agar tetap akuntabel namun tidak menghambat perluasan akses pembiayaan. Ia pun mengingatkan bahwa aturan yang terlalu kaku berpotensi membuat penyalur lebih berhati-hati sehingga ruang ekspansi program menjadi terbatas.

Herman mengungkapkan bahwa BAKN DPR telah melakukan sejumlah pertemuan dengan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian untuk membahas tata kelola dan mekanisme penyaluran KUR yang lebih efektif. Upaya tersebut diharapkan dapat menghasilkan regulasi yang tepat sehingga program pembiayaan bersubsidi semakin mudah diakses masyarakat.

Dalam penelaahan di Maluku Utara, BAKN juga melihat secara langsung dampak penyaluran KUR yang dilakukan BNI terhadap pengembangan usaha masyarakat. Salah satunya dirasakan Irwan Umar, pelaku usaha perikanan tangkap di Pulau Tidore yang memanfaatkan KUR untuk memperbaiki mesin dan melakukan peremajaan kapal.

Dukungan pembiayaan tersebut memungkinkan kapasitas usahanya meningkat, dengan hasil tangkapan yang naik dari sekitar dua ton menjadi empat ton dalam sekali melaut. Manfaat serupa dirasakan Samsudin P. Hasan, pelaku usaha pertanian di Pulau Bacan.

Melalui pembiayaan KUR dari BNI, ia dapat membuka lahan pertanian baru guna memenuhi permintaan pasar yang terus meningkat, khususnya untuk komoditas cabai. Pengembangan usaha tersebut menjadi contoh bagaimana akses pembiayaan dapat mendorong peningkatan produktivitas sektor pertanian di daerah.

“UMKM yang jumlahnya mencapai puluhan juta merupakan jangkar perekonomian nasional. Karena itu, kami ingin memastikan kehadiran negara melalui program KUR benar-benar efektif, mampu memperluas akses modal, dan mendorong usaha mikro maupun kecil untuk naik kelas,” pungkas Herman menutup wawancara. (*)

sumber: tribun

Musda V Demokrat Kepri : Perkuat Barisan, Siapkan Strategi Menang Pemilu

Partai Demokrat Provinsi Kepulauan Riau menjadikan Musyawarah Daerah (Musda) V sebagai momentum strategis untuk memperkuat soliditas kader sekaligus menyusun langkah menghadapi Pemilu mendatang. Kegiatan yang berlangsung di Golden View Hotel Batam, Minggu (7/6/2026), dihadiri jajaran pengurus pusat, kader partai, serta sejumlah tokoh daerah.

Sekretaris Jenderal Partai Demokrat, Herman Khaeron, menegaskan bahwa konsolidasi organisasi menjadi kunci utama dalam mengembalikan kejayaan Partai Demokrat di Kepulauan Riau.

Menurut Herman, perkembangan Demokrat Kepri dalam beberapa tahun terakhir menunjukkan tren yang positif. Ia menilai kepemimpinan Ketua DPD Demokrat Kepri, Aneng, berhasil menciptakan suasana partai yang lebih kondusif dan solid.

“Musda ini bukan hanya agenda organisasi, tetapi juga menjadi titik awal untuk memperkuat struktur partai dan mempersiapkan diri menghadapi kontestasi politik berikutnya,” ujarnya.

Herman mengakui bahwa hasil Pemilu 2024 belum sesuai harapan partai. Namun demikian, ia optimistis Demokrat memiliki peluang besar untuk meningkatkan perolehan suara dan kursi legislatif pada pemilu yang akan datang.

Ia juga menekankan bahwa Demokrat ingin terus mengambil peran dalam pembangunan daerah melalui kerja sama dengan pemerintah dan berbagai elemen masyarakat.

Sementara itu, Aneng yang kembali mendapat dukungan sebagai calon tunggal Ketua DPD Demokrat Kepri mengungkapkan target ambisius partainya pada Pemilu mendatang. Demokrat Kepri menargetkan mampu meraih satu kursi di DPR RI, tujuh kursi di DPRD Provinsi Kepulauan Riau, serta 32 kursi DPRD kabupaten dan kota se-Kepri.

“Kami akan bekerja maksimal untuk meningkatkan kepercayaan masyarakat sehingga target tersebut dapat tercapai,” kata Aneng.

