Musda Demokrat Jatim, Herman Khaeron: Saatnya Bangkit, Makin Solid dan Rebut Kemenangan

Musyawarah Daerah (Musda) ke-7 DPD Partai Demokrat Jawa Timur yang digelar melalui Musyawarah Daerah Luar Biasa (Musdalub) tidak boleh berhenti sebagai agenda administratif maupun seremonial.

Sekretaris Jenderal DPP Partai Demokrat, Herman Khaeron, menegaskan forum tersebut harus menjadi momentum konsolidasi sekaligus kebangkitan Demokrat di Jawa Timur untuk menghadapi berbagai agenda politik ke depan.

Musda VII Demokrat Jatim mengusung tema konsolidasi partai, yakni merapatkan barisan, membangun kekuatan, dan merebut kemenangan. Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) turut mengikuti pembukaan Musda secara daring melalui Zoom.

“Musda ini jangan hanya dijadikan momentum administrasi, momentum seremonial, dan hanya fokus untuk memilih seseorang. Tetapi justru kita ingin ini dijadikan momentum untuk bangkit kembali,” kata Herman kepada awak media seusai pembukaan Musda VII di Hotel Novotel Samator, Surabaya, Sabtu (29/8/2026).

Menurut Herman, Jawa Timur memiliki posisi yang sangat strategis bagi Partai Demokrat. Selain menjadi salah satu basis suara terbesar, Jatim merupakan provinsi dengan jumlah pemilih Demokrat terbesar kedua setelah Jawa Barat.

Ia mengingatkan bahwa Demokrat pernah mencatatkan capaian politik cukup signifikan di Jawa Timur, dengan meraih 27 kursi DPR RI dan 22 kursi DPRD Provinsi Jawa Timur.

Capaian tersebut, kata Herman, bukan sesuatu yang mustahil untuk kembali diraih. Namun, kuncinya terletak pada soliditas dan konsolidasi organisasi yang dilakukan secara berjenjang.

“Ini adalah sebuah prestasi yang apakah bisa kita capai ke depan sangat tergantung terhadap konsolidasi organisasi, baik yang hari ini dilaksanakan di tingkat DPD maupun ke depannya untuk pelaksanaan musyawarah cabang di tingkat kabupaten/kota,” ujarnya.

sumber: rmoljatim