Hero-Ratna Salurkan Ribuan Paket Sembako Lebaran

Sebagai wujud kepedulian terhadap masyarakat, Anggota DPR RI Fraksi Demokrat, H.E Herman Khaeron beserta isteri, Hj Ratnawati sejak tanggal 28-29 dan 30 April 2022 menyalurkan sebanyak 12.000 paket sembako lebaran yang diperuntukkan bagi masyarakat Kabupaten Indramayu, Kabupaten/Kota Cirebon yang terdampak kenaikan harga sembako dan terdampak Covid-19.

Anggota DPR RI Fraksi Demokrat, HE Herman Khaeron menyatakan, penyaluran bantuan ini merupakan salah satu bentuk kepedulian terhadap warga terdampak akibat kenaikan harga sembako dan terdampak Covid-19 dalam menghadapi Hari Raya Idul Fitri 1443 Hijriah. “Semoga paket sembako lebaran ini, bisa membantu meringankan beban mereka yang membutuhkan,” ujarnya.

Dengan harapan, kata Hero, bantuan paket sembako yang disalurkan dapat dimanfaatkan sebaik mungkin dalam menghadapi lebaran Idul Fitri 2022.

Guna memutus mata rantai penyebaran Covid-19, pihaknya mengajak masyarakat agar tetap mematuhi aturan protokol kesehatan. “Dalam kondisi pandemi Covid-19 ini, kita tidak boleh lengah dan harus tetap mematuhi aturan prokes,” imbaunya.

Sementara Hj Ratnawati berharap, paket sembako lebaran ini dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya, agar warga yang menerima paket sembako tersebut dapat menikmati kebahagiaan.

Pembagian paket sembako yang dilakukannya, merupakan salah satu bentuk kepedulian terhadap sesama.

Terakhir, Kang Hero beserta Ibu Hj Ratnawati mengucapkan “Selamat Hari Raya Idul Fitri 1443 H/2022. Mohon maaf lahir & batin. Tetap menjaga kesehatan, taati aturan protokol kesehatan,” ungkapnya.

sumber: indometro

Demokrat: PPN Naik 12% Akan Jadi Beban, Tunda Dulu!

Komisi VI DPR-RI terus mendalami kasus mafia minyak goreng seiiring dengan penetapan 4 tersangka ekspor CPO dan turunanya oleh Kejagung.

Anggota Komisi VI DPR-RI, Herman Khaeron menyebabkan Komisi VI juga akan mendalami berbagai aturan/kebijakan terkait DMO hingga HET minyak goreng dan subsidi kalau-kalau hal ini terkait dengan kasus yang menjerat pejabat Kemendag. Sehingga untuk mendalami kasus mafia ini perlu diperhatikan semua unsur terkait industri, distribusi hingga pemberi subsidi.

Seperti apa tanggapan Komisi VI terhadap kasus mafia minyak goreng? Selengkapnya simak dialog Shinta Zahara dengan Anggota Komisi VI DPR-RI, Herman Khaeron dalam Profit, CNBC Indonesia (Rabu, 20/04/2022)

Video lengkap: KLIK DISINI

Herman Khaeron Minta RNI Buka Ruang Mediasi soal Lahan Tebu di Indramayu

Anggota Komisi VI DPR RI Herman Khaeron menyampaikan Bappebti seharusnya memiliki instrumen pengawasan yang memadai.

Herman juga meminta Bappebti lebih gencar berikan memberikan edukasi agar masyarakat tahu ada perusahaan yang legal yang bisa dijangkau masyarakat, dan ada yang ilegal yang jangan didekati publik.

Bappebti, menurut dia, seharusnya proaktif mengumumkan kepada publik, perusahaan robot trading mana saja yang ilegal sehingga masyarakat tidak terjebak dan dirugikan.

“Masyarakat harus diingatkan dan diedukasi pentingnya memahami memilih investasi yang prudent. Bappebti juga harus membuka hot line sebagai sumber informasi dan pengaduan,” katanya.

Ia menambahkan kemampuan dan profesionalitas Bappebti harus ditingkatkan sejalan dengan terus berkembangnya jenis investasi yang ditawarkan secara digital.

sumber: merdeka

Perlu Audit BPK untuk Pastikan Besaran Anggaran PMN

Anggota Komisi VI DPR Herman Khaeron mengaku gerah dengan kinerja Bappebti karena tidak memiliki instrumen pengawasan yang memadai.

