Herman Khaeron Dampingi SBY Turun Gunung di Masa Kampanye

Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) didampingi Herman Khaeron mulai turun gunung di hari ketiga tahapan kampanye Pemilu 2024. Demokrat saat ini bergabung dengan koalisi Indonesia Maju yang mengusung pasangan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka.

Dalam kunjungannya, SBY memberikan pengarahan dan pembekalan bagi para caleg DPR RI, DPRD provinsi dan DPRD daerah pemilihan yang ada di Cirebon Raya.

“Hari ini saya pertama kali turun gunung di hari ketiga masa kampanye,” kata dia di Cirebon, Kamis (30/11/2023).

SBY menganalogikan dirinya dengan tokoh pewayangan yaitu Kresna. Ia menjadi seorang penasihat agar partai berlambang mercy ini tak hancur dan tetap menuai kejayaannya.

“Kalau kita berperang dengan tujuan yang baik, saya yakin bisa membawa ke jalan terang menuju kemenangan,” tegasnya.

SBY menjelaskan kata turun gunung yang diucapkannya. Menurutnya, ia sejatinya tak akan berperang langsung dalam Pemilu 2024. Tetapi, untuk mengontrol secara langsung pergerakan partai Demokrat di daerah.

“Peran saya di sini untuk memberi pengarahan dan pembekalan kepada caleg, beda sama peran Bung Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) kalau dalam dunia pewayangan dia yang menjadi Arjuna yang berperang untuk kemenangan partai,” terangnya.

Secara terbuka, SBY memastikan jika Demokrat terpilih menjadi partai pemenang dan kuat di parlemen maka Demokrat akan menjamin gaji ASN dan pensiunan setiap tahun naik.

“Selama 10 tahun saya memimpin tiap tahun gaji PNS selalu naik. Kalau Demokrat menang dan posisinya gemuk di pemerintahan maka akan memperjuangan untuk menaikkan gaji ASN,” kata dia.

Dia juga sempat menceritakan mengenai sejarah terbentuknya partai berlogo mercy ini. Dikatakannya pada tahun 2001 dirinya mendirikan partai demokrat atas dukungan yang diberikan Ani Yudhoyono.

“Mulai dari logo bendera dan mars partai saya sendiri yang buat, partai ini saya bentuk dengan tujuan berguna bagi bangsa dan memperjuangkan rakyat,” ucap dia.

Sejak menjadi partai penguasa periode 2004-2014 bahkan hingga saat ini, Dirinya mengklaim Partai Demokrat masih konsisten dan akan melanjutkan hal yang baik dilakukan oleh pemimpin sebelumnya. Sementara itu, jika terdapat kebijakan atau hal yang kurang baik maka harus Partai Demokrat akan melakukan perubahan dan perbaikan.

“Waktu Bung AHY bertemu dengan Pak Prabowo mengatakan Demokrat akan bersama Bapak (Prabowo) berada dalam koalisi Indonesia Maju dengan semangat yang baik dilanjutkan, dan yang kurang baik diperbaiki,” jelasnya.

Tujuan turun gunung SBY adalah memenangkan Prabowo-Gibran dan Partai Demokrat. Oleh karena itu, dirinya berpesan kepada seluruh caleg Partai Demokrat untuk bertemu dan berkomunikasi langsung dengan rakyat sebagai upaya memenangkan pasangan calon presiden yang diusung, lalu menangkan Demokrat.

“Saya datang hari ini untuk ikut berikhtiar agar para caleg Demokrat memiliki senyum kebahagiaan,” kata dia.

Nyanyi ‘Kamu Gak Sendirian’

Mantan Presiden ke-6 Indonesia itu sempat menyanyikan lagu karya band Tipe-X dengan judul ‘Kamu Gak Sendirian’. Dari hasil pantauan detikJabar, ratusan kader yang hadir pada kesempatan itu terbuai dari lantunan nyanyian SBY pada kesempatan tersebut.

Selain itu, SBY juga menyebut Pemilu 2024 makin keras dan ketat.”Pemilu kali ini berbeda dengan Pemilu sebelumnya. Makin ketat, makin keras dan persaingan makin sengit,” kata SBY.

