Musda Demokrat Jatim, Herman Khaeron: Saatnya Bangkit, Makin Solid dan Rebut Kemenangan

Musyawarah Daerah (Musda) ke-7 DPD Partai Demokrat Jawa Timur yang digelar melalui Musyawarah Daerah Luar Biasa (Musdalub) tidak boleh berhenti sebagai agenda administratif maupun seremonial.

Sekretaris Jenderal DPP Partai Demokrat, Herman Khaeron, menegaskan forum tersebut harus menjadi momentum konsolidasi sekaligus kebangkitan Demokrat di Jawa Timur untuk menghadapi berbagai agenda politik ke depan.

Musda VII Demokrat Jatim mengusung tema konsolidasi partai, yakni merapatkan barisan, membangun kekuatan, dan merebut kemenangan. Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) turut mengikuti pembukaan Musda secara daring melalui Zoom.

“Musda ini jangan hanya dijadikan momentum administrasi, momentum seremonial, dan hanya fokus untuk memilih seseorang. Tetapi justru kita ingin ini dijadikan momentum untuk bangkit kembali,” kata Herman kepada awak media seusai pembukaan Musda VII di Hotel Novotel Samator, Surabaya, Sabtu (29/8/2026).

Menurut Herman, Jawa Timur memiliki posisi yang sangat strategis bagi Partai Demokrat. Selain menjadi salah satu basis suara terbesar, Jatim merupakan provinsi dengan jumlah pemilih Demokrat terbesar kedua setelah Jawa Barat.

Ia mengingatkan bahwa Demokrat pernah mencatatkan capaian politik cukup signifikan di Jawa Timur, dengan meraih 27 kursi DPR RI dan 22 kursi DPRD Provinsi Jawa Timur.

Capaian tersebut, kata Herman, bukan sesuatu yang mustahil untuk kembali diraih. Namun, kuncinya terletak pada soliditas dan konsolidasi organisasi yang dilakukan secara berjenjang.

“Ini adalah sebuah prestasi yang apakah bisa kita capai ke depan sangat tergantung terhadap konsolidasi organisasi, baik yang hari ini dilaksanakan di tingkat DPD maupun ke depannya untuk pelaksanaan musyawarah cabang di tingkat kabupaten/kota,” ujarnya.

sumber: rmoljatim

Partai Demokrat Berkomitmen Kawal Revisi UU Pemilu

Partai Demokrat Jawa Barat memperkuat konsolidasi internal untuk menghadapi Pemilu 2029. Penguatan kapasitas kader dan evaluasi kinerja anggota legislatif menjadi fokus utama melalui Pendidikan Politik (Dikpol) dan Bimbingan Teknis (Bimtek) yang digelar secara berkala.

Langkah tersebut dilakukan tidak hanya untuk memperkuat soliditas organisasi, tetapi juga memastikan kader Demokrat semakin memahami kebutuhan masyarakat dan mampu menjalankan peran politik secara efektif.

Sekretaris Jenderal DPP Partai Demokrat Herman Khaeron mengapresiasi konsistensi DPD Partai Demokrat Jawa Barat yang terus menggelar pendidikan politik hingga ke tingkat kabupaten dan kota.

“Jawa Barat termasuk yang melaksanakan Dikpol secara berkala dan intensitasnya banyak. Bahkan Dikpol bukan hanya dilakukan di tingkat provinsi, tetapi provinsi melakukan di daerah-daerah,” kata Herman Khaeron kepada awak media di sela kegiatan Dikpol di Bandung, Senin, 24 Agustus 2026.

Menurut Herman, pendidikan politik menjadi ruang penting untuk meningkatkan kapasitas kader sekaligus memperkuat kedekatan Partai Demokrat dengan masyarakat.

“Ini adalah sebagai upaya untuk terus meningkatkan kapasitas kader Partai Demokrat, bukan hanya untuk meningkatkan konsolidasi dan solidaritas kader, tetapi juga memberikan kontribusi serta solusi nyata bagi persoalan masyarakat,” ujarnya.

Herman menilai kekompakan kader menjadi salah satu modal penting Demokrat dalam menghadapi agenda politik mendatang. Terlebih, DPD Partai Demokrat Jawa Barat akan memasuki Musyawarah Daerah (Musda) ke-6.

