Demokrat Gelar Lomba Rakyat Sekaligus Penggalangan Dana Bencana

Menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia sekaligus merangkai perayaan menuju usia 25 tahun partai, Partai Demokrat menggelar kegiatan Lomba Rakyat di kawasan Setu Cipayung Timur, Jakarta, Minggu, 23 Agustus 2026.

Acara yang dipenuhi suasana kebersamaan ini tidak sekadar menjadi ajang hiburan, melainkan juga dimanfaatkan untuk penggalangan dana bantuan bagi korban bencana alam di Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), Kalimantan, dan Sumatera.

Sekretaris Jenderal Partai Demokrat, Herman Khaeron menyatakan, lomba tersebut dihadirkan sebagai wujud nyata keterikatan partai dengan masyarakat.

“Lomba rakyat ini digelar supaya sejalan dengan tagline kami, ’25 Tahun Demokrat Bersama Rakyat’. Tentu seluruh kegiatannya dilakukan bersama rakyat,” ujar Herman.

Sejumlah perlombaan khas kemerdekaan digelar, mulai dari balap karung, tarik tambang, hingga panjat pinang. Herman menegaskan, Demokrat menyadari kondisi bangsa saat ini yang sedang menghadapi ujian bencana, mulai dari kebakaran hutan di Kalimantan hingga gempa bumi di NTT.

“Karena ada bencana yang terjadi di NTT, kebakaran hutan di Kalimantan, dan di Sumatera yang belum pulih, kami menggalang dana untuk memberikan sumbangan. Semoga bisa meringankan beban saudara-saudara kita,” tuturnya.

Di tempat yang sama, Wakil Ketua Umum Partai Demokrat, Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas) menyampaikan, momen ini juga dimanfaatkan untuk menyerap aspirasi masyarakat dari 514 kabupaten/kota di 38 provinsi.

“Ada lebih dari 1.500 halaman aspirasi yang terus kami perjuangkan setiap tahunnya. Sebagian sudah tuntas berkolaborasi dengan pemerintah, namun masih banyak yang harus terus diperjuangkan,” kata Ibas.

Ibas menegaskan komitmen Demokrat untuk terus mendukung kebijakan pemerintah yang berorientasi pada kesejahteraan rakyat, seperti pembukaan lapangan kerja, pengentasan kemiskinan, serta peningkatan pendapatan masyarakat.

Sementara Ketua Panitia Lomba Rakyat, Ilham Medrofa menambahkan, kegiatan ini dirancang untuk menghadirkan kegembiraan sekaligus mempererat ruang dialog antara warga dan partai.

“Kegiatan ini tidak hanya dilihat dari kemeriahannya, tetapi bagaimana masyarakat merasakan semangat kemerdekaan yang lebih dekat dan penuh kegembiraan,” pungkas Ilham.

sumber: rmol

Pemerintah Diminta Perjelas Aturan Barang Mewah yang Dikenai PPN 12 Persen

Partai Demokrat menilai keterlibatan kalangan pengusaha dalam membantu pemerintah menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Selatan merupakan langkah yang dapat mempercepat penanganan di lapangan.

Sekretaris Jenderal DPP Partai Demokrat Herman Khaeron mengatakan pemerintah dapat memanfaatkan potensi masyarakat, termasuk pengusaha yang memiliki sumber daya besar. Menurut dia, penanganan karhutla membutuhkan dukungan logistik dan pembiayaan yang tidak sedikit.

Pernyataan tersebut disampaikan Herman pada Minggu (23/8/2026) ketika dimintai tanggapan mengenai kabar yang beredar di media sosial terkait keterlibatan pengusaha dalam penanganan karhutla di Kalimantan Selatan.

“Siapapun potensi masyarakat yang punya sumber daya, ya apalagi Pak Haji Isam punya sumber daya kapital yang kuat,” kata Herman.

Penanganan Karhutla Membutuhkan Sumber Daya Besar

Herman mengatakan kebutuhan sumber daya menjadi salah satu faktor penting untuk mempercepat pemadaman karhutla. Penanganan tidak hanya dilakukan dari darat, tetapi juga membutuhkan dukungan operasi udara serta mobilisasi personel.

“Karena bagaimanapun kan butuh sumber daya untuk bisa menerbangkan pesawat, memadamkan dengan pesawat, memadamkan darat melalui darat, bagaimana mobilisasi tim, pasukan untuk bisa memadamkan, ini kan butuh kapital,” ujarnya.

Menurut Herman, kondisi tersebut membuat kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat menjadi penting. Pengusaha yang memiliki peralatan, kendaraan, tenaga kerja maupun kemampuan pembiayaan dapat membantu memperkuat operasi pemadaman tanpa mengambil alih kewenangan pemerintah.