Diungkapkan SBY, partai Demokrat akan menjamin Pemilu berlangsung aman dan damai. Selain itu dia juga meminta semua pihak menjaga muruah pesta demokrasi mulai dari negara, pemerintah, presiden maupun partai politik harus bertanggung jawab.

“Semua calon harus bertanggung jawab, boleh kompetisi keras, ketat dan seru tetapi jangan sampai tidak aman dan damai kasihan rakyat,” tegasnya.

Dirinya menegaskan, segala sesuatu ada batasnya terutama Pemilu. Karena Pemilu kali ini bukan merupakan hal yang pertama kali berlangsung di Indonesia. “Pesta demokrasi Indonesia selalu mendapatkan apresiasi dunia berlangsung aman dan damai maka perlu dipertahankan,” ucapnya.

Diungkapkannya, semua pihak harus tetap pastikan pemilu ini berjalan sesuai amanah konstitusi yakni jujur, adil dan demokratis. SBY mengatakan netralitas TNI, Polri dan BIN harus tetap dilakukan, karena secara konstitusi mereka merupakan institusi negara yang harus menjaga bentuk netralitas dalam pemilu.

“Sampai kapan pun saya selalu menyerukan negara harus netral termasuk TNI, Polri, BIN dan abdi negara lainnya karena mereka milik negara yang dimiliki oleh rakyat,” ujarnya.

sumber: detik

Herman Khaeron Minta KPPU Awasi Kartel hingga Tingkat Bawah

Anggota DPR RI, Dr Ir H.E Herman Khaeron MSi meminta kepada komisi pengawas persaingan usaha (KPPU) untuk melakukan pengawasan terhadap kartel yang disinyalir kini terus menggerus usaha kecil menengah hingga di tingkat bawah.

“KPPU harus turun tangan hingga ke tingkat bawah. Banyak kartel-kartel yang menjalankan usaha dan menguasai serta melakukan monopoli usaha. Imbasnya usaha UMKM juga ikut terdampak karena kalah bersaing,” kata dia usai menghadiri sosialisasi peran KPPU dalam memberantas monopoli ekonomi di hotel Trisula Indramayu pada Kamis (16/11/2023).
Anggota Komisi VI DPR RI, Dr Ir HE Herman Khaeron MSi menggandeng Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) untuk memberikan sosialisasi peran KPPU dalam mAnggota DPR RI, Dr Ir HE Herman Khaeron MSi meminta kepada komisi pengawas persaingan usaha (KPPU) untuk melakukan pengawasan terhadap kartel yang disinyalir kini terus menggerus usaha kecembangun persaingan usaha yang sehat.
Herman Khaeron mengatakan, bahwa negara saat ini memiliki lembaga yang memiliki kewenangan untuk memberi sanksi terhadap perusahan yang melakukan pelanggaran persaingan usaha seperti kartel hingga monopoli.
“Memang sistem persaingan usaha ini harus terus dijaga agar perusahaan besar tidak melakukan monopoli agar perusahaan kecil bisa naik kelas. anak muda harus tahu ini dan menyosialisasikan kepada yang lain,” terangnya.
Kehadiran KPPU, kata pria yang akrab disapa Hero, memang tidak mampu mengidentifikasi pelanggaran persaingan usaha tanpa bantuan masyarakat. justru aduan masyarakat yang biasanya bisa ditindaklanjuti hingga ke meja hukum.
“Aduan masyarakat yang biasanya ditindaklanjuti oleh KPPU dan mendapat perhatian lebih untuk memberikan sanksi terhadap perusahaan yang melanggar persaingan usaha,” paparnya.
Hero juga menegaskan, bahwa KPPU memiliki kewenangan eksekusi melalui hukum perdata. Tetapi diakui, bahwa KPPU tidak memiliki kewenangan menghukum secara pidana.
“Makanya perusahaan yang terkena sanksi bentuknya denda, besarannya proporsional sesuai kasusnya. Hal itu sudah terjadi di pasar otomotif, property dan lainnya yang memiliki nilai denda yang tinggi,” kata dia.
sumber: kumparan

