DPR Jamin Direksi Danantara Tak Dipidanakan Melalui Prinsip BJR

DPR mengebut pembentukan Badan Pengelola Investasi (BPI) Daya Anagata Nusantara (Danantara), melalui revisi UU BUMN. Salah satu yang jadi isu utama, yakni profesionalitas pengelolaan Danantara.

“Ke depan BUMN sebagai jangkar Danantara menganut prinsip Business Judgment Rule (BJR), agar profesional,” kata anggota Komisi VI DPR Herman Khaeron dalam keterangan yang dilansir Senin, 10 Februari 2025.

Business Judgement Rule (BJR) adalah prinsip hukum yang melindungi direksi dan komisaris perusahaan. Khususnya, dari tuntutan hukum atas keputusan bisnis yang diambilnya. Prinsip ini berasal dari common law Amerika.

BJR memberikan perlindungan direksi pengambil keputusan bisnis dengan itikad baik, penuh tanggung jawab. Kemudian, berdasarkan pertimbangan yang rasional.

BJR dapat menjadi tameng bagi direksi, selama keputusan yang diambilnya tidak mengandung unsur fraud, conflict of interest, illegality, dan gross negligence. Di Indonesia, BJR diatur dalam Pasal 97 ayat (2) dan (5) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas.

“Tidak ada isu politik dalam pembahasan ini, karena kepentingan besar negara ke depan,” kata Herman.

Dia menegaskan pembahasan revisi UU Dananrara dilakukan secara cermat dan komprehensif. Revisi yang menjadi inisiatif DPR ini disebut Herman akan menfatur pembagian tugas dan kewenangan antara Danantara dan Kementrian BUMN.

“Posisinya setara dan akan dibentuk holding investasi dan holding operasional,” tegas Herman.

Di sisi lain, dia mengungkap optimisme terkait pembentukan Danantara. Herman yakin instansi itu akan lebih besar dari super holdings milik negara lain.

“Saya meyakini Danantara akan lebih besar dari Temasek dan Hazanah, jika dikelola dengan baik, terukur, dan akuntabel,” tegas Herman.

sumber: metro

Peduli Korban Banjir, Herman Khaeron Salurkan Bantuan

hermankhaeron.info – Banjir yang melanda beberapa wilayah di Kabupaten Cirebon mengundang perhatian berbagai pihak. Salah satu bentuk kepedulian ditunjukkan oleh Partai Demokrat yang terjun langsung ke lokasi terdampak untuk memberikan bantuan kepada warga yang terkena dampak bencana banjir. Bantuan langsung berupa Nasi kotak, air mineral, mie instan, kayu putih, obat-obatan dan makanan ringan disalurkan ke posko-posko pengungsian di beberapa desa yang mengalami banjir. 
Mewakili Anggota Komisi VI DPR RI, H. Herman Khaeron, Anggota DPRD Provinsi Jabar Hj. Ratnawati dan Ketua DPD Partai Demokrat, H. Anton Sukartono, Anggota DPRD Kabupaten Cirebon, Ibu Tarseni mengatakan bahwa bantuan ini merupakan langkah awal untuk meringankan beban masyarakat. 
“Kami memahami bahwa banjir ini telah menyebabkan kerugian besar bagi warga. Semoga bantuan ini dapat sedikit membantu kebutuhan sehari-hari warga yang sedang mengalami kesulitan,” ujarnya saat menyerahkan bantuan di Desa Palir, Kecamatan Tengah Tani, Kabupaten Cirebon, pada Sabtu sore (18/1/2025). 
Selain memberikan bantuan, Tarseni juga berdialog langsung dengan masyarakat untuk mendengar keluhan dan kebutuhan mendesak. Beberapa warga mengeluhkan kurangnya akses air bersih dan obat-obatan, terutama bagi anak-anak dan lansia. 
Sementara itu, kepala desa palir, Durakman menyampaikan rasa terima kasih atas bantuan yang diberikan. “Bantuan ini sangat berarti bagi kami. Semoga sinergi seperti ini terus berlanjut untuk membantu masyarakat,” ucapnya. 
Diketahui, banjir yang melanda wilayah tersebut terjadi akibat sungai Cipager yang meluap merupakan kewenangan provinsi Jawa Barat. Pemerintah daerah terus berupaya melakukan penanganan darurat dengan mendirikan posko kesehatan, dapur umum, dan penyediaan perahu evakuasi. Diharapkan, bantuan ini menjadi penyemangat bagi warga untuk bangkit dari bencana. Pemerintah dan berbagai pihak juga diimbau untuk terus memberikan perhatian agar dampak banjir dapat diminimalkan. 
sumber: rri