Pemerintah Perkuat Operasi Penanganan Karhutla

Pernyataan Herman disampaikan ketika pemerintah sedang memperkuat penanganan karhutla di sejumlah wilayah Kalimantan dan Sumatera.

Presiden Prabowo Subianto turun langsung ke Kalimantan pada Sabtu (22/8/2026) untuk memastikan penanganan karhutla berjalan cepat dan terpadu. Presiden menginstruksikan jajaran TNI dan Polri bersama pemerintah daerah serta masyarakat untuk menangani kebakaran di sejumlah wilayah terdampak.

Untuk Kalimantan Selatan, pemerintah juga mengerahkan unsur TNI, Polri, pemerintah daerah, serta personel pemadam untuk memperkuat operasi di lapangan.

Pemerintah pusat menempatkan Kalimantan Selatan sebagai salah satu wilayah prioritas dalam penanganan karhutla. Selain pemadaman dari darat, pemerintah juga memperkuat operasi udara dan Operasi Modifikasi Cuaca untuk membantu mengendalikan kondisi yang memungkinkan kebakaran meluas.

Istana Bantah Ada Pengusaha Jadi Koordinator

Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menegaskan pemerintah memang meminta berbagai pihak membantu penanganan karhutla. Namun, ia membantah kabar yang menyebut pengusaha Andi Syamsuddin Arsyad atau Haji Isam ditunjuk Presiden Prabowo sebagai koordinator penanganan karhutla.

“Tidak ada, tidak benar itu,” kata Prasetyo di Jakarta, Minggu (23/8).

Prasetyo menjelaskan semua pihak dapat membantu operasi penanganan karhutla. Namun, fungsi koordinasi tetap berada pada pejabat pemerintah yang memiliki kewenangan.

“Bahwa semua pihak diminta ikut membantu, iya, tetapi kalau menjadi koordinator itu tidak, karena kewenangannya bukan di situ,” ujarnya.

Dengan demikian, keterlibatan dunia usaha dalam penanganan karhutla ditempatkan sebagai dukungan terhadap operasi pemerintah, bukan pengganti fungsi pemerintah.

sumber: inilah

Semangat Partai Demokrat Gelar Gerakan Pasar Murah di Kota Cirebon

Partai Demokrat menggelar Gerakan Pangan Murah di Lapangan Kebon Pelok, Kelurahan Kalijaga, Kecamatan Harjamukti, Kota Cirebon pada Jumat 7 Agustus 2026. Kegiatan yang digagas Ketua Fraksi Partai Demokrat DPRD Jawa Barat, dr. Ratnawati, ini mendapat sambutan antusias dari masyarakat dengan menyediakan sekitar 3.000 paket kebutuhan pokok yang dijual di bawah harga pasar.

Berbagai komoditas seperti beras, telur, sayuran, hingga daging dijual dengan harga lebih murah dibandingkan harga pasar sebagai upaya membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok di tengah kondisi ekonomi yang masih menantang.

Sekretaris Jenderal Partai Demokrat, Herman Khaeron, mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-25 Partai Demokrat yang puncaknya akan digelar pada 9 September 2026 di Indonesia Arena, Senayan, Jakarta.

Menurut Herman, Demokrat telah menyiapkan 25 rangkaian kegiatan yang dilaksanakan secara nasional maupun dipusatkan di Jakarta. Salah satunya adalah program Gerakan Langit Biru Indonesia ASRI, sebagai bentuk dukungan terhadap program Presiden Prabowo Subianto tentang Indonesia ASRI, yakni Aman, Sehat, Resik, dan Indah.

“Gerakan Langit Biru Indonesia ASRI merupakan kontribusi Partai Demokrat terhadap program yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto. Kami memadukannya dengan berbagai kegiatan sosial seperti pengobatan gratis, donor darah, dan Gerakan Pangan Murah yang hari ini digagas oleh dr. Ratnawati,” ujar Herman.

Ia menjelaskan, kegiatan Gerakan Pangan Murah di Kota Cirebon merupakan titik keenam yang dilaksanakan oleh dr. Ratnawati sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat. Herman menambahkan, harga seluruh komoditas yang dijual rata-rata lebih murah sekitar Rp2.000 dibandingkan harga pasar.

Selain itu, Partai Demokrat juga memberikan subsidi tambahan melalui pembagian 2.000 kupon senilai Rp5.000 per kupon.