Herman Khaeron Dorong Anak Muda untuk Terus Berkreasi dan Berinovasi

Anggota Komisi IV DPR RI dari Partai Demokrat, Herman Khaeron, dorong anak muda untuk terus berkreasi dan berinovasi, tanpa menghilangkan nilai-nilai kebangsaan

Untuk itu, ia memadukan sosialisasi empat pilar kebangsaan dengan kegiatan yang menampilkan kreativitas anak muda, Jumat (17/11/2023), di Himas Cafe, Cirebon.

Pada kesempatan tersebut, para anak muda Cirebon menampilkan berbagai kreativitas, seperti stand up comedy dan live music.

Herman Khaeron mengatakan, ia membangun dan dorong spirit anak muda Cirebon untuk menampilkan kreativitas mereka sekaligus ada feedback.

Oleh karena itu, ia menggabungkan event anak muda dengan sosialisasi empat pilar kebangsaan. Menurutnya, pilar-pilar kebangsaan harus ditanamkan kepada para anak muda.

“Anak muda adalah masa depan Indonesia. Merekalah yang akan membawa misi Indonesia Maju dan Indonesia Emas 2045, serta pelaksana bonus demografi,” ujarnya.

Ke depan, ia akan mengadakan berbagai kegiatan yang melibatkan anak muda, seperti lomba kreativitas band. Bila perlu, grup band yang penampilannya bagus, promosi untuk rekaman di Youtube.

“Cirebon punya sejarah. Anak mudanya punya banyak potensi. Tinggal bagaimana kita sebagai garda yang ada di depan, ikut mengangkat mereka pada optimisme yang lebih baik,” tutur Herman Khaeron.

Di tempat yang sama, pembina UMKM Mitra Sehati, Ratnawati mengungkapkan, kreativitas anak muda Cirebon sangat luar biasa. Ia berpesan kepada mereka untuk tetap berkreasi.

“Sering-seringlah berkumpul dan berdiskusi. Nanti akan keluar inovasi-inovasi,” kata Ratnawati.

Sebagai pembina UMKM, ia menilai anak muda Cirebon punya minat untuk terjun ke dunia UMKM. Meski demikian, selain terkendala permodalan, mereka juga bingung untuk memulai dari mana.

“Kami membina UMKM dari segala aspek, termasuk permodalan. Kalau mereka belum punya ide atau gagasan, kami memberikan mereka pelatihan,” terangnya.

Dalam waktu dekat, pihaknya akan membangun Rumah Kemasan untuk umum. Ia juga akan melibatkan anak muda untuk desain dan branding.

“Melalui Rumah Kemasan, produk UMKM yang kemasannya jelek dan lain sebagainya, akan disubsidi supaya lebih bernilai tambah,” jelasnya.

Sementara itu, perwakilan anak muda Cirebon, Meri Handayani, merasa bersyukur, kegiatan tersebut berjalan lancar. Antusias anak muda yang datang juga sangat tinggi.

“Insyallah, ke depan kegiatan ke depan bakal meriah lagi. Untuk teman-teman yang sudah hadir dan akan hadir dalam kegiatan nanti, semoga kalian selalu berkreasi,” tandas Meri Handayani. (Haris)

sumber: citrust

Negara Harus Memiliki Kesungguhan Membangun Ketersediaan Air

Anggota Komisi VI DPR RI Herman Khaeron menjelaskan, bahwa air menjadi sarana yang sangat mendasar yang harus disediakan secara cukup oleh negara. Dia menegaskan air merupakan sumber kehidupan, bahkan air juga sangat berperan penting di dalam menjaga keutuhan bangsa, air juga bisa dikatakan bentuk kedaulatan kemandirian, ketahanan sebuah negara.

Oleh karenanya air harus disediakan secara cukup kepada seluruh masyarakat Indonesia. Pernyataan tersebut diungkapkan Politisi dari Fraksi Partai Demokrat ini saat Kunjungan Kerja Spesifik Komisi VI ke Perum Jasa Tirta II Jatiluhur. Herman menekankan, negara harus memiliki kesungguhan dalam membangun infrastruktur ketersediaan air bagi masyarakat.