Bahas Kembali Secara Komprehensif, Herman Khaeron: Tunda Pengesahan RUU Kesehatan di Rapat Paripurna

hermankhaeron.info – Jumat, 10 Januari 2025, menjadi hari bersejarah bagi Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI). Organisasi ini melaksanakan ground breaking pembangunan KAHMI Center di Jalan Turi, Kebayoran Baru, Jakarta.

Acara tersebut berlangsung siang hari dan dihadiri oleh sejumlah tokoh nasional seperti Akbar Tanjung, Fuad Bawazir, Muhammad Qodari, Herman Khaeron, Laode M. Kamaluddin, Hamdan Zoelva, dan tokoh-tokoh lainnya.

“Seharusnya lebih banyak tokoh yang hadir, tetapi karena bertepatan dengan banyaknya agenda para tokoh itu, sehingga mereka urung datang,” kata Syahrir, Ketua Pembangunan Gedung KAHMI Center.

Muhammad Qodari, yang juga Wakil Kepala Staf Kepresidenan RI, menyampaikan apresiasinya kepada Koordinator Presidium MN KAHMI Herman Khaeron dan presidium lainnya, yang telah memulai langkah besar ini.

“Saya yakin banyak yang akan membantu, karena HMI/KAHMI ini milik bangsa. Ini adalah momentum untuk menjahit ulang alumni HMI seluruh Indonesia dan memperbaiki database anggota,” kata Qodari.

Qodari menegaskan pentingnya penggalangan dana, yang tidak hanya mengutamakan pembangunan fisik, tetapi juga membangun ikatan emosional di antara alumni.

“Kami akan melakukan fundraising, tidak hanya untuk gedung ini, tetapi juga untuk dana abadi KAHMI yang bisa dimanfaatkan di masa depan,” tambahnya.

Acara ini juga menjadi ajang mempererat hubungan emosional antaranggota KAHMI. Qodari menambahkan, pembangunan KAHMI Center bukan semata-mata tentang infrastruktur, tetapi juga tentang membangun koneksi yang lebih kuat antaralumni HMI.

“Kita tidak hanya membangun gedung, tetapi juga ikatan yang lebih erat antaranggota KAHMI. Saya yakin gedung ini akan menjadi simbol kebersamaan dan kebanggaan kita bersama,” ujar Qodari.

Herman Khaeron, yang juga Koordinator Presidium MN KAHMI, menjelaskan, KAHMI Center nantinya akan menjadi simbol persatuan alumni HMI di seluruh Indonesia.

“Gedung ini nantinya, akan dilengkapi fasilitas menginap di lantai atas untuk anggota KAHMI dari seluruh Indonesia,” jelas Herman Khaeron.

Hamdan Zoelva, Ketua Dewan Penyantun Pembangunan KAHMI Center, menambahkan, pembangunan KAHMI Center ini merupakan langkah awal dari niat baik untuk menciptakan ruang inspirasi dan koordinasi bagi KAHMI.

“Gedung ini akan menjadi simbol yang dikenang, sekaligus menjadi pusat inspirasi bagi seluruh anggota. Dengan potensi 12 juta anggota KAHMI saat ini, saya yakin kita dapat menyelesaikan pembangunan ini. Saya mengajak seluruh anggota untuk berkontribusi, baik melalui doa maupun dana,” imbau Hamdan Zoelva.

Dengan semangat kebersamaan, KAHMI Center diharapkan menjadi pusat aktivitas, koordinasi, dan inspirasi bagi alumni HMI di seluruh Indonesia dan luar negeri.

Semua anggota, baik di dalam maupun luar negeri, diajak untuk mendukung pembangunan ini agar selesai sesuai rencana dan menjadi warisan yang berharga bagi generasi mendatang.

Untuk diketahui, gedung KAHMI Center akan dibangun sebanyak tiga setengah lantai, dengan estimasi biaya pembangunan mencapai Rp7,5 miliar, dan akan diefisiensikan kembali.