Ia pun menyampaikan pesan Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) kepada seluruh kader agar menjaga persatuan meski terdapat perbedaan pandangan.

Demokrat Jabar Intensifkan Dikpol dan Bimtek Kader, Tatap Kemenangan Pemilu 2029

DPD Partai Demokrat Jawa Barat terus mematangkan langkah strategis guna memperkuat kapasitas kader serta anggota dewan di tingkat provinsi hingga kabupaten/kota. Langkah ini menjadi fondasi utama dalam menjaga soliditas internal sekaligus menyusun strategi pemenangan menghadapi Pemilu 2029 mendatang.

Sekretaris Jenderal DPP Partai Demokrat, Herman Khaeron, memberikan apresiasi tinggi atas konsistensi Jawa Barat dalam menyelenggarakan Pendidikan Politik (Dikpol) serta Bimbingan Teknis (Bimtek) secara berkala dan berkesinambungan hingga ke tingkat DPC kabupaten/kota.

“Jawa Barat termasuk yang melaksanakan Dikpol secara berkala dan intensitasnya banyak. Bahkan Dikpol bukan hanya dilakukan di tingkat provinsi, tetapi provinsi melakukan di daerah-daerah,” kata Herman Khaeron disela sela Dikpol di Bandung, Senin 24 Agustus 2026.

Herman menegaskan bahwa kegiatan tersebut bukan semata-mata instrumen konsolidasi internal, melainkan wadah untuk membentuk kader yang responsif terhadap persoalan riil masyarakat, seperti dinamika ekonomi global yang berdampak pada peningkatan harga barang dan jasa.

“Ini adalah sebagai upaya untuk terus meningkatkan kapasitas kader Partai Demokrat, bukan hanya untuk meningkatkan konsolidasi dan solidaritas kader, tetapi juga memberikan kontribusi serta solusi nyata bagi persoalan masyarakat,” ujarnya menambahkan.

Menjelang pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) ke-6 Partai Demokrat Jawa Barat, Herman juga menyampaikan pesan khusus dari Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), agar seluruh kader tetap menjaga persatuan dan soliditas jaringan organisasi di seluruh wilayah.

“Pesan Mas AHY tetap menjaga solidaritas. Modal utama untuk memenangkan Pemilu 2029 adalah persatuan seluruh kader yang ada di Jawa Barat. Boleh berbeda pandangan atau masukan, tetapi jangan sampai menjadi perpecahan. Terlalu banyak orang membuat masalah, maka kader Demokrat harus membuat solusi,” tegas Sekjen DPP Demokrat tersebut.

Terkait tren elektabilitas AHY yang terus menunjukkan grafik positif dalam sejumlah lembaga survei nasional, Herman menilai dinamika tersebut menjadi spirit tambahan bagi partai untuk terus bekerja optimal mendampingi rakyat, meski fokus utama saat ini tetap pada pengabdian masyarakat.

“Hasil survei ini kami jadikan motivasi dan spirit untuk tetap bekerja yang terbaik untuk rakyat. Mas AHY sebagai pemimpin muda memiliki prospek besar ke depan, meski sampai saat ini kami belum membicarakan persoalan capres dan cawapres,” tuturnya.

sumber: rri

Herman Khaeron Minta Kader Demokrat Jabar Jadi Pemberi Solusi Terhadap Persoalan Masyarakat

DPD Demokrat Jawa Barat menggelar Pendidikan Politik (Dikpol) di eL Royale Hotel, Kota Bandung, Senin (24/8/2026) kemarin.

Sekretaris Jenderal DPP Partai Demokrat Herman Khaeron mengingatkan seluruh kader untuk menjaga kekompakan, sekaligus memperkuat peran partai sebagai penyedia solusi bagi berbagai persoalan masyarakat.

Menurutnya, pendidikan politik harus melahirkan kader yang tidak hanya solid secara organisasi, tetapi juga mampu menjawab tantangan yang dihadapi masyarakat.

“Sudah terlalu banyak orang membuat masalah, sehingga bagi kader Demokrat, marilah kita membuat solusi,” ujar Herman.