Tak hanya itu, Anggota DPRD Kota Cirebon, Handarujati Kalamullah juga memberikan tambahan voucher sebesar Rp3.000 sehingga total subsidi yang diterima masyarakat mencapai Rp10.000 untuk setiap item tertentu.

“Alhamdulillah masyarakat sangat antusias. Kita lihat warga berbondong-bondong datang untuk membeli berbagai kebutuhan pokok dengan harga yang jauh lebih terjangkau. Hari ini tersedia sekitar 3.000 paket,” katanya.

Sementara itu, Ketua Fraksi Partai Demokrat DPRD Jawa Barat, dr. Ratnawati, mengatakan Gerakan Pangan Murah merupakan program nasional Partai Demokrat yang bertujuan membantu masyarakat menghadapi tekanan ekonomi.

“Di tengah situasi ekonomi saat ini, masyarakat membutuhkan dukungan nyata. Karena itu kami mengambil inisiatif menghadirkan Gerakan Pangan Murah di daerah pemilihan kami, yakni Kota Cirebon dan Kabupaten Indramayu,” ujar Ratnawati.

Ia menjelaskan, kegiatan yang digelar di Kota Cirebon merupakan titik keenam pelaksanaan program setelah sebelumnya digelar di sejumlah lokasi di wilayah Cirebon Timur dan Kabupaten Indramayu. Ke depan, Fraksi Partai Demokrat DPRD Jawa Barat berencana memperluas cakupan program tersebut melalui kerja sama dengan Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP) Jawa Barat.

“Kami mengusulkan agar pada perubahan anggaran nanti dapat dilaksanakan sekitar 64 titik Gerakan Pangan Murah di seluruh Jawa Barat. Khusus wilayah Cirebon dan Indramayu diperkirakan akan mencapai sekitar 10 titik, bahkan berpeluang bertambah lagi,” ucapnya.

Ratnawati berharap Gerakan Pangan Murah dapat terus berlanjut sehingga semakin banyak masyarakat yang merasakan manfaatnya, sekaligus membantu menjaga daya beli masyarakat di tengah fluktuasi harga kebutuhan pokok. Melalui kegiatan tersebut, Partai Demokrat menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan program-program yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat, sekaligus mendukung ketahanan pangan dan kesejahteraan warga.

sumber: rri

Partai Demokrat Tebar 5.000 Benih Ikan dan Tanam Pohon di Setu Pejaten Cirebon

Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-25, Partai Demokrat menggelar aksi peduli lingkungan dengan menebar 5.000 benih ikan dan menanam ribuan pohon di Setu Pejaten, Desa Cikalahang, Kecamatan Dukupuntang, Kabupaten Cirebon, Jumat, 7 Agustus 2026. Kegiatan tersebut dihadiri Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Demokrat, Herman Khaeron, bersama Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Cirebon, dr. Hj. Ratnawati.

Herman Khaeron mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bagian dari gerakan yang digagas Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). Menurutnya, kegiatan penghijauan dan penebaran benih ikan tersebut menjadi upaya untuk menjaga kelestarian lingkungan sekaligus mengajak masyarakat ikut merawat sumber daya alam di sekitar Setu Pejaten.

“Itulah yang harus kita pelihara bersama, tentu mengajak masyarakat sekitar di Setu Pejaten,” ujarnya

Selain kegiatan lingkungan, ia juga menyoroti kondisi akses jalan menuju kawasan Setu Pejaten yang dinilai perlu mendapat perhatian. Ia mengatakan, pihaknya akan mengusulkan adanya akses alternatif yang sedikit melingkar untuk menuju lokasi tersebut karena kondisi jalan yang lurus saat ini mengalami kerusakan.

“Insya Allah kita usulkan akses sedikit melingkar masuk sini karena kalau kita lurus jalannya sudah sangat rusak,” katanya.

Ia menjelaskan, kondisi geografis kawasan yang berada di sekitar pegunungan membuat pembangunan jalan perlu memperhatikan aliran air saat hujan. Menurutnya, apabila jalan hanya diaspal, permukaannya berpotensi kembali terkikis karena derasnya aliran air.

“Memang fenomenanya di sekitar pegunungan ini harus ada cara membuatnya dengan ilmu. Kalau diaspal begitu saja, karena airnya deras kalau hujan, selalu terkikis. Maka itu mungkin harus dicor dan sebagainya,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Cirebon, dr. Hj. Ratnawati, mengatakan kegiatan sosial dan lingkungan tersebut akan terus berlanjut dalam rangkaian peringatan HUT ke-25 Partai Demokrat sekaligus HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Menurutnya pada 23 Agustus mendatang, Partai Demokrat juga akan menggelar pesta rakyat secara serentak sesuai instruksi DPP dan DPD Partai Demokrat.