“Oleh karenanya negara harus memiliki kesungguhan, bahwa membangun ketersediaan air melalui pengelolaan Waduk Jatiluhur ini sangat berperan penting, karena bisa juga jadi sumber energi. PLN juga bisa disuplai melalui energi baru terbarukan PLTA yang ada di setiap waduk,” papar Herman di Waduk Jatiluhur, Purwakarta, Provinsi Jawa Barat, Rabu (8/11/2023).

 

“… negara harus memiliki kesungguhan, bahwa membangun ketersediaan air melalui pengelolaan Waduk Jatiluhur ini sangat berperan penting, karena bisa juga jadi sumber energi.”

Dia mengungkapkan, saat ini 60 persen air dari Waduk Jatiluhur dimanfaatkan untuk sektor pertanian, dan 40 persen untuk penyediaan air dan sumber lainnya yang lebih komersial. Herman mengatakan, Waduk Jatiluhur merupakan sumber air interkoneksi dari beberapa waduk yaitu Waduk Cirata dan Saguling kemudian sebagai distribusinya ada di Waduk Jatiluhur. Waduk ini sangat penting untuk kehidupan masyarakat, kehidupan seluruh rakyat yang ada di wilayahnya.

“Sumber kehidupan ini bukan hanya untuk konsumsi masyarakat yang merupakan air baku untuk dikonsumsi di beberapa wilayah melalui water treatment di PDAM, termasuk di Jakarta, termasuk sumber kehidupan di sektor-sektor lainya, untuk industri, untuk sektor pertanian,” jelas Herman.

Politisi Fraksi Partai Demokrat ini juga menjabarkan, bahwa masa depan bisa diprediksi dari wilayah-wilayah yang sulit air, dengan membangun saluran penyedia air bagi kehidupan rakyat. Menurutnya hampir sebagian besar sawah di Indonesia masih tadah hujan. “Nah kalau masih tadah hujan berarti kita harus memperbanyak sumber-sumber air genangan yang bisa menjadi sumber pada waktu di musim kemarau,” ujar Herman. (ssb/aha)

 

sumber: dpr

Herman Khaeron: KPPU Jangan Kendor Awasi Persaingan Usaha

Anggota Komisi VI DPR RI Herman Khaeron mendorong Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) untuk terus meningkatkan kinerjanya dalam melakukan berbagai upaya pencegahan terjadinya pelanggaran dalam persaingan usaha. Sebab, kehadiran KPPU dinilai penting untuk bisa menertibkan sistem perdagangan utamanya terhadap komoditas yang menyangkut hajat hidup masyarakat.

“KPPU dalam situasi seperti ini semestinya bisa berbuat banyak, misal persoalan harga bawang putih yang tiba-tiba melambung tinggi. Ini tidak ada aksi dan saya tidak mendengar ataupun mendapatkan informasi terkait dengan aksi apa yang sebenarnya dilakukan KPPU,” ujar Herman dalam RDP Komisi VI dengan Kepala BSN, Ketua KPPU, Kepala BP Batam dan Kepala BPK Sabang, di Gedung Nusantara I, DPR RI, Senayan, Jakarta, Selasa (5/9/2023).

Politisi Fraksi Partai Demokrat ini mencontohkan adanya kenaikan harga bawang putih yang akhirnya menjadi pemicu kenaikan harga komoditas lainnya. Kenaikan harga bawang putih sendiri, diduga merupakan permainan dari mafia.

“Karena kalau melihat dari momentum seperti itu mestinya sudah bisa dilihat bahwa ini pasti ada kartel, ada mafia. Baik di hulu di sana, di tempat importirnya di China, di India, maupun di hilirnya, di distribusi. Kami teriak-teriak juga di rapat kerja di Kementerian Perdagangan, tetapi juga tidak ada (tindak lanjut),” lanjutnya.