Pada kesempatan yang sama, Gubernur Kepulauan Riau, Ansar Ahmad, menyampaikan apresiasinya terhadap penyelenggaraan Musda V Demokrat Kepri. Ia menilai partai politik memiliki peran penting dalam mendukung pembangunan daerah melalui kontribusi pemikiran maupun kebijakan.

Ansar juga mengapresiasi peran Fraksi Demokrat di DPRD Kepri yang selama ini dinilai aktif mendukung berbagai program pembangunan pemerintah daerah.

Menurutnya, meski sejumlah indikator pembangunan menunjukkan hasil yang menggembirakan, masih banyak tantangan yang harus dihadapi bersama. Karena itu, sinergi antara pemerintah daerah dan seluruh kekuatan politik tetap diperlukan demi mempercepat pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Ia pun optimistis Partai Demokrat mampu meningkatkan elektabilitas dan memperkuat posisinya pada pemilu mendatang, mengingat pengalaman panjang partai tersebut dalam dunia politik nasional.

Musda V Demokrat Kepri diharapkan menjadi tonggak penguatan organisasi sekaligus menyatukan langkah seluruh kader untuk menghadapi agenda politik ke depan dengan lebih solid dan terarah.(Egi)

sumber: matakepri

Hero Center Binaan Herman Khaeron Lolos usai Tundukkan BTS Indramayu

Tim Hero Center Volleyball binaan Sekretaris Jenderal Partai Demokrat sekaligus Anggota DPR RI, Dr. Ir. H.E. Herman Khaeron, menunjukkan performa impresif pada laga perdana Turnamen Bola Voli Putra Sekda Kabupaten Cirebon Cup 2026.

Bertanding di Lapangan Bola Voli Eks Terminal Weru, Kabupaten Cirebon, Sabtu (6/6/2026), Hero Center Volleyball sukses menundukkan BTS Indramayu dengan skor 2-1 dalam pertandingan yang berlangsung sengit.

Kemenangan tersebut mengantarkan tim binaan Herman Khaeron, yang juga mendapat dukungan dari Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Cirebon sekaligus Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, dr. Hj. Ratnawati, M.K.K.K. serta Anggota DPRD Kabupaten Cirebon dari Partai Demokrat Komisi IV, Tarseni, melaju ke babak berikutnya.

Turnamen Sekda Kabupaten Cirebon Cup 2026 sendiri diikuti delapan tim terbaik dari wilayah Ciayumajakuning yang meliputi Kabupaten dan Kota Cirebon, Indramayu, Kuningan, serta Majalengka.

Manajer Hero Center Volleyball yang juga Ketua Elang Biru Kabupaten Cirebon, Winadi, mengapresiasi perjuangan para pemain yang mampu tampil tenang meski mendapat perlawanan ketat dari BTS Indramayu.

“Kami bersyukur bisa meraih kemenangan pada pertandingan perdana ini. Para pemain menunjukkan semangat juang yang tinggi dan mampu menjalankan instruksi dengan baik. Kemenangan ini menjadi modal penting untuk menghadapi pertandingan berikutnya,” ujar Winadi.

Menurutnya, hasil positif tersebut tidak lepas dari kerja keras seluruh pemain, pelatih, dan dukungan berbagai pihak yang terus memberikan motivasi kepada tim.

Sementara itu, Sekretaris Jenderal Partai Demokrat, Dr. Ir. H.E. Herman Khaeron, menyampaikan apresiasi atas capaian yang diraih Hero Center Volleyball. Ia menilai kemenangan tersebut merupakan buah dari disiplin latihan dan kekompakan tim.

“Kami mengapresiasi perjuangan seluruh pemain yang telah memberikan penampilan terbaiknya. Kemenangan ini harus menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kemampuan dan menjaga semangat sportivitas dalam setiap pertandingan,” kata Herman Khaeron.

Ia berharap Hero Center Volleyball dapat terus tampil konsisten dan mampu mengharumkan nama Kabupaten Cirebon dalam ajang Sekda Cup 2026.

Dengan kemenangan atas BTS Indramayu, Hero Center Volleyball kini membuka peluang lebih besar untuk melangkah lebih jauh dalam turnamen bergengsi yang mempertemukan tim-tim terbaik dari wilayah Ciayumajakuning tersebut.

sumber: inilahnews

Komisi VI DPR: Blackout Sumatera Dipicu Putusnya Kabel Transmisi, Bukan Sabotase

Anggota Komisi VI DPR Herman Khaeron menilai pemadaman listrik massal yang terjadi di sejumlah wilayah Sumatera mengarah pada persoalan teknis jaringan transmisi.

