hermankhaeron.info – Wakil Ketua Fraksi Partai Demokrat DPR RI, Herman Khaeron menyebut adanya aksi pindah partai yang dilakukan kader Partai Demokrat di daeah tidak akan membawa pengaruh yang besar dan merupakan hal yang lumrah terjadi di era multipartai seperti saat ini. Menurut Kang “HERO”, aksi kader kader PD di Jawa Tengah yang mendaklarasikan diri pindah ke Partai Hanura tidak perlu dibesar besarkan seolah olah telah membawa efek negatif bagi Partai Demokrat.
“Saya kira di era multipartai seperti saat ini, perpindahan itu menjadi hal yang biasa, dan tidak perlu dibesar besarkan” ujarnya.
Wakil Ketua Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), itu menambahkan, loyalitas seorang kader partai politik justru diuji dengan kemudahan pindah partai dan saat partai tengah mengalami kesulitan.
“Justru kadar loyalitas dan seleksi alam di uji dalam kemudahan berpindah-pindah partai,” kata legislator dari daerah pemilihan Jawa Barat VIII itu.
Herman justru menambahkan, disaat adanya aksi pindah partai seperti yang terjadi di Jawa Tengah, Ia malah menerima permintaan masuk dari beberapa tokoh untuk bergabung ke Partai Demokrat karena dinilai sejalan dengan visi dan misi mereka dalam ikut membangun negeri.
“Saya tidak melihat perpindahan yang beramai-ramai, biasa saja. Ada yang pindah dan banyak pula yang ingin bergabung,” ujarnya.
Seperti ramai diberitakan, mantan anggota Partai Demokrat yang juga loyalis Anas Urbaninggrum, Tridianto mengatakan, sejumlah kader PD di Jateng, ramai-ramai pamit dari partai PD dan pindah ke Hanura.
Kader-kader tersebut berasal dari Kabupaten Rembang, Blora, Pemalang, Semarang, dan Kota Semarang.
Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) DPP Partai Hanura itu sendiri dikenal ikut dalam gerbong Anas Urbaniggrum yang kini mendapatkan jabatan dan posisi di Partai Hanura besutan Wakil Ketua MPR RI Oesman Sapta Odang.