Ia menilai, Dikpol menjadi instrumen penting untuk meningkatkan kapasitas kader dalam memahami persoalan publik sekaligus merumuskan langkah penyelesaiannya. Sebab itu, pendidikan politik tidak boleh berhenti pada agenda konsolidasi internal semata.

“Bagaimana cara memecahkan persoalan-persoalan masyarakat, bagaimana cara memberikan solusi kepada persoalan-persoalan yang terjadi di masyarakat. Ini yang menurut saya sangat bagus dan tematik,” ucapnya.

Herman mengapresiasi konsistensi Demokrat Jawa Barat, dalam menyelenggarakan pendidikan politik secara berkelanjutan. Menurutnya, Jawa Barat menjadi salah satu daerah yang paling aktif menjalankan program peningkatan kapasitas kader hingga ke tingkat kabupaten dan kota.

“Jawa Barat termasuk yang melaksanakan pendidikan politik secara berkala dan intensitasnya banyak. Bahkan dikpol bukan hanya dilakukan di tingkat provinsi, provinsi melakukan di daerah-daerah,” katanya.

Lebih lanjut, Herman menegaskan pendekatan dalam pendidikan politik harus menyesuaikan dinamika yang berkembang di tengah masyarakat. Isu yang dibahas tidak harus selalu berkaitan dengan politik praktis, tetapi juga menyentuh aspek ekonomi, sosial, hingga budaya.

“Pendekatannya tidak harus pendekatan politis. Tapi bisa pendekatan ekonomi, sosial, budaya, dan tentu semuanya ini adalah kebaikan untuk masyarakat,” tuturnya.

Ia mencontohkan, situasi ekonomi global yang berdampak pada kenaikan biaya hidup masyarakat. Menurutnya, kondisi tersebut menuntut kader partai memiliki kemampuan analisis dan solusi yang relevan dengan kebutuhan publik.

“Situasi ini tentu tidak mudah, dan Demokrat dengan kesempatannya, dengan kemampuannya, DPD Partai Demokrat Jawa Barat, saya kira ke depan bisa mengadakan hal serupa, pendidikan politik, bimbingan teknis,” katanya.

Di tengah persiapan Musda VI Demokrat Jawa Barat, Herman juga menegaskan pentingnya menjaga persatuan. Ia mengingatkan bahwa perbedaan pandangan merupakan hal lumrah dalam organisasi, namun tidak boleh berkembang menjadi konflik yang merusak soliditas partai.

“Pesan saya tetap menjaga soliditas. Karena kita menjelang Musda juga, nanti malam ada Musda ke-6 Partai Demokrat Jawa Barat. Pentingnya soliditas, pentingnya kebersamaan. Jangan ada pertentangan. Perbedaan boleh, cara pandang boleh, masukan juga berbeda boleh, tetapi jangan sampai ini menjadi perpecahan,” tegasnya.

Menurut Herman, kekuatan utama Demokrat dalam menghadapi Pemilu 2029 terletak pada persatuan seluruh kader di Jawa Barat.

“Untuk memenangkan Pemilu 2029, modal utamanya adalah persatuan seluruh kader yang ada di Jawa Barat,” katanya.

Sementara itu, Ketua DPD Partai Demokrat Jawa Barat Anton Sukartono Suratto mengatakan, Dikpol juga dimanfaatkan sebagai forum evaluasi terhadap kinerja kader yang duduk di DPRD provinsi maupun kabupaten/kota.

Menurut Anton, evaluasi diperlukan untuk mengidentifikasi berbagai kelemahan sekaligus memperbaiki kualitas pelayanan politik kepada masyarakat.

“Intinya apa sih yang mereka kerjakan selama ini, dan apa kesalahannya, dan bagaimana kita memperbaikinya. Dengan adanya dikpol ini kita pelajari satu-satu, kita bedah satu-satu, apa sih yang kurang dari anggota dewan kita,” kata Anton.

Salah satu aspek yang menjadi perhatian adalah kemampuan anggota dewan, dalam menyerap aspirasi masyarakat dan membangun komunikasi publik yang efektif.

“Intinya kita perbaiki semua sehingga 2029 kita bisa menambah kursi dan Demokrat kembali menjadi juara di Jawa Barat,” ucapnya.