“Kalaupun terjadi insiden seperti di Sumatera, di mana terjadi putusnya kabel transmisi dan kepolisian sudah menyatakan juga tidak ada sabotase, saya kira ini persoalan teknis. Pihak kepolisian juga sudah memastikan tidak ada unsur sabotase dalam insiden tersebut,” ujar Herman.

Menurut Herman, gangguan pada kabel transmisi utama dapat berdampak luas karena sistem kelistrikan Sumatera terhubung dalam jaringan interkoneksi.

“Karena dengan kabel transmisi utama putus berarti akan terjadi putus sepanjang jalur transmisi utama itu,” kata politisi Partai Demokrat itu.

Ia menilai, sistem transmisi merupakan salah satu bagian paling krusial dalam jaringan ketenagalistrikan nasional karena terhubung langsung dengan distribusi pasokan listrik antardaerah.

Meski demikian, Herman menyebut PLN saat ini telah menunjukkan peningkatan kapasitas dalam mengelola sistem kelistrikan nasional dan melakukan mitigasi terhadap berbagai potensi gangguan.

“Kami meyakini bahwa PLN sekarang semakin profesional, semakin memiliki kemampuan yang baik, dan bisa mengantisipasi terhadap berbagai kemungkinan terjadinya gangguan,” bebernya.

Herman juga menyoroti pentingnya percepatan identifikasi gangguan pada jaringan transmisi agar proses penanganan blackout dapat dilakukan lebih cepat.

“Ke depan bagaimana ada teknologi yang bisa cepat mengidentifikasi di mana terjadinya putusnya kabel transmisi itu,” ucapnya.

Karena itu, ia meminta PLN memperkuat sistem deteksi dini agar gangguan pada jaringan transmisi utama dapat diidentifikasi lebih cepat dan tidak meluas menjadi blackout berskala besar.

sumber: rakyat-merdeka

 

 

Herman Khaeron Klaim Demokrat Telah Terapkan Aturan Keterwakilan Perempuan

PARTAI Demokrat menyatakan menghormati putusan Mahkamah Konstitusi pada perkara Nomor 128/PUU-XXIV/2026 yang menegaskan sanksi terhadap partai politik, ihwal pemenuhan keterwakilan perempuan paling sedikit 30 persen dalam kontestasi elektoral.

Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Herman Khaeron mengatakan putusan Mahkamah tidak menjadi persoalan bagi partainya. Sebab, ketentuan tersebut sudah diimplementasikan Demokrat pada pemilihan umum 2024 lalu.

“Pengurutannya pada daftar calon legislatif sudah dilakukan, yakni dari setiap tiga nama, wajib salah satunya adalah perempuan. Kami sudah lakukan itu,” kata Herman melalui pesan WhatsApp pada Selasa, 26 Mei 2026.

Dalam putusannya, Mahkamah menegaskan jika partai politik yang tak memenuhi ketentuan keterwakilan perempuan minimal 30 persen dalam daftar bakal calon legislatif, maka penyelenggara pemilu berhak untuk menjatuhkan sanksi pengguguran.

Menurut Herman, sanksi yang disebutkan Mahkamah merupakan bentuk penguatan regulasi. Meski menjadi lebih berat, dia memastikan, putusan tersebut tak menjadi persoalan bagi Partai Demokrat, mengingat kader perempuan potensial partainya tersebar di banyak daerah pemilihan.

“Kami sudah jalankan, jadi tidak sulit rasanya untuk mengikuti aturan seperti ini,” ujar anggota Komisi VI DPR itu.

Sebelumnya, putusan Mahkamah yang menyangkut soal minimal keterwakilan perempuan termaktub di sejumlah perkara, yaitu Nomor 169/PUU-XXII/2024 maupun Nomor 30/PUU-XIV/2018.

Dalam pertimbangan hukumnya di perkara Nomor 128, Mahkamah menyebutkan, apabila dalam praktik penghitungan kuota minimal 30 persen keterwakilan perempuan menghasilkan angka pecahan, maka penyelenggara pemilu mesti melakukan pembulatan ke atas, bukan ke bawah.

Mahkamah mencontohkan, penghitungan pecahan itu, misalnya menghasilkan pecahan 3,10 (tiga koma satu nol) persen atau 3,30 (tiga koma tiga nol) persen calon perempuan, maka penghitungan mesti dibulatkan dengan merujuk ke pecahan angka yang lebih tinggi.

