Anggota Komisi VI DPR dari Fraksi Demokrat Herman Khaeron meminta wacana ekspor benih lobster dikaji kembali. Herman mengaku mengapresiasi sikap Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo yang menggulirkan wacana ini.

“Saya sebetulnya memberikan apresiasi kepada Pak Menteri KKP Edhy Prabowo yang mengkaji kembali persoalan pelarangan terhadap pengambilan benih lobster,” ujar Herman saat dihubungi, Ahad (15/12).

Herman menilai dibukanya kembali ekspor benih lobster akan memberikan keuntungan bagi masyarakat yang selama ini berusaha di sektor tersebut. “Begitu ekspor dibuka, memang jadi pendapatan yang luar biasa bagi masyarakat,” ucap Herman.

Meski begitu, Herman juga meminta pemerintah mengkaji secara matang sebelum membuka kembali ekspor benih lobster. Herman mengaku sejak lama mengusulkan kajian yang mendalam mengenai benih lobster.

“Pelarangan semestinya dimanfaatkan. Kalau bisa dibudidayakan itu, semestinya ini bisa menjadi peluang,” kata Herman.

Herman mengatakan apabila kebijakan ekspor benih lobster hanya memberikan nilai tambah bagi negara lain, lebih baik dibudidayakan dalam negeri.

“Saya berpikir Pak Edhi mencabut larangan itu tetapi dibudidayakan dalam negeri sehingga bagi pengambil benih lobster bisa menjadi pendapatan. Bagi negara dan pengusaha bisa menjadi nilai tambah dalam negeri,” ungkap Herman.

Herman berharap adanya kajian mendalam tentang persoalan ini. Termasuk ketentuan yang ketat apabila kebijakan ekspor benih lobster kembali dibuka. Herman mengatakan DPR tentu akan melakukan pembicaraan dengan Menteri KKP mengenai hal ini.

“Harus dikaji ulang dulu apakah ekspor dengan ketentuan yang lebih ketat, ini kan masih wacana,” kata Herman menambahkan.

Editor : Sakina Rakhma Diah Setiawan

sumber: republika

Diskusi Taman Politik Demokrat S14P Menangkan Pemilu 2019

Dewan Pimpinan Pusat Partai Demokrat (DP-PD) kembali menggelar Diskusi Taman Politik. Kali ini diskusi mengambil topik “Caleg Demokrat S1AP Pileg 2019” digelar di Kantor Pusat Demokrat, Wisma Proklamasi 41, Menteng, Jakarta, Selasa petang, 17 Juli 2018.

Hadir sebagai pemateri: DR. Herman Khaeron (Anggota FPD DPR RI 2 periode), Neneng Hasanah (DPRD DKI, 2 Periode Berjalan), dan Jane Shalimar (caleg untuk Kota Depok). Acara dipandu Wakil Sekjen Demokrat Ramadhan Pohan.

Diskusi ini bertujuan agar masyarakat memahami lika-liku pencalegan. Para narasumber membedah dan mengulas pengalaman dan upayanya merebut hati rakyat di Dapilnya. Narasumber berbagi pengalaman dan pengetahuan hingga bisa lolos menjadi legislator.

Herman Khaeron, yang akrab disapa Kang Hero, mengatakan ia terpilih sebagai Anggota DPR-RI faktor utamanya adalah ketetapan Allah SWT; Tuhan Yang Maha Kuasa.

Faktor lainnya adalah Demokrat memiliki figur Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Politik adalah persepsi sehingga ketika masyarakat merasa kepemimpinan SBY sangat baik maka berimbas positif kepada partai yang didirikannya.

Hal lainnya, Kang Hero turun total ke lapangan. Terutama ketika Demokrat dihantam badai besar saat oknum-oknum kader utama terlibat kasus korupsi.

Di lapangan, Kang Hero menghabiskan waktu dengan para konstituennya. Ia juga menyebarkan alat peraga sangat banyak agar masyarakat lebih mengenal sosok dan programnya. Ia pun terus mengabarkan bahwa Pemerintahan SBY (penggagas-pendiri Demokrat) telah menjalankan begitu banyak program pro-rakyat. Mulai BPJS, Bantuan Operasional Sekolah, Beras Miskin, Program Keluarga Harapan, Bantuan Langsung Tunai hingga belasan program pro-rakyat lainnya.

Karenanya Kang Hero mengajak hadirin untuk menyosialisasikan figur brilian Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). Saat ini AHY adalah ikon Demokrat. Dengan segala prestasinya AHY telah sangat siap memimpin bangsa ini.

Para kader, anggota, simpatisan Demokrat dan masyarakat umum yang menghadiri diskusi tersebut terlihat sangat tertarik dengan topik tersebut. Hadirin tak henti bertanya dan berbagi pengalaman.

Di akhir diskusi hadirin optimistis jika para calon legislatif bekerja keras maka, atas izin Tuhan, bisa memenangkan kompetisi Pemilihan Langsung Legislator (Pileg) 2019.

Hadir dalam acara tersebut Anggota Dewan Pembina DPP-PD Prof Dr Ahmad Mubarok, Wakil Ketua Umum DPP-PD Letjen (Purn) Cornel Simbolon, Caleg DPR dari Demokrat Laksdya (Purn) Dr. Desi Albert Mamahit, Wakil Ketua BPOKK DPP-PD Sarjan Thaher,
Ketua Departemen UKM DPP-PD Subur Sembiring, Sekdiv Diklat DPP-PD Agustinus Tamo Mbapa,  Ketua FPD Jakarta Taufiqurrahman dan para kader lainnya.

sumber: demokrat.or.id