Anton menambahkan, pendidikan politik menjadi agenda rutin yang terus dilakukan Demokrat Jawa Barat dengan materi yang disesuaikan kebutuhan kader. Pada Dikpol kali ini, fokus pembahasan diarahkan pada pemahaman dan pemanfaatan survei politik.  Editor : Ahmad Sayuti

sumber: inilahkoran

Demokrat Gelar Lomba Rakyat Sekaligus Penggalangan Dana Bencana

Menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia sekaligus merangkai perayaan menuju usia 25 tahun partai, Partai Demokrat menggelar kegiatan Lomba Rakyat di kawasan Setu Cipayung Timur, Jakarta, Minggu, 23 Agustus 2026.

Acara yang dipenuhi suasana kebersamaan ini tidak sekadar menjadi ajang hiburan, melainkan juga dimanfaatkan untuk penggalangan dana bantuan bagi korban bencana alam di Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), Kalimantan, dan Sumatera.

Sekretaris Jenderal Partai Demokrat, Herman Khaeron menyatakan, lomba tersebut dihadirkan sebagai wujud nyata keterikatan partai dengan masyarakat.

“Lomba rakyat ini digelar supaya sejalan dengan tagline kami, ’25 Tahun Demokrat Bersama Rakyat’. Tentu seluruh kegiatannya dilakukan bersama rakyat,” ujar Herman.

Sejumlah perlombaan khas kemerdekaan digelar, mulai dari balap karung, tarik tambang, hingga panjat pinang. Herman menegaskan, Demokrat menyadari kondisi bangsa saat ini yang sedang menghadapi ujian bencana, mulai dari kebakaran hutan di Kalimantan hingga gempa bumi di NTT.

“Karena ada bencana yang terjadi di NTT, kebakaran hutan di Kalimantan, dan di Sumatera yang belum pulih, kami menggalang dana untuk memberikan sumbangan. Semoga bisa meringankan beban saudara-saudara kita,” tuturnya.

Di tempat yang sama, Wakil Ketua Umum Partai Demokrat, Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas) menyampaikan, momen ini juga dimanfaatkan untuk menyerap aspirasi masyarakat dari 514 kabupaten/kota di 38 provinsi.

“Ada lebih dari 1.500 halaman aspirasi yang terus kami perjuangkan setiap tahunnya. Sebagian sudah tuntas berkolaborasi dengan pemerintah, namun masih banyak yang harus terus diperjuangkan,” kata Ibas.

Ibas menegaskan komitmen Demokrat untuk terus mendukung kebijakan pemerintah yang berorientasi pada kesejahteraan rakyat, seperti pembukaan lapangan kerja, pengentasan kemiskinan, serta peningkatan pendapatan masyarakat.

Sementara Ketua Panitia Lomba Rakyat, Ilham Medrofa menambahkan, kegiatan ini dirancang untuk menghadirkan kegembiraan sekaligus mempererat ruang dialog antara warga dan partai.

“Kegiatan ini tidak hanya dilihat dari kemeriahannya, tetapi bagaimana masyarakat merasakan semangat kemerdekaan yang lebih dekat dan penuh kegembiraan,” pungkas Ilham.

sumber: rmol

Pemerintah Diminta Perjelas Aturan Barang Mewah yang Dikenai PPN 12 Persen

Partai Demokrat menilai keterlibatan kalangan pengusaha dalam membantu pemerintah menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Selatan merupakan langkah yang dapat mempercepat penanganan di lapangan.

Sekretaris Jenderal DPP Partai Demokrat Herman Khaeron mengatakan pemerintah dapat memanfaatkan potensi masyarakat, termasuk pengusaha yang memiliki sumber daya besar. Menurut dia, penanganan karhutla membutuhkan dukungan logistik dan pembiayaan yang tidak sedikit.

Pernyataan tersebut disampaikan Herman pada Minggu (23/8/2026) ketika dimintai tanggapan mengenai kabar yang beredar di media sosial terkait keterlibatan pengusaha dalam penanganan karhutla di Kalimantan Selatan.