Untuk itu, ia meminta KPPU terus melakukan eksekusi-eksekusi yang baik dalam menertibkan sistem perdagangan yang ada, karena itu memang tupoksi institusi tersebut. “KPPU jangan kalah, karena ya tupoksinya memang melakukan penertiban, meskipun eksekusinya masih dalam eksekusi denda. Tapi ini menurut saya bagus, kalau dendanya dikasi besar gitu takut juga mereka,” tutupnya. (bia/rdn)

sumber: dpr

Herman Khaeron Raih Penghargaan Legislator Peduli UMKM

KWP Award 2023 memberikan penghargaan kepada Anggota Komisi VI DPR Herman Khaeron dalam kategori Legislator Peduli Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). Penyerahaan penghargaan dilaksanakan di Gedung Nusantara IV, Kompleks Parlemen, Senayan, Senin (2/10/2023).

Herman menyampaikan, penghargaan kali ini merupakan penghargaan kedua yang didapatinya semenjak Koordinatoriat Wartawan Parlemen (KWP) menyelenggarakan award untuk para anggota dewan. Penghargaan ini menjadi cambuk motivasi untuk bekerja lebih baik lagi sesuai dengan amanah yang diberikan.

“Dan tentu ini menjadi pelecut, menjadi pendorong penarik, untuk terus kita bekerja sebaik mungkin, sesuai dengan amanah yang diberikan oleh rakyat, karena DPR adalah wakil rakyat,” kata Herman Khaeron usai acara.

Legislator dari Fraksi Demokrat ini menambahkan, penghargaan ini sesuai dengan kinerja yang dijalaninya selama di Komisi VI DPR yakni fokus pada bidang permasalahan UMKM.

“Sebelumnya memang waktu di Komisi VI, sebetulnya saya lebih luas lagi, lebih masif lagi, memberikan bantuan-bantuan, namun tentu di manapun legislator itu ditempatkan di situlah bumi dipijak,” tuturnya.

Karena itu, kata legislator Dapil Jawa Barat VIII ini, apa pun yang menjadi tanggung jawab Komisi VI DPR akan dikerjakan sebaik mungkin.

“Dikerjakan seserius mungkin supaya betul-betul mendapatkan hasil yang optimal. Dan penghargaan ini tentu menjadi stimulan pendorong menjaid pelecut dan untuk bisa bekerja lebih baik lagi ke depan,” katanya

sumber : mnc

Herman Khaeron: Investasi Tetap Utamakan Masyarakat, Tidak Hanya untuk Pertumbuhan Ekonomi

Anggota Komisi VI DPR RI Herman Khaeron mendukung pemerintah melalui Menteri Investasi/Kepala BKPM Bahlil Lahadalia yang turun langsung untuk menyelesaikan permasalahan investasi Rempang Eco City di Pulau Rempang, Batam, Kepulauan Riau. Ia menyebut, permasalahan yang terjadi akibat adanya investasi di Rempang tak lepas dari berita hoaks yang beredar di publik.

“Ada banyak (informasi hoaks), bahwa ada persaingan perusahaan di situ dan lain sebagainya, tetapi kita dudukanlah kepada cara bagaimana BP Batam menyelesaikan persoalan ini,” kata Herman kepada media, di Gedung Nusantara III, Senayan, Jakarta, Selasa (10/10/2023).

Menurutnya, investasi penting bagi pertumbuhan ekonomi. Namun, kehadiran investasi tidak boleh melupakan keberadaan masyarakat yang merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari eksistensi dan keberadaan negara. Untuk itu, pemerintah diminta untuk bisa mengutamakan kepentingan masyarakat.

“Kita dudukkan bersama saja, memang kawasan itu ditetapkan menjadi hak pengelolaannya negara melalui BP Batam. Tapi hak pengelolaan negara dalam kepemilikan tanah diatur juga dalam undang-undang tanah, pertanahan bahwa menghargai terhadap hak-hak kepemilikan masyarakat yang sejak awal ada di situ,” ungkapnya.