Herman meminta Bappebti lebih gencar memberikan edukasi agar masyarakat tidak tertipu untuk masuk di usaha investasi ilegal.

Bappebti, seharusnya proaktif mengumumkan kepada publik, perusahaan robot trading mana saja yang ilegal sehingga masyarakat tidak terjebak dan dirugikan.

“Masyarakat harus diingatkan dan diedukasi tentang pentingnya memahami memilih investasi yang aman. Bappebti juga harus membuka hot line sebagai sumber informasi dan pengaduan,” kata Herman Khaeron.

Politikus Partai Demokrat itu mengaku heran dengan kondisi internal Bappebti karena ada posisi Dirjen yang kosong tiga bulan sehingga diisi oleh Plt.

Menurut Herman, sudah tepat jika dilakukan restrukturisasi Bappebti untuk memperkuat dan meningkatkan kinerjanya.

sumber: pikiran-rakyat

Tiga BUMN Rugi Besar dan 90% Terdampak Pandemi, Herman Khaeron ke Erick Thohir: Dirawat Agar Tak Sampai Pailit

Perjuangan pembentukan Panita Khusus atau Pansus minyak goreng (migor) di Senayan belum usai. Fraksi Partai Demokrat DPR menjadi salah satu yang terus memperjuangkan terbentuknya Pansus migor.

Anggota Komisi VI DPR RI Fraksi Partai Demokrat Herman Khaeron memastikan, jika pihaknya mendukung pembentukan Pansus migor di Senayan.

Pasalnya, kata Herman Khaeron, partai Demokrat pimpinan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mencari solusi terkait permasalahan migor.

“Yang kami kejar adalah solusinya, jika Pansus menjadi solusi tentu akan mendukungnya,” tegas Herman Khaeron, Senin,(4/4/2022).

Guna merealisasikan itu, kata  Ketua BPOKK DPP Partai Demokrat ini, pihaknya terus melakukan komunikasi dengan fraksi-fraksi di Senayan. Herman Khaeron memastikan, pihaknya bukan melakukan lobi-lobi.

Meskipun, Herman Khaeron enggan merinci, sudah melakukan komunikasi dengan Fraksi mana saja di  Senayan terkait Pansus migor ini.

“Kami efektifkan komunikasi bukan lobi-lobi,” tandas Herman Khaeron.

Diketahui, masalah migor belum kunjung terselesaikan hingga saat ini. Terbaru, pemerintah memberikan Bantuan Langsung Tunai (BLT) Rp 100 ribu per bulan kepada masyarakat yang terdampak kenaikan harga migor.

sumber: kedaipena

Komisi VI Pertanyakan Strategi PT RNI Sebagai ‘Holding’ ID Food

Anggota Komisi VI DPR RI Herman Khaeron menanyakan kesiapan langkah PT Rajawali Nusantara Indonesia (Persero) ke depannya sebagai holding dari ID Food. Termasuk sektor yang menjadi fokus dan bertanggung jawab ke industri sapi atau gula. Melihat banyaknya perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang berada di bawah holding ID Food, dan spesifik mengerjakan industri yang berbeda-beda.

“Kalau RNI menjadi holding ID Food, usahanya RNI itu apa? Jika fokus di gula, sayapun menanyakan bagimana langkah strategis ke depan. Kalau mau ngomongin stabilitasi harga, ya sekarang harga gula sedang naik. Makanya saya tanya, kalau RNI mau fokus pada retail, apa yang bisa dilakukan. Apa perlu ada intervensi terhadap pasar, ini semua belum terjawab,” kata Herman usai mengikuti Kunjungan Kerja Spesifik Komisi VI DPR RI meninjau PT Pabrik Gula Rajawali II (PG Jatitujuh) di Majalengka, Jawa Barat, Selasa (5/4/2022).

Politisi Partai Demokrat ini menegaskan, kemampuan penguasaan pasar yang dilakukan RNI, tidak dikuasai berikut dengan stok yang dijual. “Melihat strategi PT RNI untuk korporasi negara selain melaksanakan kegiatan komersial, jika fungsi PT RNI sama saja dengan swasta pada umumnya, maka tetap harga di pasar masih sangat tergantung sama harga pasar. Sebabnya, akan terjadi pasar persaingan sempurna, serta instabilitas harga yang dipengaruhi terhadap terintegrasinya harga pada lonjakan harga internasional,” pungkasnya.