“Siapapun potensi masyarakat yang punya sumber daya, ya apalagi Pak Haji Isam punya sumber daya kapital yang kuat,” kata Herman.

Penanganan Karhutla Membutuhkan Sumber Daya Besar

Herman mengatakan kebutuhan sumber daya menjadi salah satu faktor penting untuk mempercepat pemadaman karhutla. Penanganan tidak hanya dilakukan dari darat, tetapi juga membutuhkan dukungan operasi udara serta mobilisasi personel.

“Karena bagaimanapun kan butuh sumber daya untuk bisa menerbangkan pesawat, memadamkan dengan pesawat, memadamkan darat melalui darat, bagaimana mobilisasi tim, pasukan untuk bisa memadamkan, ini kan butuh kapital,” ujarnya.

Menurut Herman, kondisi tersebut membuat kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat menjadi penting. Pengusaha yang memiliki peralatan, kendaraan, tenaga kerja maupun kemampuan pembiayaan dapat membantu memperkuat operasi pemadaman tanpa mengambil alih kewenangan pemerintah.

Pemerintah Perkuat Operasi Penanganan Karhutla

Pernyataan Herman disampaikan ketika pemerintah sedang memperkuat penanganan karhutla di sejumlah wilayah Kalimantan dan Sumatera.

Presiden Prabowo Subianto turun langsung ke Kalimantan pada Sabtu (22/8/2026) untuk memastikan penanganan karhutla berjalan cepat dan terpadu. Presiden menginstruksikan jajaran TNI dan Polri bersama pemerintah daerah serta masyarakat untuk menangani kebakaran di sejumlah wilayah terdampak.

Untuk Kalimantan Selatan, pemerintah juga mengerahkan unsur TNI, Polri, pemerintah daerah, serta personel pemadam untuk memperkuat operasi di lapangan.

Pemerintah pusat menempatkan Kalimantan Selatan sebagai salah satu wilayah prioritas dalam penanganan karhutla. Selain pemadaman dari darat, pemerintah juga memperkuat operasi udara dan Operasi Modifikasi Cuaca untuk membantu mengendalikan kondisi yang memungkinkan kebakaran meluas.

Istana Bantah Ada Pengusaha Jadi Koordinator

Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menegaskan pemerintah memang meminta berbagai pihak membantu penanganan karhutla. Namun, ia membantah kabar yang menyebut pengusaha Andi Syamsuddin Arsyad atau Haji Isam ditunjuk Presiden Prabowo sebagai koordinator penanganan karhutla.

“Tidak ada, tidak benar itu,” kata Prasetyo di Jakarta, Minggu (23/8).

Prasetyo menjelaskan semua pihak dapat membantu operasi penanganan karhutla. Namun, fungsi koordinasi tetap berada pada pejabat pemerintah yang memiliki kewenangan.

“Bahwa semua pihak diminta ikut membantu, iya, tetapi kalau menjadi koordinator itu tidak, karena kewenangannya bukan di situ,” ujarnya.

Dengan demikian, keterlibatan dunia usaha dalam penanganan karhutla ditempatkan sebagai dukungan terhadap operasi pemerintah, bukan pengganti fungsi pemerintah.

sumber: inilah

Semangat Partai Demokrat Gelar Gerakan Pasar Murah di Kota Cirebon

Partai Demokrat menggelar Gerakan Pangan Murah di Lapangan Kebon Pelok, Kelurahan Kalijaga, Kecamatan Harjamukti, Kota Cirebon pada Jumat 7 Agustus 2026. Kegiatan yang digagas Ketua Fraksi Partai Demokrat DPRD Jawa Barat, dr. Ratnawati, ini mendapat sambutan antusias dari masyarakat dengan menyediakan sekitar 3.000 paket kebutuhan pokok yang dijual di bawah harga pasar.

Berbagai komoditas seperti beras, telur, sayuran, hingga daging dijual dengan harga lebih murah dibandingkan harga pasar sebagai upaya membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok di tengah kondisi ekonomi yang masih menantang.

Sekretaris Jenderal Partai Demokrat, Herman Khaeron, mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-25 Partai Demokrat yang puncaknya akan digelar pada 9 September 2026 di Indonesia Arena, Senayan, Jakarta.