“Ya, menurut hitungan kontraktor, anggarannya sekitar Rp7,5 miliar,” kata Bendahara Umum MN Kahmi, Sabaruddin. (*)

sumber: kaidah

Herman Khaeron Tanggapi MinyakKita yang Diduga Dipalsukan

hermankhaeron.info – Anggota DPR RI, Herman Khaeron menanggapi terkait minyak goreng subsidi merek “MinyaKita” diduga dipalsukan dan mulai beredar di wilayah Kota Cirebon.

Produk tersebut dikemas menyerupai produk asli, tetapi terlihat jelas perbedaannya pada warna dan kualitas minyak goreng biasanya atau yang asli.

Herman Khaeron menegaskan, jika terbukti palsu. pemalsuan tersebut adalah tindakan melanggar hukum dan harus ditindak tegas oleh aparat penegak hukum.

“Kalau kualitas minyaknya sesuai standar, saya rasa tidak mungkin dijual dengan harga seperti MinyaKita. Saya yakin ini minyak di bawah standar, tidak sesuai dengan standar kesehatan. Saya rasa, pelakunya bisa dihukum dan bisa dijerat dengan pasal berlapis,” ujarnya, Minggu (5/1/25).

Herman Khaeron meminta aparat segera menyelidiki produk tersebutsebelum menimbulkan dampak buruk bagi masyarakat.

“Penegak hukum harus memastikan hal ini dengan sesegera mungkin agar tidak membahayakan kesehatan dan ekonomi masyarakat,” kata Herman Khaeron.

Peredaran minyak goreng yang diduga oplosan itu menjadi alarm bagi konsumen untuk lebih teliti sebelum membeli, terutama di tengah tingginya kebutuhan minyak goreng subsidi saat ini.

“Jangan sampai, yang dibeli ‘MinyaKita’ ternyata ‘Minyak Kita-Kita’ dan palsu. Ini kan merugikan masyarakat,” pungkasnya.

sumber: suarapemerintah

Herman Khaeron Dorong Makan Bergizi Gratis Terus Disempurnakan: Pembangkit Ekonomi Baru

hermankhaeron.info – Ketua DPP Partai Demokrat Herman Khaeron mendorong program Makan Bergizi Gratis yang kini telah berjalan agar terus disempurnakan pelaksanaannya. Herman menilai ada beberapa hal yang harus diperbaiki di lapangan.

“Ya, ini kan program relatif baru ya, meskipun sudah diuji coba dan tentu seluruh staf yang terlibat di dalam Makan Bergizi Gratis ini juga telah di-training sebelumnya dan tentu strukturnya sudah ada, ada Badan Gizi Nasional dan kemudian dibantu oleh seluruh instrumen negara, tentu pasti dalam pelaksanaan awal di tanggal 6 (Januari) kemarin ada hal-hal yang tentu harus terus diperbaiki ke depan,” kata Herman kepada wartawan di gedung MPR/DPR/DPD RI, Senayan, Jakarta, Jumat (10/1/2025).

Sebab, menurut Herman, program andalan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto itu memberikan dampak besar pada berbagai sektor. Salah satunya, sebut dia, di sektor ekonomi.

“Namun, tentu kita melihat esensinya bahwa program ini akan memberikan dampak yang luar biasa dalam berbagai sisi. Selain, tentu sekarang sudah mulai terasakan akan meningkatkan ekonomi wilayah masing-masing,” kata anggota Komisi VI DPR itu.

Herman mengatakan program itu akan mendongkrak ekonomi daerah. Dia juga mengungkit komoditas ekonomi tiap daerah dimanfaatkan dalam pelaksanaan program itu.

“Ekonomi daerah akan meningkat, karena ada banyak pesanan ataupun ada banyak kebutuhan akan komoditas-komoditas lokal yang dihasilkan di wilayahnya masing-masing. Ini yang tentu akan menjadi pembangkit ekonomi baru,” katanya.

Herman berharap pelaksanaan program MBG dapat terus diperbaiki oleh pemerintah maupun DPR. Dia mendorong realisasi program itu sukses selama pemerintahan berjalan.