Herman menambahkan, perlu dilakukan revitaliasi pabrik hingga industri gula. PT RNI harus melahirkan kebijakan-kebijakan baru yang lebih tegas. “Misalnya, seperti revitalisasi pabrik gula. Saya menanyakan, ada berapa pabrik gula yang masih hidup? Apalagi PT Rajawali di Majalengka ini sekaligus menghidupkan PT Rajawali yang ada di Indramayu. Perlu diingat, pernah ada kasus tahun 2016 hingga di-police line dengan Kementerian Perdagangan. Alasannya? Karena tidak sesuai dengan keamanan pangan. Di satu sisi, rakyat juga menunggu harga jualnya, sehingga pabrik di-reprocessing pada waktu itu,” tegas Herman.

Legislator dapil Jawa Barat VIII ini pun 100 persen mendukung keberadaan pabrik gula di Majalengka dan Indramayu. Namun perlu adanya kolaborasi antara PT RNI dengan masyarakat setempat. Ia menambahkan, keberadaan PT RNI jangan sampai tidak menguntungkan masyarakat di sekitarnya. “PT RNI perlu memperhatikan masyarakat di sekitarnya. Tidak ada lagi bentrokan antara PT RNI dengan rakyat. Rakyat juga siap menjadi mitra kerja yang baik. Asal diberikan kejelasan dan masa depan terjamin,” tandas Herman.

Di sisi lain, Herman mengkritisi keberadaan kawasan pabrik dan lahan PT RNI di Majalengka yang sangat buruk. Bahkan, ia menegaskan apakah keberadaan perusahaan pelat merah ini merupakan cerminan jangka panjang perusahaan. “Dari awal saya ke sini, jalannya masih sama, cenderung rusak dan tidak mencerminkan kalau di sini ada industri (BUMN). Selain itu, gedung-gedung dan fasilitas terlihat sudah tidak terawat,” kritiknya. (dip/sf)

sumber : dpr

Kritik Harga Migor Kemasan Disesuaikan dengan Pasar, Kang Hero: Rakyat Sedang Susah

Pemerintah memutuskan untuk menyesuaikan harga minyak goreng (migor) kemasan dengan harga keekonomian atau pasar. Kebijakan ini mendapatkan sorotan tajam dari Anggota Komisi VI DPR RI Fraksi Partai Demokrat Herman Khaeron.

Menurut Herman Khaeron, kebijakan yang diputuskan dalam rapat terbatas tersebut sangat sulit untuk dipahami. Pasalnya, saat ini rakyat sedang mengalami kesulitan dengan tingginya harga kebutuhan bahan pokok.

“Kebijakan yang sulit dipahami, justru rakyat sedang susah dengan tingginya harga kebutuhan pokok, malah minyak goreng dilepas ke harga pasar untuk yang kemasan,” sindir Herman Khaeron, Kamis,(17/3/2022).

Herman Khaeron juga menyoroti, dinaikanya harga minyak goreng curah menjadi Rp 14.000 setelah sebelumnya memilik harga eceran tertinggi (HET) diangka Rp 11.000.

“Curah juga harga dinakan ke Rp. 14.000 dari semula HET Rp. 11.500,” papar Herman Khaeron.

Herman Khaeron mengaku khawatir, dengan menyesuaikan harga minyak goreng (Migor) kemasan dengan harga keekonomian akan beresiko.

“Kebijakan ini beresiko juga terjadinya pengemasan dari curah ke migor kemasan secara ilegal,” tandas Herman Khaeron.

Diketahui, pemerintah telah memutuskan harga minyak goreng kemasan akan disesuaikan dengan harga keekonomian. Dengan begitu, harga minyak goreng kemasan akan mengikuti harga di pasar.

Nantinya, minyak goreng ini juga akan tersedia di pasar modern dan juga pasar tradisional. Sedangkan, untuk minyak curah harga eceran tertingginya akan doinaikkan dari Rp11.500 menjadi Rp14 ribu per liter.

Laporan: Muhammad Hafidh

sumber: kedaipena

Minyak Goreng Susah, Hero Gelar Pasar Murah

Keresahan masyarakat yang kesulitan mendapatkan minyak goreng belakangan ini direspon positif anggota Komisi VI DPR RI, Dr Ir HE Herman Khaeron MSi (Hero) bersama BUMN mitra kerja.

