Syukuran HUT KE-22, Demokrat Gelar Acara Serentak Se-Indonesia, Dibuka Langsung AHY

Mensyukuri bertambahnya usia, Partai Demokrat akan menggelar acara syukuran HUT ke-22 di Kantor DPP Partai Demokrat, Sabtu (9/9). Sejak pagi serangkaian acara akan dilaksanakan, mulai dari lomba lukis, donor darah, hingga lomba menghias nasi tumpeng. Acara tersebut juga akan dihadiri langsung oleh Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

Acara syukuran ini akan diadakan secara sederhana, namun diharapkan gaungnya bisa secara nasional, karena para pengurus dan kader Partai Demokrat juga mengadakan acara serupa di masing-masing wilayah DPD dan DPC. Selain itu para kader juga berlomba-lomba dalam kebaikan dengan menggelar kegiatan bulan bakti Demokrat Peduli dan Berbagi di seluruh Tanah Air.“Demokrat selalu bersama rakyat. Begitu pula dengan perayaan HUT kali ini. Semangatnya adalah berjuang bersama rakyat. Karena itu, kegiatan-kegiatannya pun lebih banyak yang terasa manfaatnya bagi rakyat dan memberikan ruang kreatifitas untuk rakyat,” ujar Herman Khaeron, Ketua Panitia HUT ke-22, Partai Demokrat yang juga adalah anggota DPR RI dari Partai Demokrat.

“Ada program berbagi sembako untuk masyarakat yang membutuhkan. Lalu, kompetisi bola voli AHY Cup, serta lomba menyanyi lagu Perubahan dan Perbaikan,” lanjutnya.Selain mensyukuri HUT Partai Demokrat, para kader dan simpatisan juga menyukuri bertambah usianya Ketua Majelis Tinggi Partai, Presiden ke-6 Republik Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). SBY akan berulang tahun yang ke-74 tahun di hari yang sama.

Sedangkan terkait apakah akan ada informasi atau pengumuman mengenai gerak langkah Partai Demokrat ke depan, Herman Khaeron menyampaikan, “Kita lihat saja besok. Sejauh ini, kita komunikasi baik dan mendalam dengan semua.” (adt/csa)

[Video] Herman Khaeron: Konflik Pulau Rempang Berdampak Investasi

Anggota DPR RI Komisi VI, Herman Khaeron menilai konflik di Pulau Rempang, Batam, harus diselesaikan secara baik-baik. Di mana bila ricuh warga akibat investasi Pulau Rempang akan membuat para investor berpikir ulang untuk berinvestasi di Pulau Batam.

Anggota Komisi VI DPR RI Herman Khaeron mendorong Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) untuk terus meningkatkan kinerjanya dalam melakukan berbagai upaya pencegahan terjadinya pelanggaran dalam persaingan usaha. Sebab, kehadiran KPPU dinilai penting untuk bisa menertibkan sistem perdagangan utamanya terhadap komoditas yang menyangkut hajat hidup masyarakat.

“KPPU dalam situasi seperti ini semestinya bisa berbuat banyak, misal persoalan harga bawang putih yang tiba-tiba melambung tinggi. Ini tidak ada aksi dan saya tidak mendengar ataupun mendapatkan informasi terkait dengan aksi apa yang sebenarnya dilakukan KPPU,” ujar Herman dalam RDP Komisi VI dengan Kepala BSN, Ketua KPPU, Kepala BP Batam dan Kepala BPK Sabang, di Gedung Nusantara I, DPR RI, Senayan, Jakarta, Selasa (5/9/2023).

Politisi Fraksi Partai Demokrat ini mencontohkan adanya kenaikan harga bawang putih yang akhirnya menjadi pemicu kenaikan harga komoditas lainnya. Kenaikan harga bawang putih sendiri, diduga merupakan permainan dari mafia.

“Karena kalau melihat dari momentum seperti itu mestinya sudah bisa dilihat bahwa ini pasti ada kartel, ada mafia. Baik di hulu di sana, di tempat importirnya di China, di India, maupun di hilirnya, di distribusi. Kami teriak-teriak juga di rapat kerja di Kementerian Perdagangan, tetapi juga tidak ada (tindak lanjut),” lanjutnya.

