hermankhaeron.info – Wakil Ketua Komisi IV DPR dari Fraksi Partai Demokrat, Herman Khaeron, menyatakan pihaknya berharap ketahanan pangan nasional bisa berkembang dengan baik. Sehingga hal itu dapat mewujudkan kestabilan harga pangan di tanah air.
Herman menilai demi tujuan itu, Pemerintahan Jokowi-JK harus segera mengambil kebijakan diversifikasi pangan secara spesifik terhadap komoditas sumber daya lokal. Menurutnya, hal itu berguna demi mendukung ketahanan, kemandirian, dan kedaulatan pangan nasional.
Dari hasil penelitiannya, Herman menemukan bahwa kinerja diversifikasi pangan terkategori kuat atau baik, apabila pola produksi, nilai konsumsi, dan pola distribusi optimal. Saat ini pola konsumsi masyarakat tergolong beragam, baik pangan sumber karbohidrat maupun protein sebesar 68,89 persen.
“Bahkan konsumsi pangan yang tinggi ternyata belum mencerminkan diversifikasi pangan. Selain itu pola produksi dan pola distribusi pangan masyarakat pun belum mendukung diversifikasi pangan,” kata Herman di Jakarta, Jumat (22/7).
“Sementara kebijakan pemerintah saat ini terkait masalah pangan masih berputar pada peningkatan produksi yang penerapannya secara parsial. Pemerintah belum memiliki strategi diversifikasi pangan yang terintegrasi. Dan anggaran pun masih terfokus pada padi, jagung, dan kedelai,” bebernya.
Di sisi lain, lanjutnya, konsumsi pangan masyarakat masih bergantung pada beras. Sedangkan konsumsi pangan alternatif, seperti pangan hewani, ikan, umbi-umbian, sayur dan buah-buahan belum bisa dimaksimalkan. “Jadinya perlu perubahan fundamental, berupa kebijakan spesifik berbasis sumber daya lokal,” tegasnya.
Kata Herman, hal itu merupakan intisari penelitian untuk meraih gelar doktor dari Universitas Padjajaran, Bandung. Kamis (21/7), dirinya memeprtahankan disertasi berjudul “Model Pengembangan Diversifikasi Pangan Dalam Ketahanan Pangan Nasional” di Kampus Unpad Bandung.
Atas hasil studinya, Pengurus Harian DPP Partai Demokrat itu mendapatkan predikat cum laude. Sidang doktoralnya sempat dihadiri sejumlah pejabat. Misalnya Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti, Menteri Pertanian Amran Sulawain, Ketua DPR Ade Komarudin, Wakil Ketua DPR Agus Hermanto, dan Fadli Zon. Sekjen Partai Demokrat Hinca Panjaitan dan Ketua Komisi Pemenangan pemilu Partai Demokrat Edhie Baskoro Yudhoyono juga hadir.
Menteri Pertanian Amran Sulaiman juga sempat menyatakan dirinya sejalan dengan gagasan Herman Khaeron dalam disertasinya. Bahwa cara pandang masyarakat terhadap makanan lokal selain beras harus ditinjau ulang. Baginya, ada kesalahan pandangan, bilamana masyarakat mengkonsumsi jagung dan ubi, maka berarti kesejahteraan rendah.
Sama seperti ide Herman Khaeron, Amran menilai bahwa hal demikian menjadi permasalahan yang cukup menghambat dalam penerapan makanan lokal pengganti beras.