Menurut Herman, Demokrat telah menyiapkan 25 rangkaian kegiatan yang dilaksanakan secara nasional maupun dipusatkan di Jakarta. Salah satunya adalah program Gerakan Langit Biru Indonesia ASRI, sebagai bentuk dukungan terhadap program Presiden Prabowo Subianto tentang Indonesia ASRI, yakni Aman, Sehat, Resik, dan Indah.

“Gerakan Langit Biru Indonesia ASRI merupakan kontribusi Partai Demokrat terhadap program yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto. Kami memadukannya dengan berbagai kegiatan sosial seperti pengobatan gratis, donor darah, dan Gerakan Pangan Murah yang hari ini digagas oleh dr. Ratnawati,” ujar Herman.

Ia menjelaskan, kegiatan Gerakan Pangan Murah di Kota Cirebon merupakan titik keenam yang dilaksanakan oleh dr. Ratnawati sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat. Herman menambahkan, harga seluruh komoditas yang dijual rata-rata lebih murah sekitar Rp2.000 dibandingkan harga pasar.

Selain itu, Partai Demokrat juga memberikan subsidi tambahan melalui pembagian 2.000 kupon senilai Rp5.000 per kupon.

Tak hanya itu, Anggota DPRD Kota Cirebon, Handarujati Kalamullah juga memberikan tambahan voucher sebesar Rp3.000 sehingga total subsidi yang diterima masyarakat mencapai Rp10.000 untuk setiap item tertentu.

“Alhamdulillah masyarakat sangat antusias. Kita lihat warga berbondong-bondong datang untuk membeli berbagai kebutuhan pokok dengan harga yang jauh lebih terjangkau. Hari ini tersedia sekitar 3.000 paket,” katanya.

Sementara itu, Ketua Fraksi Partai Demokrat DPRD Jawa Barat, dr. Ratnawati, mengatakan Gerakan Pangan Murah merupakan program nasional Partai Demokrat yang bertujuan membantu masyarakat menghadapi tekanan ekonomi.

“Di tengah situasi ekonomi saat ini, masyarakat membutuhkan dukungan nyata. Karena itu kami mengambil inisiatif menghadirkan Gerakan Pangan Murah di daerah pemilihan kami, yakni Kota Cirebon dan Kabupaten Indramayu,” ujar Ratnawati.

Ia menjelaskan, kegiatan yang digelar di Kota Cirebon merupakan titik keenam pelaksanaan program setelah sebelumnya digelar di sejumlah lokasi di wilayah Cirebon Timur dan Kabupaten Indramayu. Ke depan, Fraksi Partai Demokrat DPRD Jawa Barat berencana memperluas cakupan program tersebut melalui kerja sama dengan Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP) Jawa Barat.

“Kami mengusulkan agar pada perubahan anggaran nanti dapat dilaksanakan sekitar 64 titik Gerakan Pangan Murah di seluruh Jawa Barat. Khusus wilayah Cirebon dan Indramayu diperkirakan akan mencapai sekitar 10 titik, bahkan berpeluang bertambah lagi,” ucapnya.

Ratnawati berharap Gerakan Pangan Murah dapat terus berlanjut sehingga semakin banyak masyarakat yang merasakan manfaatnya, sekaligus membantu menjaga daya beli masyarakat di tengah fluktuasi harga kebutuhan pokok. Melalui kegiatan tersebut, Partai Demokrat menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan program-program yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat, sekaligus mendukung ketahanan pangan dan kesejahteraan warga.

sumber: rri

Partai Demokrat Tebar 5.000 Benih Ikan dan Tanam Pohon di Setu Pejaten Cirebon

Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-25, Partai Demokrat menggelar aksi peduli lingkungan dengan menebar 5.000 benih ikan dan menanam ribuan pohon di Setu Pejaten, Desa Cikalahang, Kecamatan Dukupuntang, Kabupaten Cirebon, Jumat, 7 Agustus 2026. Kegiatan tersebut dihadiri Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Demokrat, Herman Khaeron, bersama Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Cirebon, dr. Hj. Ratnawati.