Untuk itu, ia meminta KPPU terus melakukan eksekusi-eksekusi yang baik dalam menertibkan sistem perdagangan yang ada, karena itu memang tupoksi institusi tersebut. “KPPU jangan kalah, karena ya tupoksinya memang melakukan penertiban, meskipun eksekusinya masih dalam eksekusi denda. Tapi ini menurut saya bagus, kalau dendanya dikasi besar gitu takut juga mereka,” tutupnya. (bia/rdn)

sumber: dpr

Dalam kunjungan kerja (kunker) spesifik di dua titik yakni di Desa Rancahan, Kecamatan Gabuswetan, dan Desa Sumberjaya, Kecamatan Kroya, Kabupaten Indramayu, anggota Komisi VI DPR RI, HE Herman Khaeron (Hero) didampingi istri, Hj Ratnawati banyak menampung aspirasi yang berkembang di masyarakat.

Dikatakannya, aspirasi yang banyak masuk diantaranya permasalahan ekonomi dan kesejahteraan. Terutama, terkait prospek usaha dan permodalan.

Termasuk ketika berkunjung di Desa Sumberjaya, Kecamatan Kroya, pihaknya memberikan secara tunai bantuan modal usaha kepada 10 pedagang kecil dengan rincian masing-masing menerima Rp 500 ribu.

“Bantuan modal usaha tersebut merupakan bentuk kepedulian diri saya dan istri (Hj Ratnawati) untuk membantu bagi orang-orang yang membutuhkan,” ujar Hero didampingi istri, Hj Ratnawati.

Menurutnya, kunker spesifik ini dilakukan dalam rangka menyapa masyarakat sekaligus untuk meningkatkan jalinan tali silaturrahmi dan menampung berbagai aspirasi.

“Dari kunker ini, bisa merangkum seluruh keinginan masyarakat,” tutupnya. (Ratno)

sumber: kabarcirebon

Hero: BUMN Harus Berkontribusi Nyata kepada Masyarakat Lewat CSR

Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Demokrat, H Herman Khaeron, menyumbangkan beko mini kepada masyarakat Desa Panguragan Wetan, Kecamatan Panguragan, Kabupaten Cirebon.

“Beko mini ini untuk membangun tata air mikro para petani di desa ini, nanti saya juga akan mengusulkan ke BUMN untuk memberikan sumbangan sesuai dengan perundang-undangan lewat Corporate Sosial Responsibility (CSR),” ujar Hero, sapaan akrab Herman Khaeron, usai memberikan sosialisasi UU Nomor 19 Tahun 2003 di Desa Panguragan Wetan, Kecamatan Panguragan, Kabupaten Cirebon.

Menurutnya, alasan dirinya menyumbangkan beko mini tersebut karena para petani di desa tersebut kesulitan air dalam mengairi sawahnya, sehingga dibutuhkan beko mini untuk membangun tata air mikro para petani.

“Mayoritas warga di Panguragan itu petani, saat kita mendengarkan aspirasi mereka, mereka butuh untuk bisa mengairi sawahnya, mereka kesulitan untuk merapikan saluran tata air mikronya dan sumber airnya perlu dipompa dari tangkapan air yang ada,” ujarnya.

Ia menambahkan, BUMN sebagai korporasi negara, harus mampu menyalurkan CSR nya kepada masyarakat, termasuk di Desa Panguragan Wetan tersebut.

“Saya juga sosialisasikan UU Nomor 19 Tahun 2003 tentang BUMN. UU itu kan untuk bisa memberikan jaminan kepada masyarakat agar seluruh instrumen bisa mencapai tujuan harapan yang diinginkan oleh rakyat,” katanya.

Menurut Hero, BUMN tak hanya berfungsi sebagai agent of development, tapi juga harus berfungsi sebagai agent of responsibility kepada rakyat, karena BUMN itu bukan korporasi swasta melainkan korporasi negara, jadi selain sebagai korporasi yang harus terus berkembang dan harus menyumbang kepada negara dalam bentuk deviden, juga harus berkontribusi nyata langsung kepada masyarakat melalui tanggung jawab sosialnya,” ungkapnya.

Sementara itu, tokoh masyarakat Desa Panguragan Wetan, H Parida mengatakan, pihaknya berterimakasih atas kunjungan Hero ke desa tersebut.

“Apalagi ada sumbangan beko mini yang akan membantu para petani untuk membuat atau merapikan tata air di sawahnya, itu akan sangat berguna bagi warga desa yang mayoritasnya merupakan petani,” ujar Parida yang merupakan mantan kiwu Desa Panguragan Wetan tersebut.(Fanny)

sumber: kabarcirebon

Hero Berikan Bantuan 17 Traktor kepada Warga 2 Desa di Kecamatan Kaliwedi Cirebon

Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Demokrat, H Herman Khaeron, melaksanakan reses di Desa Guwa Lor, Kecamatan Kaliwedi, Kabupaten Cirebon.