Ia berharap, pemerintah dan masyarakat di Pulau Rempang nantinya dapat berjalan berdampingan. Pemerintah dan masyarakat, lanjutnya harus duduk bersama untuk menentukan arah pembangunan di kawasan Pulau Rempang.

“Oleh karenanya, ini dikuatkan saja, masyarakat bisa duduk bersama dengan BP Batam kemudian membicarakan apa yang terbaik untuk investasi di sana, dan mudah-mudahan justru ini bisa berdampingan, apakah berdampingan dalam satu kawasan itu atau berdampingan direlokasi dalam kawasan lain dengan cara-cara yang bermartabat,” jelas Politisi Fraksi Partai Demokrat ini.

ia menambahkan, pemerintah harus melakukan penanganan yang sama pada investasi di Pulau Rempang, khususnya kepada para investor serta mengutamakan undang-undang yang berlaku karena rakyat harus mendapat perlakuan yang sama.

“Pemerintah harus melakukan equal treatment kepada siapapun di sana, kepada investor sesuai dengan undang-undangnya harus equality treatment, kepada masyarakat harus juga bermartabat. Ingat ada negara karena ada rakyatnya, dan rakyat adalah bagian instrumen penting di dalam pembangunan, bicarakan baik-baik, apa sebaiknya yang harus dilakukan dan silakan kompromi dan disepakati oleh kedua belah pihak,” paparnya.

Lebih lanjut, Herman juga menyatakan jika pemerintah harus mengutamakan kepentingan masyarakat baik lapangan kerja maupun fasilitas umum lainnya setelah dilakukan relokasi terhadap mereka. “Bagaimana pemerintah, BP Batam hari ini bahwa cara-cara yang dilakukan harus juga mengutamakan kepentingan rakyat di sana, kalaupun kemudian rakyat bisa berdampingan dengan investor dengan pembangunan di sana, biarkan berdampingan,” ujarnya. (bia/rdn)

sumber: dpr

 

Herman Khaeron Dorong Pemanfaatan Geothermal

Anggota DPR-RI Komisi VI, Herman Khaeron, dorong pemanfaatan geothermal atau energi panas bumi sebagai energi terbarukan.

Hal dikemukakan Herman Khaeron saat sosialisasi peran PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGEO) dalam memanfaatkan energi terbarukan, Minggu (17/9/2023) di Prima Resort, Kuningan.

Menurutnya, PGEO mampu memanfaatkan kondisi geografis Indonesia untuk menjadi energi yang ramah lingkungan.

PGEO merupakan sebuah perusahaan energi yang berfokus pada pengembangan, eksplorasi, dan produksi energi panas bumi di Indonesia.

Sebagai bagian dari kelompok usaha PT Pertamina (Persero), melalui Subholding Pertamina New and Renewable Energy (Pertamina NRE), perusahaan itu memiliki peran strategis dalam mendukung diversifikasi sumber energi dan keberlanjutan di Indonesia.

“Potensi energi yang ada di Indonesia harus dimanfaatkan dengan baik. Tentunya demi keberlanjutan energi di Indonesia,” ujarnya.

Dengan kepemimpinan yang kuat dalam industri energi panas bumi, PGEO berkomitmen untuk memanfaatkan potensi panas bumi Indonesia secara optimal. Hal itu guna menyediakan energi bersih dan ramah lingkungan.

“Sumber energi yang ramah lingkungan menjadi perhatian pemerintah guna menjaga polusi,” katanya.

Sebagai pelaku utama dalam industri energi panas bumi di Indonesia, PGEO memiliki portofolio proyek yang luas dan beragam. Dengan teknologi canggih dan tim ahli yang berpengalaman, mereka mengelola rantai nilai produksi energi panas bumi, mulai dari eksplorasi hingga distribusi.

“Memiliki kapasitas terpasang secara own operation sebanyak 672 MW, dan 1205 MW dari Joint Operation Contract (JOC) yang berasal dari 15 Wilayah Kerja Panas Bumi (WKP) yang terbagi enam area operasi. Keberlanjutan merupakan pilar penting dalam operasional PGEO,” tuturnya.