Secara lebih rinci, misalnya dalam satu daerah pemilihan terdapat jumlah maksimal calon legislatif sebanyak 12, maka dengan perolehan suara 3,10 persen, jumlah keterwakilan calon perempuan paling sedikit mesti dihadirkan sebanyak 4 orang, bukan 3 orang.

sumber: tempo

 

Website Herman Khaeron - Kang Hero (Anggota DPR RI Fraksi Demokrat), Herman Khaeron dan Ratnawati Salurkan Hewan Kurban untuk Warga Pasaleman

Momen Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah, dimanfaatkan oleh Partai Demokrat untuk berbagi dengan masyarakat di Kabupaten Cirebon.

Diketahui, Sekretaris DPP Partai Demokrat bersama anggota DPRD Provinsi Jawa Barat Fraksi Partai Demokrat menyalurkan bantuan dua ekor sapi kurban untuk masyarakat Kecamatan Pasaleman, Kabupaten Cirebon.

Penyerahan, penyembelihan dan distribusi hewan kurban tersebut dipusatkan di kediaman Agus Maksum di Desa Cilengkrang, Kecamatan Pasaleman, Kamis 28 Mei 2026.

Kegiatan berlangsung hangat dan penuh kebersamaan dengan antusiasme masyarakat yang hadir menyambut bantuan kurban tersebut.

Bantuan sapi kurban ini menjadi bentuk kepedulian sosial kepada masyarakat sekaligus mempererat tali silaturahmi saat perayaan Iduladha.

Kehadiran bantuan tersebut diharapkan dapat membantu warga, khususnya masyarakat yang membutuhkan, agar dapat merasakan kebahagiaan Hari Raya Kurban.

Agus Maksum menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas perhatian yang diberikan Herman Khaeron kepada masyarakat Pasaleman.

Menurutnya, bantuan hewan kurban tersebut sangat berarti bagi warga dan memberikan manfaat besar bagi penerima daging kurban.

“Alhamdulillah, kami sangat bersyukur dan berterima kasih atas bantuan hewan kurban dari Bapak Herman Khaeron. Semoga membawa keberkahan dan manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.

Ia menambahkan, momentum Iduladha bukan hanya tentang ibadah kurban, tetapi juga menjadi sarana memperkuat nilai kepedulian sosial, kebersamaan, dan semangat berbagi kepada sesama.

Setelah disembelih, daging kurban dari dua ekor sapi tersebut dibagikan secara merata kepada masyarakat di wilayah Kecamatan Pasaleman agar manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh warga sekitar.

Kegiatan sosial seperti ini pun mendapat respons positif dari masyarakat karena dinilai mampu memperkuat hubungan antara wakil rakyat dengan masyarakat di daerah. (*)

sumber: radarcirebon

DPR Akan Minta Keterangan Direksi dan Komisaris BRI Soal Kabar Tantiem Ratusan Miliar

Anggota Komisi VI DPR RI Fraksi Partai Demokrat, Herman Khaeron, angkat bicara soal kabar masih diberikannya tantiem dengan nilai fantastis kepada direksi dan komisaris PT Bank Rakyat Indonesia (BRI) (Persero) Tbk.

Kang Hero sapanya memastikan, akan menanyakan atau meminta keterangan langsung kepada jajaran direksi dan komisaris PT Bank Rakyat Indonesia (BRI) (Persero) Tbk saat Rapat Dengar Pendapat (RDP) di Komisi VI DPR RI.

Demikian hal itu disampaikan Kang Hero menanggapi kabar soal pemberian tantiem kepada direksi dan komisaris PT BRI. Direksi PT BRI dikabarkan menerima total tantiem Rp181 miliar sementara dewan komisaris Rp12,4 miliar.

“Nanti di rapat kami tanyakan,” jelas Sekjen Partai Demokrat ini kepada Kedai Pena, Senin, 1 Juni 2026.

Kang Hero akan menanyakan kebenaran kabar tersebut lantaran sepengetahuan dirinya sejak tahun 2024 semua BUMN termasuk PT BRI sudah tidak mengeluarkan tantiem untuk direksi dan komisaris.

“Setahu saya sejak tahun 2024 semua BUMN termasuk BRI, tidak mengeluarkan tantiem, baik untuk direksi maupun komisaris,” tandasnya.