“Dan tentu ke depannya mudah-mudahan pemerintah dan DPR segera membicarakan kembali nanti setelah tanggal 20 (Januari) masuk masa sidang (DPR) dibicarakan kembali, agar betul-betul program ini sukses, program ini mencapai tujuan, program ini mencapai sasaran. Program ini tentu menjadi program prioritas utama yang bukan berarti mengenyampingkan terhadap program-program lainnya,” kata Herman.

sumber : detik

Program Presiden Prabowo Dinilai Sesuai dengan Cita-cita Indonesia Emas

hermankhaeron.info – Program Presiden Prabowo Subianto dinilai sudah sesuai dengan cita-cita Indonesia Emas 2045. Hal ini ditandai dengan semakin menurunnya angka kemiskinan di Indonesia yang dibarengi dengan peningkatan kemampuan sumber daya manusianya.

“Ini yang kemudian nanti pada sampai titik di ana Indonesia benar-benar menjadi Indonesia yang rakyatnya sejahtera, negaranya makmur, berdaulat dan tentu sejalan dengan apa yang diinginkan oleh pemerintah hari ini,” kata Koordinator Presidium Keluarga Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI), Herman Khaeron, usai menghadiri acara Resepsi HUT ke-58 KAHMI di Jakarta Pusat dikutip Sabtu, 28 Desember 2024.

Ketua Badan Pembina Organisasi, Kaderisasi, dan Keanggotaan (BPOKK) DPP Partai Demokrat itu menyampaikan kesiapan KAHMI mendukung dan menyukseskan apa yang menjadi program-program Prabowo. Mulai dari hilirisasi hingga program makan bergizi gratis.

“Bagaimana mensukseskan hilirisasi, industrialisasi sebagai modal dasar ekonomi, dan tentu pada akhirnya juga mensukseskan makan bergizi gratis yang ini tidak sederhana, tidak mudah. Sehingga seluruh instrumen dan eksponen bangsa harus turut serta di dalam mensukseskan kegiatan-kegiatan pemerintah itu,” ujar Herman.

KAHMI, kata dia, terus berkontribusi dan mengabdi kepada bangsa dan negara sesuai. Hal ini sesuai dengan amanah saat berdirinya KAHMI.

“KAHMI sejak awal tujuannya sudah jelas, menjadi insan akademis, insan pencipta, pengabdi, dan turut serta membangun bangsa dan negara, yang saya kira ini sudah menjadi rumusan sejak awal berdirinya organisasi ini,” ujar Herman.***

sumber : metro

Ikatan Remaja Masjid Al-Khaeron Resmi Dilantik

Dewan Pengurus Daerah Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (DPD BKPRMI) Kabupaten Cirebon melantik Ikatan Remaja Masjid (IRMAS) Al-Khaeron masa bakti 2024-2029 mengusung tema “Ayo Kembali Ke Masjid dan Makmurkan Masjid”. Acara ini berlangsung di Masjid Al-Khaeron Perbatasan Cirebon-Indramayu, Kamis (19/12/2024).

Prosesi pelantikan dan ikrar pengurus dilakukan oleh Pengurus DPD BKPRMI Kabupaten, Ahud Roelyana. Dalam acara tersebut, Fiqih Sampurna resmi dilantik sebagai Ketua IRMAS AL-Khaeron. yang disaksikan langsung oleh Pendiri dan Dewan Pembina Masjid Al-Khaeron H. E. Herman Khaeron. Setelah pelantikannya, Fiqih menyampaikan rasa terima kasih dan harapannya untuk masa depan kepengurusan IRMAS Al-Khaeron masa bakti 2024-2029.

“IRMAS Al-Khaeron menjadi wadah bagi generasi muda untuk menghidupkan suasana sosial masyarakat di sekitar masjid. Gerakan yang tidak monoton dan berpusat di masjid serta sekitarnya akan membawa nuansa yang segar dan bermanfaat bagi masyarakat,” kata Fiqih.

Sementara itu Dewan Pembina Herman Khaeron dalam sambutannya mengucapkan “selamat dan apresiasi kepada para remaja Masjid yang mau dilantik, semoga dapat menjalankan amanah dengan baik dengan penuh tanggung jawab.