Dengan mengusung tema Energizing Green Future, PGEO menjunjung tinggi tanggung jawab lingkungan dan sosial dengan menerapkan praktik-praktik terbaik dalam pengelolaan proyek-proyek energi panas bumi.

“Mereka tidak hanya berfokus pada aspek ekonomi, tetapi juga memperhatikan dampak sosial dan lingkungan dari kegiatan mereka,” tutur Herman Khaeron.

Hal itu tercermin dalam upaya perusahaan untuk melibatkan komunitas lokal, melestarikan lingkungan, serta mengoptimalkan pemanfaatan sumber daya alam secara bertanggung jawab.

Selain berkontribusi terhadap pasokan energi bersih Indonesia, PGEO juga turut berperan dalam mengurangi emisi gas rumah kaca.

Caranya dengan menggantikan sumber energi konvensional, energi panas bumi yang dihasilkan oleh perusahaan itu memiliki dampak positif dalam mengatasi perubahan iklim global.

“Inovasi terus menerus dan kolaborasi lintas sektor, PGEO terus berusaha untuk menjadi pemimpin dalam penyediaan energi berkelanjutan dan berwawasan lingkungan di Indonesia,” kata Kang Hero

Melalui kolaborasi dengan pihak-pihak terkait dan penerapan praktik terbaik dalam industri, PT Pertamina Geothermal Energy berusaha untuk tetap menjadi motor penggerak dalam transformasi energi bersih di Indonesia.

“Dengan kapasitas terpasang yang kuat dan jaringan area operasi yang luas, perusahaan ini terus berkomitmen untuk memberikan kontribusi positif dalam pasokan energi yang berkelanjutan dan ramah lingkungan bagi masa depan negara Indonesia.,” pungkasnya. (Haris)

Anggota Komisi VI DPR Fraksi Demokrat, Herman Khaeron, mengkritik kinerja PT Pertamina. Hal itu disampaikan melalui Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi VI DPR RI dengan keenam subholding PT Pertamina, yakni PT Pertamina Hulu Energi, PT Kilang Pertamina Internasional, PT Pertamina Patra Niaga, PT Pertamina Power Indonesia, PT Pertamina Gas Negara, dan PT Pertamina International Shipping.

“Secara umum saya melihat kinerja Pertamina masih stuck. Belum menunjukan performance terbaiknya,” ujar Herman Khaeron yang akrab dipanggil Kang Hero, di Gedung Nusantara 1, DPR RI, Jakarta, Selasa, 26 September 2023.

Sebagai perusahaan energi yang banyak diberikan diskresi oleh negara, kata Herman, agak lambat untuk melakukan akselerasi dan inovasinya. Berangkat dari kinerja korporasi yang telah dipresentasikan masing-masing subholding, ia tidak menemukan hal-hal baru dari paparan tersebut.

Business as usual, hal-hal biasa saja. Tidak ada sesuatu yang monumental. Tidak ada yang bisa dibanggakan kita bersama,” ujar Herman.

Ia juga mengatakan kinerja Pertamina secara umum harus mendapat perhatian khusus. Tidak berhenti sampai disitu, Herman bahkan membandingkan Pertamina dengan perusahaan minyak dan gas milik Malaysia, Petronas.

“Kalau lihat negara tetangga, Petronas, mereka dengan Tower Petronas saja bisa mengenalkan Petronas ke seluruh dunia. Warga Indonesia kalau ke Kuala Lumpur foto dengan menara Petronas. Ada enggak orang Malaysia ke Indonesia foto di depan kantor Pertamina?” kata Herman.

Menurutnya, hal kecil seperti ini justru mengukur eksistensi suatu korporasi. Herman kemudian meminta kepada enam subholding Pertamina untuk menyampaikan satu hal yang bisa membanggakan bangsa Indonesia.

“Masa politik ini masih tersisa satu tahun ke depan. Masih ada cukup waktu untuk  menyampaikan satu kegiatan terhebat yang dilakukan oleh saudara-saudara sebagai para direksi subholding,” ujar Herman kepada keenam direktur utama subholding pertamina.

sumber: tempo