Herman Khaeron mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bagian dari gerakan yang digagas Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). Menurutnya, kegiatan penghijauan dan penebaran benih ikan tersebut menjadi upaya untuk menjaga kelestarian lingkungan sekaligus mengajak masyarakat ikut merawat sumber daya alam di sekitar Setu Pejaten.

“Itulah yang harus kita pelihara bersama, tentu mengajak masyarakat sekitar di Setu Pejaten,” ujarnya

Selain kegiatan lingkungan, ia juga menyoroti kondisi akses jalan menuju kawasan Setu Pejaten yang dinilai perlu mendapat perhatian. Ia mengatakan, pihaknya akan mengusulkan adanya akses alternatif yang sedikit melingkar untuk menuju lokasi tersebut karena kondisi jalan yang lurus saat ini mengalami kerusakan.

“Insya Allah kita usulkan akses sedikit melingkar masuk sini karena kalau kita lurus jalannya sudah sangat rusak,” katanya.

Ia menjelaskan, kondisi geografis kawasan yang berada di sekitar pegunungan membuat pembangunan jalan perlu memperhatikan aliran air saat hujan. Menurutnya, apabila jalan hanya diaspal, permukaannya berpotensi kembali terkikis karena derasnya aliran air.

“Memang fenomenanya di sekitar pegunungan ini harus ada cara membuatnya dengan ilmu. Kalau diaspal begitu saja, karena airnya deras kalau hujan, selalu terkikis. Maka itu mungkin harus dicor dan sebagainya,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Cirebon, dr. Hj. Ratnawati, mengatakan kegiatan sosial dan lingkungan tersebut akan terus berlanjut dalam rangkaian peringatan HUT ke-25 Partai Demokrat sekaligus HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Menurutnya pada 23 Agustus mendatang, Partai Demokrat juga akan menggelar pesta rakyat secara serentak sesuai instruksi DPP dan DPD Partai Demokrat.

“Insya Allah tanggal 23 kita juga serentak diinstruksikan oleh DPP dan DPD mengadakan lomba pesta rakyat,” katanya. Ia menyebut, kegiatan tersebut rencananya digelar di daerah pemilihan (dapil) 2, tepatnya di Lapangan Palimanan, Kabupaten Cirebon.

Ia menambahkan, kegiatan penghijauan di Setu Pejaten juga menjadi momentum untuk mengajak masyarakat menjaga sumber-sumber air. Ia menyebut Setu Pejaten merupakan salah satu sumber mata air yang perlu dijaga kelestariannya.

Ia menilai perubahan kondisi cuaca saat ini menjadi salah satu alasan pentingnya masyarakat meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan. Ia mengatakan, suhu udara yang dirasakan masyarakat saat ini cenderung lebih panas dibandingkan kondisi sebelumnya.

“Karena kita lihat saat ini sudah tidak dingin dibandingkan dengan dulu. Saat ini sudah sore hari juga masih terasa panas, apalagi dampak pemanasan global dan iklim kita ada El Nino. Cuacanya tidak menentu,” katanya.

Menurutnya, kondisi tersebut menjadi pengingat agar masyarakat bersama-sama menjaga lingkungan, salah satunya dengan memperbanyak penanaman pohon. “Harapan ke depannya masyarakat sama-sama kita menanam pohon. Karena sejatinya pohon itu mengeluarkan oksigen,” ujarnya.

sumber: rri

Partai Demokrat Gelar Gerakan Langit Biru Indonesia Asri di Cirebon

Memasuki usia 25 tahun, Partai Demokrat menunjukkan komitmennya terhadap isu lingkungan. Kali ni DPC Partai Demokrat Kabupaten Cirebon bersama DPP Partai Demokrat menggelar Gerakan Langit Biru Indonesia ASRI di Desa Purwawinangun, Kabupaten Cirebon pada Jumat 7 Agustus 2026.

Kegiatan ini menjadi salah satu rangkaian peringatan HUT ke-25 Partai Demokrat sekaligus bentuk dukungan nyata terhadap Program ASRI (Aman, Sehat, Resik dan Indah) yang dicanangkan oleh Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto.

Aksi peduli lingkungan ini dipimpin langsung oleh Sekjen DPP Partai Demokrat, Dr. H. Herman Khaeron, dan diikuti ratusan kader, pengurus DPC-PAC, sayap partai, komunitas, serta warga Desa Purwawinangun.