Dulu juga di masa remaja, saya didik dan dibina dari remaja Masjid, olehnya itu ayo makmurkan masjid, saya ingin nanti iniakan menjadi pesantren dan madrasah yang gratis untuk bisa mendidik warga di sekitar sini, warga yang tidak mampu bersekolah kita pesantrenkan di sini, agar disini menjadi pusat kegiatan pendidikan agama dan memperkuat keislaman,” katanya.

Dalam pelantikan tersebut ada santunan anak yatim dan turut dihadiri remaja masjid dari berbagai wilayah yang ada di Cirebon dan Indramayu serta warga sekitar Masjid Alkhaeron. (rilis)

sumber: rri

Hero Ungkap Kecintaannya pada Batik, Berharap Prabowo Lanjutkan Perjuangan SBY dalam Memajukan Batik Nasional

Anggota DPR RI dari Partai Demokrat, Herman Khaeron, mengungkapkan kecintaannya pada batik, yang menurutnya bukan hanya sekadar kain, tetapi juga bagian dari warisan budaya Indonesia yang sangat bernilai.

Dalam setiap kunjungannya ke Cirebon, Herman selalu meluangkan waktu untuk mengunjungi toko Batik Hafiyan yang terkenal di kota ini, bahkan tidak segan untuk berbelanja batik dan berbincang mengenai perkembangan dunia perbatikan.

“Setiap kali saya ke Cirebon, saya pasti mampir ke Batik Hafiyan. Di sini, selain membeli batik, saya juga sering berbagi ide dan diskusi dengan pemilik toko dan para pengrajin batik. Ini salah satu cara saya untuk mendalami lebih dalam tentang dunia batik yang luar biasa kaya akan makna dan sejarah,” ujar Herman Khaeron.

Batik Hafiyan sendiri merupakan salah satu toko batik yang sudah lama menjadi pusat perhatian penggemar batik, terutama para kolektor dan wisatawan yang datang ke Cirebon. Di toko ini, para pengrajin batik tak hanya menjual produk mereka, tetapi juga aktif berbagi pengetahuan tentang teknik dan motif batik yang mereka buat.

Namun, dalam perbincangan santainya dengan para pengrajin batik, Herman Khaeron mendapatkan aspirasi yang cukup menarik. Para pemilik toko dan pengrajin batik berharap agar Presiden Prabowo Subianto yang memimpin Indonesia ke depan, dapat melanjutkan dan memperkuat perhatian terhadap batik nasional seperti yang dilakukan oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) beserta almarhumah Ibu Ani Yudhoyono pada era pemerintahannya.

“Mereka berharap Presiden Prabowo dapat memberikan perhatian besar terhadap batik, seperti yang dilakukan oleh SBY dan Ibu Ani yang telah memajukan batik sebagai kebanggaan Indonesia di mata dunia. Batik sudah menjadi identitas kita, dan mereka berharap ada kebijakan yang dapat meningkatkan kesejahteraan para pengrajin batik dan memperkenalkan batik lebih luas lagi, baik di dalam negeri maupun mancanegara,” kata Herman Khaeron.

Pada masa kepemimpinan SBY, batik Indonesia mendapatkan pengakuan internasional yang semakin kuat. Batik diakui oleh UNESCO sebagai warisan budaya tak benda milik Indonesia pada tahun 2009, dan sejak saat itu, batik semakin mendunia. Hal ini memberikan dampak positif bagi industri batik di Indonesia, yang banyak melibatkan pengrajin dari berbagai daerah, termasuk Cirebon.

Dengan harapan agar batik kembali mendapat perhatian yang sama pada era kepemimpinan Prabowo, Herman Khaeron berkomitmen untuk terus mendukung pengrajin batik dan mempromosikan produk-produk lokal unggulan Indonesia.

“Batik adalah kebanggaan kita bersama. Kita harus menjaga dan melestarikannya dengan cara mendukung pengrajin lokal dan membuatnya semakin dikenal di dunia internasional,” tambah Herman.

Dengan semakin meningkatnya minat masyarakat terhadap batik, serta dukungan dari tokoh-tokoh politik seperti Herman Khaeron, diharapkan industri batik Indonesia dapat terus berkembang, memberi manfaat bagi para pengrajin, serta memperkuat citra budaya Indonesia di kancah global.

sumber: radarcirebon.tv

Herman Khaeron: Berjasa bagi Bangsa dan Berbuat untuk Rakyat

Anggota Komisi VI DPR Herman Khaeron mengatakan pihaknya mendukung penuh langkah Presiden Prabowo Subianto menghapus utang UMKM, petani dan nelayan. Menurut Herman, langkah tersebut menunjukkan Presiden Prabowo memahami situasi masyarakat yang selama ini tersandera utang untuk memulai usaha dan aktivitas ekonominya.

