Pendemo Meninggal, Wakil Ketua Komisi IV DPR RI akan Kunjungi Pabrik Semen Rembang

hermankhaeron.info – Kenaikan harga bahan pokok yang terjadi jelang puasa dan lebaran harus segera diantisipasi oleh pemerintah. Jangan sampai, tradisi tersebut berulang pada periode 2017 ini.

Wakil Ketua Komisi IV DPR RI Herman Khaeron mengatakan, semua pihak untuk mempersiapkan kajian dan strategi ketahanan pangan di kota yang bukan merupakan daerah produksi pangan di Indonesia.

Menurut dia, kota-kota besar yang bukan daerah produksi pangan akan merasakan dampak ketika terjadi kelangkaan pangan. Saran dia, adalah dengan membangun distribution center di setiap kota-kota besar.

Sementara itu, Menteri Perdagangan (Mendag), Enggartiasto Lukita, menjamin ketersediaan pasokan komoditas pangan seperti beras, daging sapi, telur, gula maupun minyak goreng menjelang periode Lebaran pada Juni 2017.

“Bahan pokok seperti beras, daging, telur, gula dan minyak goreng. Semua sudah mencukupi, lebih dari cukup,” kata Mendag seusai rapat koordinasi membahas pengendalian harga komoditas menjelang Lebaran.

Mendag mengatakan distribusi sebagian besar bahan makanan pokok sudah dilakukan dengan baik, meski masih ada keterlambatan penyaluran untuk komoditas minyak goreng karena masalah pengemasan (packaging). “Untuk minyak goreng kemasan sederhana, kami mempercepat packaging, karena ini lama,” ujarnya.

Selain itu, Mendag memastikan harga daging beku tidak ada lagi yang di atas Rp80.000 per kilogram, karena stoknya mencukupi dan tidak ada lagi kelangkaan komoditas tersebut. Ia juga menjamin daging beku itu memiliki kualitas baik dan lebih higienis, meski sebagian besar masyarakat masih lebih memilih daging segar dengan alasan rasa yang lebih terjaga.

“Kamu ke restoran, mana ada mereka menyiapkan steak dengan daging segar. Itu dilarang karena tidak higienis. Seluruh hotel berbintang juga menggunakan daging beku,” ungkap Mendag dikutip Antara.

Direktur Utama Bulog Djarot Kusumayakti menambahkan saat ini stok beras menjelang Lebaran dalam keadaan aman atau berada dalam kisaran dua juta ton. Selain itu, pasokan daging sapi juga tidak mengalami kendala, karena stok masih dalam keadaan cukup, meski ada kemungkinan tambahan pasokan hingga 20 ribu ton pada Puasa dan Lebaran.

“Daging kita masih punya stok 39 ribu ton. Ini masih banyak,” kata Djarot.

sumber: harianterbit