Dalam reses ini, ia memberikan bantuan secara simbolis berupa 17 traktor untuk warga di dua desa, yaitu Desa Guwa Lor dan Guwa Kidul, Kecamatan Kaliwedi.

Menurutnya, Kecamatan Kaliwedi ini merupakan daerah asal sang bapak. Sehingga dirinya sudah merasa tidak asing lagi dengan kecamatan di wilayah barat Kabupaten Cirebon tersebut.

“Saya seperti napak tilas jika datang ke sini. Melihat kondisi jalan di sini Alhamdulillah sudah cukup bagus,” ungkapnya.

Lebih lanjut ia mengungkapkan soal reses yang ia laksanakan di Desa Guwa Lor ini. Selain menyerahkan bantuan berupa 17 traktor ke warga di dua desa, ia juga berencana untuk membantu memperbaiki lapangan bola voli di desa tersebut.

“Kemudian saya melihat langsung bagaimana lapang bola voli mereka perlu bantuan, maka saya bantu, saya juga sedang mengupayakan bantuan lainnya agar desa ini punya kemampuan finansial untuk membangun lainnya, sedang diurus, nanti ada yang survey ke sini melalui jalur yang sedang saya urus,” ujarnya.

Ia menambahkan, pihaknya bersama sang istri, Hj Ratnawati, mengharapkan bisa mengembangkan ekonomi masyarakat di desa tersebut.

“Bagaimanapun pondasi dan jangkar yang harus diperkuat itu adalah aspek ekonomi dan kesejahteraan. Masyarakat akan survive jika mereka terjamin dari sisi pendapatan dan kebutuhan sehari-harinya terjamin, jika pondasi ini kita kuatkan dengan berbagai upaya, salah satunya melalui koperasi dan UMKM sebagai jangkarnya, maka Insyaallah pembangunan lainnya bisa kita tingkatkan,” katanya.

Sementara itu, Kuwu Desa Guwa Lor H Maksudi mengatakan, pihaknya mengucapkan terimakasih atas bantuan yang diberikan kepada warga di desa tersebut.

“Aspirasi yang disalurkan diwujudkan oleh Pak Herman Khaeron. Semoga bantuan yang diberikan bisa terus bermanfaat bagi masyarakat,” katanya.(Fanny)

sumber: kabarcirebon

Sosialisasi Empat Pilar, Herman Khaeron: Pererat Nilai Kemanusiaan dan Sosial

Anggota Komisi VI DPR RI, H Herman Khaeron (Hero) memberikan sosialisasi empat pilar MPR RI di Desa Pilangsari, Kecamatan Kedawung, Kabupaten Cirebon. 

Hero mengatakan, empat pilar  kebangsaan wajib disosialisasikan agar masyarakat dapat menjaga dan melestarikan.

Karena melalui sosialisasi empat pilar kebangsaan yakni Pancasila sebagai dasar ideologi negara, UU 45 sebagai konstitusi negara dan ketetapan MPR, NKRI sebagai bentuk negara dan Bhineka Tunggal Ika sebagai semboyan negara.

“Sebagai pondasi negara ini masyarakat dapat menjaga empat pilar kebangsaan. Karena kalau salah satu tidak terjaga dengan baik. Maka dapat menggoyahkan kesatuan negara republik Indonesia,” ucapnya, Kamis (20/7).

Menurut Hero, empat pilar untuk menyatukan seluruh potensi bangsa dan  juga membangun bagaimana nilai-nilai dalam kehidupan sehari-hari masyarakat. Oleh karena itu, kontekstual di dalam empat pilar selain untuk menuju masyarakat yang adil, makmur dan sentosa.

“Empat pilar mampu mempererat hubungan nilia-nilai kemanusiaan, nilai-nilai sosial yang merupakan nilai-nilai perwujudan empat pilar MPR RI,” ungkapnya.

Selain itu, Hero juga memberikan bantuan mesin jahit sebagai bentuk dukungan UMKM dalam pengaplikasian ilmu kewirausahaan. Sehingga jiwa entrepreneur terasah sejak dini.

“Bantuan tersebut diberikan untuk memberikan layanan kepada mayarakat desa, agar dapat mandiri membangun perekonomian keluarga,” tuturnya.

