Ribuan Warga Serbu GPM di Kalijaga, Bawa Kupon Dapat Potongan Harga

Suasana Lapangan Kebon Pelok, tepat di depan Kantor Kelurahan Kalijaga, Kecamatan Harjamukti, Kota Cirebon, dipadati ribuan warga, pada Jumat (7/8/2026).

Kebanyakan pengunjung merupakan ibu-ibu yang antusias memanfaatkan program Gerakan Pangan Murah (GPM) yang digelar Partai Demokrat.

Warga yang datang kupon membawa yang telah diumumkan panitia untuk mendapatkan potongan harga berbagai kebutuhan pokok. Komoditas beragam dijual dengan harga di bawah pasaran, mulai dari beras, minyak goreng, sayur-sayuran hingga daging.

Anggota DPR RI Herman Khaeron mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun ke-25 Partai Demokrat yang akan diperingati pada 9 September 2026.

“Di Kota Cirebon hari ini kita bisa melihat ada pengobatan darah gratis, donor, dan tentu saja Gerakan Pangan Murah (GPM) yang digagas oleh Dr. Ratnawati, anggota DPRD Provinsi Jawa Barat. Ini merupakan titik ke-6 yang dilaksanakan sebagai bentuk kepedulian masyarakat terhadap yang setiap hari membutuhkan bahan pangan pokok,” ujarnya.

Herman menjelaskan, seluruh komoditas yang dijual dalam kegiatan tersebut dipasarkan dengan harga sekitar Rp2.000 lebih murah dibandingkan harga pasar. Selain itu, Partai Demokrat juga memberikan subsidi melalui kupon belanja.

“Ada 2.000 kupon yang kami bagikan dengan nilai subsidi Rp5.000 per kupon. Kemudian Mas Andru juga memberikan tambahan voucher Rp3.000 dan lainnya. Jadi total subsidi yang diterima masyarakat mencapai Rp10.000 untuk setiap barang yang dibeli,” katanya.

Menurutnya, antusiasme masyarakat menunjukkan program tersebut benar-benar dirasakan manfaatnya. “Kita lihat masyarakat berbondong-bondong datang dan memmborong kebutuhan sehari-hari karena harganya lebih terjangkau,” katanya.

Sementara itu, anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, Dr. Ratnawati, mengatakan GPM merupakan bentuk kepedulian kepada masyarakat yang tengah menghadapi tekanan ekonomi.

“Kami hanya ingin membantu masyarakat di tengah situasi ekonomi yang saat ini memang membutuhkan perhatian. GPM ini bukan hanya program di tingkat provinsi, tetapi sudah menjadi gerakan nasional,” ujarnya.

Ratnawati mengatakan dirinya mengambil inisiatif menghadirkan program tersebut di daerah pemilihannya yang meliputi Kota/Kabupaten Cirebon dan Kabupaten Indramayu.

“Hari ini merupakan titik ke-6. Sebelumnya sudah dilaksanakan di dua titik di wilayah Cirebon Timur dan dua titik di Kabupaten Indramayu,” katanya.

Ke depan, Fraksi Partai Demokrat DPRD Jawa Barat berencana memperluas pelaksanaan Gerakan Pangan Murah melalui kerja sama dengan Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP) Provinsi Jawa Barat.

“Insya Allah kami akan memperluas program ini menjadi 64 titik di Jawa Barat pada perubahan anggaran nanti. Khusus wilayah Cirebon direncanakan sekitar 10 titik, bahkan masih berpeluang menambah dua hingga empat titik lagi,” ungkapnya.

Ratnawati berharap program yang dijalankan melalui aspirasi Fraksi Partai Demokrat tersebut dapat membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau sekaligus menjaga daya beli di tengah kondisi ekonomi yang masih menantang.

Sementara itu, salah satu warga bernama Wati mengaku terbantu dengan adanya GPM tersebut. Ia membeli beberapa barang kebutuhan pokok dengan harga yang murah. Ditambah ada diskon dari kupon yang telah dibagikan oleh panitia .

“Cukup murah, tadi dapat beras lima kg, minyak dan ada sayur-sayuran. Lumayan, buat satu minggu kedepan,” tandasnya. (cep)

sumber: radarcirebon

Reses di Sumber Cirebon, Kang Hero Banjir Usulan dari Warga

Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Demokrat, Herman Khaeron, dihujani berbagai aspirasi dan permohonan dari masyarakat Kelurahan Sumber, Kecamatan Sumber, Kabupaten Cirebon.

Hal itu terjadi saat dirinya menggelar kegiatan reses yang dihadiri sedikitnya 150 warga di Halaman Kantor Kelurahan Sumber, Kamis (6/8/2026).

Politisi senior yang akrab disapa Kang Hero ini tampak santai dan bijak menyambut setiap masukan. Ia bahkan menantang warga untuk menyampaikan persoalan lain yang belum sempat tersampaikan dalam forum tersebut.