“Insya Allah tanggal 23 kita juga serentak diinstruksikan oleh DPP dan DPD mengadakan lomba pesta rakyat,” katanya. Ia menyebut, kegiatan tersebut rencananya digelar di daerah pemilihan (dapil) 2, tepatnya di Lapangan Palimanan, Kabupaten Cirebon.

Ia menambahkan, kegiatan penghijauan di Setu Pejaten juga menjadi momentum untuk mengajak masyarakat menjaga sumber-sumber air. Ia menyebut Setu Pejaten merupakan salah satu sumber mata air yang perlu dijaga kelestariannya.

Ia menilai perubahan kondisi cuaca saat ini menjadi salah satu alasan pentingnya masyarakat meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan. Ia mengatakan, suhu udara yang dirasakan masyarakat saat ini cenderung lebih panas dibandingkan kondisi sebelumnya.

“Karena kita lihat saat ini sudah tidak dingin dibandingkan dengan dulu. Saat ini sudah sore hari juga masih terasa panas, apalagi dampak pemanasan global dan iklim kita ada El Nino. Cuacanya tidak menentu,” katanya.

Menurutnya, kondisi tersebut menjadi pengingat agar masyarakat bersama-sama menjaga lingkungan, salah satunya dengan memperbanyak penanaman pohon. “Harapan ke depannya masyarakat sama-sama kita menanam pohon. Karena sejatinya pohon itu mengeluarkan oksigen,” ujarnya.

sumber: rri

Partai Demokrat Gelar Gerakan Langit Biru Indonesia Asri di Cirebon

Memasuki usia 25 tahun, Partai Demokrat menunjukkan komitmennya terhadap isu lingkungan. Kali ni DPC Partai Demokrat Kabupaten Cirebon bersama DPP Partai Demokrat menggelar Gerakan Langit Biru Indonesia ASRI di Desa Purwawinangun, Kabupaten Cirebon pada Jumat 7 Agustus 2026.

Kegiatan ini menjadi salah satu rangkaian peringatan HUT ke-25 Partai Demokrat sekaligus bentuk dukungan nyata terhadap Program ASRI (Aman, Sehat, Resik dan Indah) yang dicanangkan oleh Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto.

Aksi peduli lingkungan ini dipimpin langsung oleh Sekjen DPP Partai Demokrat, Dr. H. Herman Khaeron, dan diikuti ratusan kader, pengurus DPC-PAC, sayap partai, komunitas, serta warga Desa Purwawinangun.

Kepada awak media Herman Khaeron mengatakan kegiatan Gerakan Langit Biru adalah Bukti Partai Demokrat Hadir dengan Aksi Nyata. Kang Herman Khaeron juga menegaskan bahwa Gerakan Langit Biru bukan sekadar seremonial. “Ini adalah wujud nyata Partai Demokrat dalam menjaga kelestarian lingkungan, dan kita juga memeriahkan HUT ke-25 Partai Demokrat. Di usia seperempat abad ini, Demokrat ingin terus hadir untuk rakyat dengan kerja-kerja nyata,” ujar Herman.

“Selain itu juga, kami ingin mendukung penuh Program ASRI dari Bapak Presiden RI yakni Prabowo Subianto, Program ini sangat baik untuk menciptakan lingkungan yang Aman, Sehat, Resik dan Indah, Partai Demokrat sebagai partai yang lahir dari rakyat, harus menjadi yang terdepan dalam aksi ini,” ucapnya.

Kang Herman juga menyoroti pentingnya menjaga sungai dan ruang hijau di tengah perubahan iklim. Menurutnya, bencana banjir dan polusi udara bisa ditekan jika masyarakat mulai dari desa peduli lingkungan.”Langit biru, air bersih, dan pohon rindang itu hak dasar rakyat. Kalau kita tidak mulai dari sekarang, siapa lagi dan kapan, Kita mulai dari Purwawinangun Cirebon mudah-mudahan bisa jadi contoh untuk desa-desa lain di Cirebon,” tegasnya.

Aksi Tanam Ribuan Pohon dan Bersih Sungai Libatkan Warga dimana Rangkaian kegiatan dimulai dengan penanaman Ribuan beragam bibit pohon produktif di sepanjang jalan desa dan area publik Desa Purwawinangun. Setelah itu, para kader dan warga melakukan kerja bakti pembersihan sampah di badan sungai dan saluran drainase. “Sampah plastik, ranting, dan lumpur yang menyumbat aliran air diangkat secara gotong royong.” katanya.

Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Cirebon dr Ratnawati MKKK mengapresiasi semangat para kader, pengurus partai dan masyarakat dalam melalukan kegiatan Langit Biru secara bersama – sama, menanam pohon dan melakukan bhakti sosial bersih – bersih sampah.”Kami ingin memberikan kontribusi langsung. Dengan menanam pohon, kita menjaga resapan air. Dengan membersihkan sungai, kita mencegah banjir. Ini investasi untuk masa depan,” jelasnya.

Ia juga berharap kegiatan ini tidak berhenti di HUT ke-25 saja. Ke depan DPC Partai Demokrat akan terus berkomunikasi aktif dalam melakukan beragam kegiatan terkait lingkungan rutin bersama komunitas dan pemerintah desa serta lainnya.

Antusiasme warga Desa Purwawinangun sangat tinggi. Puluhan warga, mulai dari bapak-bapak, ibu-ibu PKK, hingga anak muda karang taruna ikut turun membersemai kegiatan bersama.”Kami senang sekali Partau Demokrat datang ke sini. Biasanya cuma pas pemilu. Ini malah bersih-bersih sungai dan nanam pohon. Mudah-mudahan terus berlanjut,” ujar Syahroni warga suranenggala Cirebon.

Gerakan Langit Biru Indonesia Asri ini juga menjadi momentum konsolidasi kader Demokrat di Kabupaten Cirebon. Dengan semangat kebersamaan, para kader diajak untuk terus turun ke bawah dan menyelesaikan masalah rakyat. Di akhir acara, Herman Khaeron menyerahkan bibit pohon tambahan kepada Kepala Desa Purwawinangun untuk ditanam di fasilitas umum lainnya dan juga pemberian alat – alat kebersihan lainnya.

“Di usia 25 tahun, Demokrat ingin menegaskan kembali jati dirinya. Partai yang nasionalis dan peduli lingkungan. Selamat HUT ke-25 Partai Demokrat. Mari kita jaga Indonesia, mulai dari langit biru di Cirebon,” pungkas Herman. (ARL)

sumber: bingkaiwarta

Sosialisasi BUMN, Herman Khaeron: Dorong UMKM Indonesia Naik Kelas

Anggota Komisi VI DPR RI,, DR. Ir H.E Herman Khaeron, M.Si mensosialisasikan BUMN kepada para pelaku  Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Indramayu. Sosialisasi dengan mengusung tema “Meraih Profit Maksimal dengan Pencatatan  Keuangan yang Rapih” dan dihadiri Kepala Cabang Bank Mandiri Indramayu dan Jatibarang ini dilaksanakan di MM Entertainment, Rabu (5/8/2026)

Sosialisasi itu mendapat sambutan positif dari peserta, sebagian dari mereka mengajukan pertanyaan dari mulai pemasaran hingga permodalan.

Herman Khaeron mengatakan ketika terjadi krisis finansial 1998, UMKM Indonesia mampu menjadi pondasi, menjadi jangkar penguat ekonomi nasional.

Dikatakan, pihaknya berkeinginan perekonomian yang selama ini menjadi jangkar dan penguat ekonomi nasional yaitu UMKM terus menguat dan naik kelas karena sudah terbukti dalam beberapa kali terjadi krisis ekonomi, baik krisis domestik maupun dunia.

“UMKM Indonesia mampu menjadi pondasi, bahkan pada 1998 terjadi krisis finansial yang begitu dalam dan meluas serta banyak pemutusan hubungan kerja (PHK) yang larinya juga ke sektor UMKM,” kata Hero sapaan akrabnya.

Dia berpikir andai para pelaku UMKM bisa di dorong, ditingkatkan dan naik kelas menjadi pengusaha-pengusaha yang tangguh. Menurutnya, unilah yang akan memberikan dukungan Indonesia menuju negara yang lebih baik perekonomiannya, lebih tahan dari terpaan krisis dan tentu masyarakat akan sejahtera.

Menurut Herman Khaeron, faktor utama untuk meningkatkan UMKM adalah akses permodalan, manajemen keuangan dan penggunaan digitalisasi, termasuk dampak, bahaya dan tantangannya.

“Tiga aspek itu yang saya jalankan, tata kelola keuangan finansial UMKM supaya lebih produktif dan lebih baik bagaimana tata kelolanya,” kata dia didampingi Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Indramayu, H. Nico Antonio.

Hero mendorong bagaimana akses permodalan bisa diakses lebih mudah, dan lebih sederhana agar UMKM bisa berkomunikasi dengan pihak perbankan.

Mungkin mereka (kalangan UMKM) enggan datang ke kantor perbankan, padahal sebenarnya kita sudah dorong supaya perbankan bisa mengakses masyarakat. Bahkan, negara beberapa tahun ini sudah memberikan paket program khusus dengan bunga rendah tanpa agunan.