Menurut Hero, masih banyak permasalahan yang ada di masyarakat. Sehingga dirinya yang merupakan anggota DPR RI dari dapil Indramayu, kota/Kabupaten Cirebon tidak bisa tinggal diam.

“Saya melihat, mendengar dan mengetahui situasi yang ada di masyarakat. Dan sekarang saya ada di Desa Pilangsari dan saya harus membantu,” katanya.

Kegiatan kali ini kata Hero sekaligus melaksanakan tugas sebagai anggota Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI dalam mensosialisasikan empat pilar kebangsaan. Serta bersama istri juga fokus kepada bidang kesehatan dan UMKM.

Disaat bersamaan, dr Ratnawati, mengatakan produk UMKM bervariatif ada sektor kuliner, fashion dan kerajinan tanggan, bila ditekuni akan menghasil pundi-pundi yang dapat menopang ekonomi keluarga, bahkan daerah bila dikembangankan dengan serius.

“Lapangan kerja terbatas, belum lagi batas usia menjadi halangan untuk bekerja di perusahan atau pabrik. Maka, kita harus lebih kreatif dengan menjalankan bisnis sendiri dengan UMKM, semua pasti menghasilkan bila ditekuni dan serius dalam menjalankannya,” ucapnya.

dr. Ratnawati menambahkan pihaknya bersama yayasan Mitra Sehati akan membantu warga yang kesulitan untuk memulai UMKM. Nantinya, warga bisa secara kelompok atau individu membuat UMKM dengan pembinaan dari Yayasan Mitra Sehati, akan mendapatkan pelatihan maupun bantuan untuk memulai UMKM.

“Kami punya yayasan Mitra Sehati, warga dapat bergabung dengan kami untuk memulai UMKM, mulai dari pelatihan maupun bantuan seperti gerobak atau hal yang lain untuk mendukung berdirinya UMKM,” pungkasnya. 

sumber: rmoljabar

Pengurus DPAC Partai Demokrat se-Kabupaten Indramayu Dilantik, dan Ikuti Pendidikan Politik

Pengurus Dewan Pimpinan Anak Cabang (DPAC) Partai Demokrat dari 31 kecamatan se-Kabupaten Indramayu secara resmi dilantik, Selasa 4 Juli 2023.

Pelantikan dilakukan Ketua DPD Partai Demokrat Jawa Barat, H Anton Sukartono S didampingi Ketua DPC Partai Demokrat Indramayu, H Nico Antonio.

Anton Sukartono berpesan kepada seluruh pengurus DPAC Partai Demokrat agar saling bahu membahu untuk memenangkan Demokrat pada tahun 2024.

Dikatakan, kader Partai Demokrat harus sering turun ke masyarakat dan berbuat untuk masyarakat. Hanya dengan cara inilah masyarakat akan simpati kepada Partai Demokrat. Dengan demikian target 8 kursi di DPRD Indramayu diharapkan bisa tercapai.

Sementara H Nico Antonio mengatakan, Partai Demokrat memang memasang target 8 kursi DPRD Indramayu pada pemilu legislatif 2024

Dikatakan, dari 6 daerah pemilihan (dapil) di Indramayu diharapkan bisa meraih kursi semua. Bahkan untuk dapil 1 dan dapil 3 berpotensi untuk bisa meraih 2 kursi.

“Untuk mencapai target tersebut saat ini kita masih terus melakukan konsolidasi di internal DPC, DPAC hingga ranting. Kita juga akan menyiapkan saksi di setiap TPS, untuk mengawasi suara kita agar tidak hilang,” ungkapnya.

Usai dilantik,  para pengurus dan kader  Partai Demokrat langsung mengikuti Pendidikan Politik DPD Partai Demokrat Provinsi Jawa Barat.

Sebagai pemateri dalam Pendidikan Politik ini Ketua BPPOK DPP Partai Demokrat, Dr Ir HE Herman Khaeron MSi yang juga anggota Komisi VI DPR RI, Andi Arief SIP, dan Herzaky Mahendra Putra SSos MM.

Herman Khaeron pada kesempatan itu banyak memberikan motivasi dan semangat kepada peserta Pendidikan  Politik Partai Demokrat.

“Seluruh kader Partai Demokrat harus bersemangat dan terus berjuang untuk partai, agar bisa mencapai target 8 kursi pada pemilu legislatif 2024,” tegas suami dari Hj Ratnawati MKKK ini.

sumber: radarindramayu

Mampir di Cirebon, SBY Bagikan Cerita Sukses Pilpres 2004, Jabar Lumbung Suara Demokrat

Rabu (05/07) pagi, Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono mampir ke Cirebon dalam agenda santai, sengaja untuk santap siang di salahsatu rumah makan di Ciperna, Kabupaten Cirebon.