Alhamdulillah untuk Pak Prabowo sebagai presiden cepat mengambil langkah atas situasi rakyat hari ini. Salah satunya adalah dengan menghapuskan hutang bagi para pelaku UMKM, petani, dan nelayan,” ujar Herman di gedung DPR, kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (6/11/2024).

Herman mengatakan, banyak UMKM, petani dan nelayan yang masih terjerat utang yang belum lunas dibayar. Hal ini terutama disebabkan karena pengaruh pandemi Covid-19 yang melanda Indonesia. Dampaknya, kata dia, UMKM, petani dan nelayan susah mendapatkan pinjaman lagi dari bank karena terkena redline di BI checking.

“Memang sampai saat ini mereka akibat dampak dari Covid-19 itu banyak sekali yang pada akhirnya tersandera oleh utang yang belum bisa dilunasi dan tentu situasinya semakin tidak baik, karena ketika hutang itu tidak lunas, maka termasuk dalam BI checkingredline, tidak bisa lagi untuk meminjam modal,” jelas dia.

Herman menilai, Prabowo membaca situasi yang dialami UMKM, petani dan nelayan tersebut. Karena itu, kata dia, Presiden Prabowo pun menerbitkan dan menandatangani Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 47 Tahun 2024 tentang Penghapusan Piutang Macet kepada usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di bidang pertanian, perkebunan, peternakan, perikanan, dan kelautan, serta UMKM lainnya.

“Kami di DPR akan melihat, terutama dengan kemitraan bank Himpunan Bank Milik Negara atau Himbara karena dalam periode sebelumnya ada penghapusbukuan. Namun, tidak menghapus tagihan sehingga tidak memberikan keleluasaan kepada para pelaku UMKM, petani maupun nelayan, yang terkena BI checking untuk bisa mendapatkan pembiayaan dari perbankan lainnya,” jelas dia.

Menurut Herman, penghapusan utang UMKM, petani, dan nelayan tidak akan melanggar peraturan perundang-undangan yang berlaku. Dia menilai, pemerintah bakal menyediakan mekanisme dan tata laksana penghapusan utang yang sesuai dengan koridor hukum.

Selain itu, Herman juga optimistis penghapus utang tersebut bisa membangkitkan ekonomi masyarakat dan mendukung upaya Prabowo Subianto mencapai pertumbuhan ekonomi 8%.

“Utang UMKM yang dihapus ini akan menjadi sumber pembiayaan baru karena data mereka akan putih kembali, sehingga bisa mengakses terhadap pembiayaan perbankan dengan KUR yang memiliki bunga rendah. Maka, dengan cara itu para pelaku UMKM, petani, dan nelayan bisa kemudian bangkit kembali karena ada sumber pembiayaan baru,” ucapnya.

“Nah kalau ekonominya berputar, bergulir, multiplier effect-nya juga akan sangat baik terhadap tumbuh dan berkembangnya usaha-usaha lain,” tambah Herman.

Diketahui, Presiden Prabowo Subianto sudah menandatangani Peraturan Pemerintah (PP) yang menghapus utang macet usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) dalam bidang pertanian, perkebunan, peternakan perikanan dan kelautan serta UMKM lainnya.

Hal itu tertuang pada PP Nomor 47 Tahun 2024 tentang Penghapusan Piutang Macet kepada UMKM pada bidang pertanian, perkebunan, peternakan, dan kelautan serta UMKM lainnya yang ditandatangani Prabowo di Istana Merdeka, Selasa (5/11/2024).

“Kita tentunya berdoa bahwa seluruh petani, nelayan, UMKM di seluruh Indonesia dapat bekerja dengan ketenangan, dengan semangat, dan dengan keyakinan bahwa rakyat Indonesia menghormati dan menghargai para produsen pangan yang sangat penting bagi kehidupan bangsa dan negara,” kata Prabowo seusai penandatanganan PP tersebut.

sumber: beritasatu