“Ini adalah cara-cara negara untuk mendorong permodalan bagi masyarakat, tentu nanti hadirnya koperasi desa/kelurahan merah putih (KDKMP) yang didalamnya nanti akan ada pengelolaan finansial,” jelasnya.

Oleh karenanya, banyak sekali tata kelola yang harus dikuatkan dan dipersiapkan lebih dulu oleh UMKM untuk mampu mengelola sistem keuangan yang baik, mampu mengakses permodalan, dan mampu menggunakan digitalisasi.

“Sebagai pimpinan Badan Akuntabilitas Keuangan Negara (BAKN), pihaknya akan memonitor dan sedang menelaah pelaksanaan kredit usaha rakyat (KUR), dari beberapa uji petik tidak ditemukan hanya faktor komunikasi antara pelaku UMKM dengan pihak perbankan yang harus dipertemukan. Ini cara saya untuk mempertemukan para pimpinan cabang dengan kalangan UMKM yang ada di Indramayu,” ucap Sekjend DPP Partai Demokrat ini.

sumber: harianpelitanews

DPR RI Dorong Penguatan UMKM dan Desak Pemerintah Segera Atasi Anjloknya Harga Garam Rakyat

Anggota Komisi VI DPR RI dari Fraksi Partai Demokrat, Herman Khaeron, menegaskan bahwa Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) merupakan pilar utama perekonomian nasional yang terbukti mampu bertahan menghadapi berbagai krisis ekonomi, baik di tingkat nasional maupun global.

Hal tersebut disampaikan Herman Khaeron saat menghadiri kegiatan Sosialisasi BUMN di Hotel MM Indramayu, Rabu (5/8/2026). Menurutnya, pengalaman krisis moneter 1998 menjadi bukti bahwa sektor UMKM mampu menjadi penyangga perekonomian ketika banyak perusahaan melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK).
“UMKM adalah jangkar dan pondasi perekonomian nasional. Karena itu, sektor ini harus terus didorong agar naik kelas menjadi pelaku usaha yang lebih tangguh dan mampu menghadapi berbagai tantangan ekonomi,” ujarnya.

Herman menjelaskan, terdapat tiga aspek utama yang perlu diperkuat agar UMKM terus berkembang, yakni tata kelola keuangan, kemudahan akses permodalan, dan pemanfaatan teknologi digital.

Menurutnya, pelaku UMKM harus memiliki kemampuan mengelola keuangan secara baik agar usaha yang dijalankan semakin produktif dan berkelanjutan. Selain itu, akses terhadap pembiayaan juga perlu diperluas melalui perbankan maupun berbagai program pemerintah.

Ia menyebut pemerintah telah menyediakan fasilitas Kredit Usaha Rakyat (KUR) dengan bunga sekitar 6 persen, termasuk program KUR Super Mikro dengan bunga sekitar 3 persen bagi pelaku usaha berskala kecil.

Selain itu, keberadaan Koperasi Desa Merah Putih dan Koperasi Kelurahan Merah Putih diharapkan mampu memperkuat akses pembiayaan sekaligus meningkatkan tata kelola usaha masyarakat.

Herman juga mendorong pelaku UMKM memanfaatkan teknologi digital untuk memperluas pasar dan meningkatkan daya saing produk. Menurutnya, pengembangan usaha secara kolektif dapat menjadi strategi efektif dalam memperbesar peluang pasar tanpa harus meninggalkan usaha yang telah berjalan.

Dalam kesempatan tersebut, Herman turut menyoroti anjloknya harga garam rakyat yang kembali terjadi saat musim kemarau di sejumlah daerah, termasuk Kabupaten Indramayu.

Ia menilai persoalan tersebut terus berulang setiap tahun. Saat musim hujan produksi garam menurun sehingga harga meningkat, namun ketika musim kemarau produksi melimpah justru harga garam jatuh dan petani kesulitan memasarkan hasil panennya.

Karena itu, Herman meminta pemerintah segera mengambil langkah konkret melalui koordinasi lintas kementerian, seperti Kementerian Kelautan dan Perikanan, Kementerian Perindustrian, serta Kementerian Perdagangan untuk mengatasi persoalan tersebut.

Menurutnya, salah satu solusi yang perlu dipercepat adalah memperkuat industri hilir garam nasional agar produksi petani dapat terserap, baik untuk kebutuhan garam konsumsi maupun garam industri.