Dalam menyerap aspirasi ini, Kang Hero didampingi oleh Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat sekaligus Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Cirebon, dr. Ratnawati. Hadir pula Anggota DPRD Kabupaten Cirebon Fraksi Partai Demokrat, H. Mahmud Jawa dan Heriyanto serta disaksikan langsung oleh Lurah Sumber Tareqot dan Sekmat Sumber Yan Yan Hendriyana.

“Silakan soal apapun disampaikan di tempat ini. Bukan hanya soal pembangunan jalan atau irigasi yang menjadi kewenangan Kementerian PU. Nanti akan saya bicarakan langsung dengan Menteri PU. Kebetulan Pak Dodi Hanggodo itu Wakil Ketua Umum DPP Demokrat,” ujar Kang Hero di hadapan warga.

Tidak hanya urusan infrastruktur besar, Kang Hero juga langsung merespons cepat keluhan fasilitas lingkungan pos rukun tetangga, termasuk permohonan pengadaan keranda mayat stainless steel yang diusulkan warga.

“Termasuk usulan tadi ya, soal keranda mayat yang minta diganti terbuat dari stainless, kita buatkan nanti ya Pak Lurah,” tambahnya yang langsung disambut riuh tepuk tangan warga.

Kang Hero menegaskan bahwa masa reses merupakan kewajiban bagi seluruh anggota DPR RI untuk turun langsung ke Daerah Pemilihan (Dapil) demi menjalankan tugas pokok dan fungsinya. Baginya, wilayah Sumber memiliki kedekatan emosional yang kuat.

“Di wilayah Sumber ini saya merasa bangga karena menjadi penyumbang terbesar suara buat saya setelah Kecamatan Gunung Jati dan Kecamatan Sedong pada Pileg lalu. Alhamdulillah, sekarang saya memasuki periode keempat menjadi anggota DPR RI,” ungkapnya disambut antusiasme warga.

Di akhir kegiatan, Kang Hero menitipkan pesan kepada Lurah Sumber agar selalu peka dan mendengarkan kondisi masyarakat di lapangan. Ia meminta pihak kelurahan menampung seluruh keinginan warga untuk kemudian diteruskan kepadanya.

“Saya bersama Ibu Dokter Ratnawati yang juga anggota DPRD Provinsi Jabar akan mencurahkan perhatian penuh untuk masyarakat di Dapil kami,” pungkasnya.

sumber: teraskata

Herman Khaeron: Ekonomi RI Tumbuh 5,29 Persen Masih On The Track

Pertumbuhan ekonomi Indonesia yang tercatat 5,29 persen pada kuartal II 2026 dinilai masih berada di jalur yang tepat meski mengalami perlambatan dibandingkan kuartal sebelumnya.

Anggota Komisi VI DPR dari Fraksi Partai Demokrat Herman Khaeron mengatakan, fluktuasi pertumbuhan ekonomi tidak terlepas dari kondisi global yang masih penuh ketidakpastian, baik dari sisi geopolitik maupun ekonomi.

“Saya kira ekonomi kita on the track di tengah ketidakpastian geoekonomi dan geopolitik. Fluktuasi pertumbuhan sangat dipengaruhi oleh kondisi global,” kata Herman kepada RMOL, Kamis 6 Agustus 2026.

Berdasarkan catatan Badan Pusat Statistik (BPS), ekonomi Indonesia pada kuartal II 2026 tumbuh 5,29 persen secara tahunan (year on year/yoy). Angka tersebut meningkat dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar 5,12 persen, namun melambat dibandingkan kuartal I 2026 yang mencapai 5,61 persen.

Menurut Herman, terdapat empat faktor utama yang memengaruhi pertumbuhan ekonomi nasional, yakni daya beli masyarakat, investasi, neraca ekspor-impor, serta belanja pemerintah.

Dari sejumlah faktor tersebut, ia menilai peningkatan daya beli masyarakat menjadi aspek yang perlu mendapat perhatian lebih dari pemerintah.

“Jika melihat aspek yang paling berpengaruh, yaitu peningkatan daya beli, maka program pemerintah yang berbasis APBN harus efektif meningkatkan pendapatan masyarakat,” kata Herman.

Herman mendorong pemerintah memperkuat program yang mampu langsung meningkatkan aktivitas ekonomi masyarakat, terutama melalui kegiatan padat karya dan pengembangan ekonomi produktif.

“Program padat karya dan ekonomi produktif harus ditingkatkan,” pungkas Herman.

sumber: rmol

Herman Khaeron Hadiri Musdalub Demokrat Sumatera Barat

Demokrat Sumatera Barat (Sumbar) mulai merapatkan barisan untuk menuju Pemilihan Umum (Pemilu) 2029 lewat Musyawarah Daerah Luar Biasa (Musdalub) yang dibuka pada Jumat (24/7) malam, di Padang.