Sebelumnya, Direktur Eksekutif Center For Budget Analysis (CBA), Uchok Sky Khadafi membeberkan soal kabar pemberian tantiem kepada direksi dan komisaris PT BRI Persero.

Uchik mengungkapkan berdasarkan laporan keuangan tahun 2025, direksi BRI menerima total tantiem Rp181 miliar sementara bagian untuk dewan komisaris Rp12,4 miliar.

Tak hanya tantiem, Uchok juga membeberkan besarnya biaya pejabat BRI sepanjang 2025. Gaji dan tunjangan direksi tembus Rp240,8 miliar, dewan komisaris Rp80,2 miliar, serta bonus dan insentif manajemen kunci Rp396,3 miliar. Menurutnya, angka-angka ini menjadi bukti efisiensi di BRI hanya omong kosong.

sumber: kedaipena

Komisi VI DPR Optimistis Koperasi Desa Merah Putih Jadi Pembangkit Ekonomi

Kehadiran Koperasi Desa Merah Putih yang mulai beroperasi di Klaten menimbulkan kekhawatiran sebagian pelaku usaha lokal.

Herman Khaeron Anggota Komisi VI DPR RI dari Fraksi Partai Demokrat menegaskan, koperasi itu justru akan menjadi pembangkit ekonomi desa, bukan ancaman bagi bisnis kecil.

“Koperasi Desa Merah Putih akan menjadi sarana untuk bisa mengurangi tingkat kesenjangan,” ujarnya di Gedung DPR RI Senayan Jakarta, Rabu (23/7/2025).

Dia menyebut, sejak awal kemerdekaan, konstitusi Indonesia telah mengamanatkan Ekonomi Kerakyatan sebagai dasar pembangunan ekonomi nasional.

“Sejak Indonesia Merdeka sudah diamanatkan untuk membangun ekonomi yang berbasis rakyat. Jadi, semestinya kita dukung bersama. Ini justru pembangkit ekonomi,” tambahnya.

Menurut Herman, Koperasi Desa Merah Putih mendapatkan mandat langsung dari pemerintah untuk mengelola anggaran yang diperuntukkan bagi berbagai sektor strategis. Mulai dari subsidi pupuk, benih, gas melon 3 kg, hingga penyaluran pangan dan pemutusan rantai distribusi komoditas lokal yang terlalu panjang.

“Ada penugasan-penugasan pemerintah yang sekarang dalam bentuk subsidi. Dan ini tentu sesuatu yang positif. Pada akhirnya akan terbentuk ekosistem ekonomi lokal yang lebih sehat,” terangnya.

Mengenai kekhawatiran pelaku usaha lokal, Herman menjamin koperasi adalah entitas terbuka dan inklusif. Semakin banyak warga yang bergabung, kekuatan koperasi akan semakin besar.

“Koperasi itu tidak tertutup seperti perusahaan. Kalau perusahaan dibentuk lima orang, ya lima orang itu yang punya kuasa. Tapi koperasi semakin banyak anggota, semakin kuat. Keuntungannya pun dibagi kepada anggota,” tegasnya.

Lebih lanjut, Herman berharap pelaku usaha lokal tidak merasa tersaingi, melainkan menjalin kolaborasi dengan koperasi.

“Usaha hulunya koperasi bisa diambil derivatifnya oleh para pengusaha lokal. Artinya, justru makin dinamis ekonomi desa. Silakan kolaborasi, karena tidak semua bisa dikelola koperasi sendiri,” imbuhnya.

Pemerintah, sambung Herman, tengah menyiapkan pembiayaan untuk koperasi dengan anggaran Rp1 hingga Rp3 miliar per unit, termasuk pendampingan dan skema pembiayaan dari bank-bank Himbara dan BSI.

“Negara hadir. Pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto berpihak pada ekonomi kerakyatan. Kita dorong bank-bank Himbara dan BSI untuk ikut mendampingi dan membiayai koperasi ini,” jelasnya.

Saat ini, menurut Herman, sudah terbentuk lebih dari 80.000 koperasi Desa Merah Putih di seluruh Indonesia. Kehadiran koperasi ini diharapkan mampu mempercepat pemerataan pembangunan, terutama di wilayah pedesaan.

Insya Allah dengan campur tangan negara dalam program masif seperti ini, multiplier effect-nya akan kita rasakan bersama,” pungkas Herman.(faz/rid)

sumber: suarasurabaya