Di Cirebon, Presiden ke-6 RI tersebut disambut ratusan kader dan para bacaleg yang sudah menunggu sejak pagi.
Kepala BPOKK DPP Partai Demokrat, Ir Herman Khaeron mengatakan, Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat sengaja berkunjung ke Cirebon dalam agenda santai, namun berkesempatan menyapa, dan memberikan arahan kepada para kader, struktur partai hingga para Bacaleg partai Demokrat.

“Kehadiran pak SBY, untuk memberikan semangat juang bagi kami di Cirebon, karena Jabar adalah lumbung suara Demokrat. Turut hadir, fungsionaris DPD Provinsi Jabar, ketua DPC se-Jabar serta para bacaleg,” kata Hero.

Sementara itu, Dalam arahannya, SBY kembali membakar semangat dan tekad para kader, pengurus serta bacaleg yang akan berlaga pada Pemilu 2024.

“Semangat, tekad dan ikhtiar, itulah satu-satunya jalan menuju kemenangan. Allah akan menilai dan mencatat niat baik yang kita lakukan,” ungkap SBY.

Presiden ke-6 RI tersebut membeberkan, ada dua kunci yang harus dipegang oleh para kader untuk berjuang memenangkan partai, yang pertama adalah perjuangan dan ikhtiar maksimal para kader, dan yang kedua hal yang sepenuhnya harus dipasrahkan, yakni kehendak Allah.

“Namun dalam perang yang amanah ini, para kader didepan, para caleg, baik pusat maupun daerah. You’re fighting the battle, yang bertempur disitu adalah kalian, maka, bertempurlah baik-baik, dengan cara baik, dengan niat yang baik, karena tujuannya baik, melakukan sesuatu untuk rakyat yang kita cintai,” jelas SBY.

Dalam kesempatan tersebut, SBY juga berbagi ceritanya, saat menghadapi pertarungan Pilpres di tahun 2004.

“Saya ingin berbagi cerita sedikit, 2004 dulu, ketika dilaksanakan Pilpres, ada lima pasang capres-cawapres, ada 10 orang yang berlaga,” ujae SBY.

Pertama, tutur SBY, Pilpres saat itu diikuti oleh Megawati Soekarnoputri, yang notabene adalah presiden incumbent, yang didampingi oleh Ketua PBNU, KH Hasyim Muzadi.

Kedua, ada pasangan Hamzah Haz, wakil presiden incumbent, yang didampingi jenderal TNI Agum Gumelar.
Ketiga, ada Amien Rais, seorang tokoh reformasi, yang saat itu didampingi Siswono Yodo Husodo, keempat ada jenderal TNI Wiranto, seorang mantan panglima TNI yang didamlingi oleh KH Solahudin Wahid, adik kandung dari Gus Dur.

“Itu kaliber berat semua, senior-senior saya, lebih dikenal oleh rakyat ketimbang saya, baru kelima saya dengan pak JK,” tutur SBY.

Diakui SBY, saat itu, banyak pihak tidak percaya bahwa pasangan SBY-JK bisa memenangkan Pilpres 2004, bahkan bisa menang dua periode.

“Tetapi itu, saya didampingi almarhumah Ibu Ani, berangkat dari bismillah, mohon pertolongan Allah, yang saya lakukan, pagi, siang, sore, malam, adalah bertemu saudara kita rakyat Indonesia, I talk to them, sangat melelahkan, tetapi harus saya lakukan, saya kenalkan diri, saya mendengarkan, inginnya apa, harapannya apa ratusan tempat dalam satu minggu,” beber SBY.

Dalam memenangkan pertarungan, masih diceritakan SBY, ia hanya memiliki keyakinan, tanpa ada strategi dan teori lain.

“Hanya itu, saya tidak punya teori lain, tisak ada strategi lain, ada akhirnya, rakyat harus disapa, rakyat harus ditemui, hanya itu, tidak ada resep ajaib, tidak ada jalan pintas, tolong direnungkan baik-baik, waktu masih ada, Insya Allah sejarah memberikan kesempatan,” imbuh SBY, yang melanjutkan agendanya dengan makan siang dan langsung kembali ke Jakarta. (sep)

sumber: rakyatcirebon