Selain itu, pemerintah juga diminta mengevaluasi kebijakan impor garam agar tidak merugikan petani lokal, sekaligus mendorong penerapan teknologi produksi sehingga produktivitas petani tetap meningkat meski menghadapi perubahan musim.

Herman berharap berbagai langkah tersebut mampu menjaga stabilitas harga garam, meningkatkan kesejahteraan petani, sekaligus memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat, khususnya di daerah penghasil garam seperti Kabupaten Indramayu. (FSYA)

sumber: indramayunews

Setuju Kemenkeu Tangani Utang KCIC, Legislator Minta Saham PT KAI Tetap Aman

Anggota Komisi VI DPR RI, Herman Khaeron, mendukung langkah Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mengambil alih penyelesaian restrukturisasi utang dan pengelolaan pembiayaan PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC), operator Kereta Cepat Jakarta–Bandung (Whoosh).

Politikus yang biasa disapa Kang Hero itu menilai kebijakan tersebut merupakan langkah tepat untuk menjaga keberlanjutan operasional KCIC.

“Menurut saya sudah benar jika ingin menjaga keberlangsungan kereta cepat, pemerintah mengambil alih kewajiban utang Kereta Cepat Jakarta-Bandung,” kata Kang Hero kepada Kedai Pena, Jumat (7/8/2026).

Lebih jauh, ia menjelaskan, berdasarkan laporan keuangan tahun 2025, KCIC juga masih mampu membukukan keuntungan operasional. Menurut Kang Hero, kinerja tersebut menunjukkan prospek yang positif apabila perusahaan tidak lagi terbebani pembayaran bunga utang.

Selain itu, Kang Hero mengingatkan, pembayaran pokok utang baru akan mulai jatuh tempo pada 2028. Sehingga pengambilalihan kewajiban utang oleh pemerintah dinilai dapat memberikan ruang bagi pengelola untuk memperkuat kinerja operasional.

Pendapatan operasional dari tiket KCIC sendiri diperkirakan berada di kisaran Rp1,5 triliun pada tahun 2025. Meskipun, angka pendapatan tersebut belum cukup untuk menutupi beban bunga pinjaman yang mencapai sekitar Rp2 triliun per tahun.

“Menurut laporan keuangan tahun 2025, Kereta Cepat Jakarta-Bandung masih membukukan keuntungan operasional jika tidak dibebani pembayaran bunga. Apalagi pembayaran pokok utang baru akan jatuh tempo pada tahun 2028,” jelas Kang Hero.

Meski demikian, Kang Hero mengingatkan, penyelesaian utang agar penyelesaian utang KCIC oleh pemerintah tidak mengakibatkan dilusi kepemilikan PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI. Kang Hero menyoroti pernyataan Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa yang menyebut Kementerian Keuangan akan mengambil alih saham 60 persen pasca penyelesaian restrukturisasi utang tersebut.

Diketahui, kepemilikan saham PT Pilar Sinergi BUMN Indonesia (PSBI) di PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) sekitar 60 persen. Konsorsium tersebut beranggotakan PT Kereta Api Indonesia (KAI), PTPN III, dan PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA).

“Penyelesaian utang KCIC oleh pemerintah semestinya tidak mendilusi kepemilikan PT KAI,” tandas Sekjen Partai Demokrat ini.

Sekedar informasi, Kementerian Keuangan (Kemenkeu) akan mengambil alih seluruh saham PT Pilar Sinergi BUMN Indonesia (PSBI) di PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC). Langkah ini sebagai bagian dari upaya restrukturisasi utang Kereta Cepat Jakarta-Bandung atau dikenal dengan Whoosh.

Dengan demikian, kepemilikan PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) nantinya tidak lagi berada di bawah PT Kereta Api Indonesia (KAI), melainkan di bawah Kementerian Keuangan. Rencana proses tersebut ditargetkan akan rampung pada pertengahan bulan September 2026. Laporan: Vito Zabdiel

sumber: kedaipena

Sambut HUT ke-25, Partai Demokrat Hadirkan Sembako Murah untuk Warga Kota Cirebon

Menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-25, Partai Demokrat menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) di Lapangan Kebon Pelok, Kecamatan Harjamukti, Kota Cirebon, Jumat (7/8/2026).

Kegiatan tersebut disambut antusias masyarakat yang memanfaatkan kesempatan untuk mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga lebih murah dibandingkan harga pasar.

Gerakan Pangan Murah merupakan bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-25 Partai Demokrat yang jatuh pada 9 September 2026.

Selain GPM, berbagai kegiatan sosial juga digelar, mulai dari donor darah, pengobatan gratis hingga pengecatan musala RW 15 Galunggung Kota Cirebon, sebagai wujud kepedulian terhadap masyarakat dan lingkungan.

