hermankhaeron.info – Ketua Komisi Pemenangan Pemilu (KPP) DPP Partai Demokrat, Edhie Baskoro Yudhoyono menilai, H. E. Herman Khaeron merupakan salah satu kandidat yang cocok untuk tampil dalam Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jawa Barat tahun 2018 mendatang.
Menurutnya, sebagai tokoh politik nasional kapasitas anggota Fraksi Demokrat DPR dari daerah pemilihan Jawa Barat VIII itu, tidak perlu diragukan lagi. Selain itu, sosok yang dua kali berturut-turut terpilih sebagai anggota DPR itu, dinilai memiliki popularitas dan elektabilitas yang cukup tinggi.
“Demokrat memang masih belum menentukan pilihan, karena harus ada seleksi dari yang lain juga. Tapi saya sudah menginstruksikan Pak Herman Khaeron untuk getol melakukan sosialisasi,” kata pria yang akrab disapa Ibas itu kepada awak media, usai menghadiri Sidang Promosi Doktor Herman Khaeron di Aula Universitas Padjadjaran (Unpad), Kamis (21/7).
Mantan Sekjen DPP Partai Demokrat itu berharap, pilkada serentak 2017 dan 2018 nanti bisa berjalan dengan baik dan sesuai dengan aturan. Saat ini, lanjut Ibas, Partai Demokrat tengah menyusun formula untuk bisa meraih kemenangan di pilkada tersebut.
“Kita akan berupaya untuk menang pada Pilkada 2018 nanti. Kita juga menginginkan pemilihan yang demokratis. Sebagai partai, kita menyiapkan kader-kader yang tepat. Tokoh-tokoh di daerah, memiliki kesempatan yang sama untuk bisa menang,” jelasnya.
Sementara itu, Wakil Ketua Komisi IV DPR, H. E Herman Khaeron mengatakan, dukungan sejumlah elite politik Demokrat merupakan suatu kewajaran. Ia pun dibanjiri dukungan dari berbagai pihak. Menurutnya, yang namanya kader pasti semuanya akan mendukung, akan tetapi semua itu tergantung rakyat.
“Saya akan melakukan sosialisasi sambil memantau situasi politik yang ada di Jabar jelang pilgub. Dan jika situasi politik menguntungkan Demokrat dan hasil poling menyatakan bahwa saya layak maju menjadi calon gubernur, maka saya pun akan siap,” kata Hero, panggilan akrabnya.
Namun, apabila hasil polingnya kurang bagus, dirinya akan melanjutkan pengabdian sebagai wakil rakyat. Ia tidak menungkiri kemampuan untuk menggalang dukungan yang besar merupakan suatu keharusan dalam pilgub nanti.
“Jika Demokrat mampu melalkukan hal itu, maka Demokrat akan memiliki daya tarik dan dilirik sejumlah parpol,” ujar Hero.
Karenanya, Ketua Divisi Pengabdian Masyarakat dan Program Pro Rakyat (PMPR) DPP Partai Demokrat itu menegaskan, pentingnya menjalin komunikasi dengan partai lain dengan baik.
Menurutnya, meski tidak ingin disebut mengotak-kotakan wilayah, namun saat ini calon yang muncul hanya dari wiliayah Priangan, sementara dari pantura belum ada sosok yang muncul. Ia berharap, jika mendapat rekomendasi nanti, mampu merepresentasikan sebagai wakil masyarakat pantura.
“Kalau situasinya memungkinkan saya maju dalam pilgub nanti. Insyaallah, saya mewakili pantura. Ini kalau Allah berkehendak dan didukungan oleh rakyat. Saat ini, saya memang telah diminta beliau (SBY) untuk melakukan sosialisasi,” tandasnya