Melalui operasi pasar yanag digelar di Pasar Jatibarang dan Pasar Karangampel Kabupaten Indramayu, Rabu (23/02), Hero menggelontorkan minyak goreng curah dengan harga murah.

Apa yang dilakukan politisi Partai Demokrat ini tentu saja disambut gembira oleh masyarakat. Mereka rela antre demi mendapatkan minyak goreng. Ratusan jerigen maupun tempat penampungan minyak lainnya seperti galon terlihat berjejer mengular.

Apalagi sebagian besar dari mereka adalah pelaku usaha kecil menangah, seperti pedagang gorengan, pemilik warung makan, dan usaha kecil lainnya.

“Alhamdulillah akhirnya dapat minyak goreng dengan harga murah. Terima kasih kepada pak Herman Khaeron,” ungkap Dewi, pemilik usaha ayam goreng asal Desa Pawidean Kecamatan Jatibarang.

Dewi selama ini mengaku kesulitan untuk mendapatkan minyak goreng. Ia beberapa waktu lalu bisa membeli minyak goreng kemasan di minimarket, namun hanya boleh membeli 2 liter seharga Rp28 ribu.

Sementara kali ini ia bisa mendapatkan minyak goreng curah dengan harga yang murah yaitu Rp11.700 per kilogram.

Kegembiraan juga diungkapkan Rusmini, warga Blok Gudang Jatibarang. Wanita penjual nasi langgi ini pun rela datang ke Pasar Jatibarang dengan naik becak, demi mendapatkan minyak goreng.

Sementara Herman Khaeron didampingi istrinya, Dr Hj Ratnawati MKKK dan anggota DPRD Indramayu H Nico Antonio mengatakan, operasi minyak goreng ini dilakukan untuk membantu masyarakat yang mengalami kesulitan mendapatkan minyak goreng. Ia berharap melalui kegiatan operasi pasar, secara perlahan kondisi akan normal kembali.

“Operasi pasar ini akan terus kita lakukan untuk membantu masyarakat sampai kondisi normal, dimana barang tersedia dan harga sesuai HET,” ungkap wakil rakyat asal daerah pemilihan Kabupaten Indramayu, Kabupaten Cirebon, dan Kota Cirebon.

Hero menjelaskan, dalam operasi pasar di Pasar Jatibarang dan Pasar Karangampel ini masing-masing digelontorkan sebanyak 5000 liter minyak goreng. (oet)

sumber: radarcirebon

Anggota DPR Minta Operasi Pasar Minyak Goreng Kembali Dilakukan

Anggota Komisi VI Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI Herman Khaeron mengatakan, operasi pasar murah untuk menurunkan harga minyak di pasaran sangat perlu dilakukan. Sebab, hingga saat ini harga minyak goreng masih tinggi.

“Saya kira operasi pasar minyak goreng harus kembali dilakukan,” kata Hero, sapaan akrab Herman Khaeron saat meninjau stok minyak goreng di pasar tradisional di Cirebon, Sabtu (12/2/2022).

Hero mengatakan, dari hasil pengecekan di pasar tradisional yang berada di Kota Cirebon, Kabupaten Cirebon, dan Indramayu, harga minyak goreng masih di kisaran Rp 19.000 per liter. Bahkan, stoknya pun semakin menipis sehingga para pedagang tidak bisa menjual dengan harga yang sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET), yaitu Rp 14.000 per liter.

Untuk itu, menurut Hero, pemerintah harus kembali turun dengan melakukan operasi pasar murah, agar masyarakat bisa mendapatkan minyak goreng sesuai HET. “Dari hasil sidak di beberapa pasar tradisional, untuk minyak goreng kemasan tidak dijual belikan, karena tidak ada. Sehingga pedagang menjual minyak goreng curah dan harganya pun tinggi,” tuturnya.

Hero menambahkan, pemerintah dalam hal ini Kementerian Perdagangan harus turun tangan langsung, karena sampai saat ini peraturan yang mereka buat belum efektif. Bahkan, minyak goreng saat ini cenderung hilang di pasaran.

Padahal, kata Hero, produksi secara nasional bisa mencapai 50 juta liter, sementara konsumsi hanya 17 juta liter. “Tapi nyatanya tidak kebutuhan minyak goreng kita tak terpenuhi,” katanya.

sumber: republika