Kepada awak media Herman Khaeron mengatakan kegiatan Gerakan Langit Biru adalah Bukti Partai Demokrat Hadir dengan Aksi Nyata. Kang Herman Khaeron juga menegaskan bahwa Gerakan Langit Biru bukan sekadar seremonial. “Ini adalah wujud nyata Partai Demokrat dalam menjaga kelestarian lingkungan, dan kita juga memeriahkan HUT ke-25 Partai Demokrat. Di usia seperempat abad ini, Demokrat ingin terus hadir untuk rakyat dengan kerja-kerja nyata,” ujar Herman.

“Selain itu juga, kami ingin mendukung penuh Program ASRI dari Bapak Presiden RI yakni Prabowo Subianto, Program ini sangat baik untuk menciptakan lingkungan yang Aman, Sehat, Resik dan Indah, Partai Demokrat sebagai partai yang lahir dari rakyat, harus menjadi yang terdepan dalam aksi ini,” ucapnya.

Kang Herman juga menyoroti pentingnya menjaga sungai dan ruang hijau di tengah perubahan iklim. Menurutnya, bencana banjir dan polusi udara bisa ditekan jika masyarakat mulai dari desa peduli lingkungan.”Langit biru, air bersih, dan pohon rindang itu hak dasar rakyat. Kalau kita tidak mulai dari sekarang, siapa lagi dan kapan, Kita mulai dari Purwawinangun Cirebon mudah-mudahan bisa jadi contoh untuk desa-desa lain di Cirebon,” tegasnya.

Aksi Tanam Ribuan Pohon dan Bersih Sungai Libatkan Warga dimana Rangkaian kegiatan dimulai dengan penanaman Ribuan beragam bibit pohon produktif di sepanjang jalan desa dan area publik Desa Purwawinangun. Setelah itu, para kader dan warga melakukan kerja bakti pembersihan sampah di badan sungai dan saluran drainase. “Sampah plastik, ranting, dan lumpur yang menyumbat aliran air diangkat secara gotong royong.” katanya.

Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Cirebon dr Ratnawati MKKK mengapresiasi semangat para kader, pengurus partai dan masyarakat dalam melalukan kegiatan Langit Biru secara bersama – sama, menanam pohon dan melakukan bhakti sosial bersih – bersih sampah.”Kami ingin memberikan kontribusi langsung. Dengan menanam pohon, kita menjaga resapan air. Dengan membersihkan sungai, kita mencegah banjir. Ini investasi untuk masa depan,” jelasnya.

Ia juga berharap kegiatan ini tidak berhenti di HUT ke-25 saja. Ke depan DPC Partai Demokrat akan terus berkomunikasi aktif dalam melakukan beragam kegiatan terkait lingkungan rutin bersama komunitas dan pemerintah desa serta lainnya.

Antusiasme warga Desa Purwawinangun sangat tinggi. Puluhan warga, mulai dari bapak-bapak, ibu-ibu PKK, hingga anak muda karang taruna ikut turun membersemai kegiatan bersama.”Kami senang sekali Partau Demokrat datang ke sini. Biasanya cuma pas pemilu. Ini malah bersih-bersih sungai dan nanam pohon. Mudah-mudahan terus berlanjut,” ujar Syahroni warga suranenggala Cirebon.

Gerakan Langit Biru Indonesia Asri ini juga menjadi momentum konsolidasi kader Demokrat di Kabupaten Cirebon. Dengan semangat kebersamaan, para kader diajak untuk terus turun ke bawah dan menyelesaikan masalah rakyat. Di akhir acara, Herman Khaeron menyerahkan bibit pohon tambahan kepada Kepala Desa Purwawinangun untuk ditanam di fasilitas umum lainnya dan juga pemberian alat – alat kebersihan lainnya.

“Di usia 25 tahun, Demokrat ingin menegaskan kembali jati dirinya. Partai yang nasionalis dan peduli lingkungan. Selamat HUT ke-25 Partai Demokrat. Mari kita jaga Indonesia, mulai dari langit biru di Cirebon,” pungkas Herman. (ARL)

sumber: bingkaiwarta