Sekretaris Jenderal Partai Demokrat, Herman Khaeron mengatakan rangkaian HUT tahun ini mengusung semangat Gerakan Langit Biru Indonesia Asri, sebagai bentuk dukungan terhadap program Indonesia Asri yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto.

“Indonesia Asri berarti Indonesia yang aman, sehat, bersih, dan indah. Karena itu kami memadukan berbagai kegiatan sosial agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” ujar pria yang akrab disapa Kang Hero.

Menurutnya, Gerakan Pangan Murah menjadi salah satu program yang paling diminati masyarakat karena menawarkan berbagai kebutuhan pokok dengan harga lebih rendah dari pasaran.

BACA YUK:  Kendalikan Inflasi, Pemkot Cirebon Luncurkan Mobil Pangan Keliling

Beragam komoditas seperti beras, telur, sayuran hingga daging dijual sekitar Rp2.000 lebih murah dibanding harga pasar. Tak hanya itu, Partai Demokrat juga memberikan subsidi tambahan melalui pembagian 2.000 kupon senilai Rp5.000. Selain itu, terdapat tambahan voucher senilai Rp3.000 dari DPC Demokrat Kota Cieebon, sehingga total potongan harga yang diterima masyarakat mencapai Rp10.000 untuk setiap item tertentu.

“Antusiasme masyarakat sangat luar biasa. Mereka datang berbondong-bondong untuk membeli kebutuhan sehari-hari. Hari ini kami menyediakan sekitar 3.000 paket pangan murah,” katanya.

Kang Hero menjelaskan, Gerakan Pangan Murah yang digelar di Kota Cirebon merupakan titik keenam yang diinisiasi Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat dari Fraksi Partai Demokrat, dr. Ratnawati, sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat di tengah kondisi ekonomi yang masih menantang.

Sementara itu, dr. Ratnawati mengatakan program tersebut lahir dari keinginan membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau.

“Kita ingin hadir membantu masyarakat yang saat ini masih menghadapi berbagai tantangan ekonomi. Gerakan Pangan Murah ini sebenarnya merupakan program nasional, dan saya berinisiatif melaksanakannya di daerah pemilihan Cirebon dan Indramayu,” ujarnya.

Ia menjelaskan, kegiatan di Kota Cirebon merupakan titik keenam pelaksanaan Gerakan Pangan Murah. Sebelumnya program serupa telah digelar di dua titik wilayah Cirebon Timur dan dua titik di Kabupaten Indramayu. Pada hari yang sama, kegiatan juga berlangsung di Kabupaten Cirebon.

Ratnawati mengungkapkan, Fraksi Partai Demokrat DPRD Provinsi Jawa Barat juga telah mengusulkan agar Gerakan Pangan Murah diperluas hingga menjangkau 64 titik di seluruh Jawa Barat melalui perubahan anggaran.

“Untuk wilayah Cirebon diperkirakan akan ada sekitar 10 titik, bahkan masih berpeluang bertambah pada perubahan anggaran nanti. Kami berharap program ini bisa terus berlanjut karena manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” jelasnya.

Ia menambahkan, ke depan Partai Demokrat akan terus memperluas program bantuan pangan melalui berbagai aspirasi anggota legislatif, termasuk dukungan dari Herman Khaeron yang berada di Komisi VI DPR RI dan memiliki akses lebih luas terhadap program ketahanan pangan nasional.

Sementara itu, Ketua DPC Partai Demokrat Kota Cirebon, Dian Novitasari mengapresiasi dukungan Herman Khaeron dan dr. Ratnawati yang telah memfasilitasi pelaksanaan Gerakan Pangan Murah di Kota Cirebon.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Pak Herman dan Bu Ratna yang telah menghadirkan Gerakan Pangan Murah ini. Kegiatan ini sangat bermanfaat bagi masyarakat dan menjadi bagian dari rangkaian HUT ke-25 Partai Demokrat,” ujarnya.

Dian menjelaskan, DPC Partai Demokrat Kota Cirebon juga menggelar sejumlah kegiatan sosial lainnya, seperti pengobatan gratis, donor darah, serta pengecatan musala sebagai bagian dari Gerakan Langit Biru Indonesia Asri.

“Ini merupakan wujud nyata Demokrat peduli kepada masyarakat dan lingkungan. Kami berharap masyarakat dapat memanfaatkan kegiatan ini, termasuk berbelanja di stan Gerakan Pangan Murah dengan menggunakan voucher yang telah dibagikan,” pungkasnya. (HSY)

sumber: aboutcirebon