Musdalub tersebut diikuti langsung oleh Ketua Umum Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) secara daring, dan dihadiri langsung oleh Sekretaris Jenderal DPP Demokrat Herman Khaeron, Anggota DPR RI sekaligus kader Mulyadi, dan banyak tokoh serta kader lainnya.

“Seperti yang disampaikan oleh Ketum partai (AHY) bahwa Musdalub adalah momentum untuk merapatkan barisan dan bersatu,” katanya didampingi Mulyadi di Padang.

Ia mengatakan hanya dengan persatuan dan kesatuan yang kuat target-target partai bisa diraih, kemudian juga harus dibangun kekuatan internal berupa soliditias dan solidaritas.

Ia mengatakan untuk Sumbar, Demokrat memasang target untuk meraih kembali satu kursi DPR RI yang lepas pada Pemilu 2024.

“Demokrat langganan dua kursi di DPR RI yaitu pada Dapil (Daerah pemilihan) 1 dan 2, namun pada Pemilu 2024 kami kehilangan kursi di Dapil 1 sehingga harus didapatkan kembali,” katanya.

Herman Khaeron juga memesankan kepada Mulyadi yang maju sebagai calon Ketua DPD Demokrat Sumbar dalam Musda 2026 agar menjaga dan mengawal target tersebut.

“Jika Mulyadi terpilih kembali maka harus mampu mengembalikan satu kursi itu, seraya meningkatkan kursi di DPRD tingkat kabupaten atau kota,” jelasnya.

Selain itu Demokrat juga mulai mengkaji dan menyiapkan kekuatan untuk kontestasi Pemilihan Kepala Daerah pada 2031, di Sumbar saat ini ada lima pimpinan daerah yang merupakan kader Demokrat.

“Untuk mempertahankannya tidak ada pilihan lain, suara DPRD kabupaten atau kota pun harus meningkat, segala persiapan harus dimulai dari sekarang,” katanya.

Sementara Ketua Umum Demokrat AHY menekankan kepada kader agar semakin solid dan merapatkan barisan untuk menghadapi dinamika politik ke depan.

Ia meminta para kader saling mendukung satu sama lainnya, membangun kekuatan, kompetensi, kapasitas yang disertai dengan integritas.

“Setiap kader harus mampu menjadi ambassador atau duta dalam menghadirkan solusi di tengah masyarakat. Masyarakat Sumbar dikenal cerdas dan kritis, sehingga partai harus menghadirkan pendekatan yang rasional dan penuh empati,” katanya via daring.

sumber: antara

Herman Khaeron: Restrukturisasi BUMN Penting agar Target Kontribusi Fiskal Tercapai

Anggota Komisi VI DPR RI Herman Khaeron menilai pembenahan badan usaha milik negara (BUMN) melalui restrukturisasi harus menjadi prioritas sebelum  pemerintah menjalankan kebijakan streamlining atau penggabungan perusahaan.

Menurut Herman, masih banyak BUMN yang menghadapi persoalan keuangan sehingga membutuhkan penanganan terlebih dahulu sebelum dilakukan pengelompokan maupun penggabungan. Langkah tersebut dinilai penting untuk mendukung target Presiden Prabowo Subianto meningkatkan kontribusi BUMN terhadap penerimaan negara.

Sekjen Partai Demokrat ini menjelaskan, terdapat sejumlah opsi restrukturisasi yang dapat ditempuh pemerintah. Mulai dari restrukturisasi aset dan utang, penggabungan dengan perusahaan lain sepanjang tidak merugikan BUMN yang sehat, hingga pembubaran perusahaan dengan tetap memenuhi kewajiban kepada para kreditur.

“Kalau rugi itu apakah mereka tetap dilanjutkan dengan melakukan restrukturisasi? Baik restrukturisasi aset maupun hutang. Yang kedua, apakah perusahaan ini bisa di-merge dengan perusahaan lain namun tidak merugikan terhadap BUMN lainnya? Yang ketiga, perusahaan ini bisa dipailitkan atau dibubarkan dengan catatan pemerintah turut bertanggung jawab memenuhi kewajiban terhadap para pemilik kewajiban yang harus diselesaikan,” ujarnya.

Herman mengatakan pembenahan tersebut menjadi penting agar target pemerintah menjadikan BUMN sebagai penyumbang fiskal yang lebih besar dapat direalisasikan.

“Sehingga target-target Presiden Prabowo Subianto yang ingin meningkatkan kapasitas BUMN sebagai bagian penyumbang fiskal kepada negara yang semakin meningkat. Bahkan perhitungan return on asset-nya juga sudah jelas. Kalau nggak bisa 10 persen ya 5 persen lah. Kalau 5 persen masih rasional untuk perhitungan return on asset-nya. Artinya semua bisa mengejar ke arah itu,” tuturnya.

Ia menambahkan, seluruh BUMN harus diarahkan menjadi perusahaan yang sehat, mampu menghasilkan keuntungan, serta mengelola utang secara produktif.

“Kalau misalkan seluruh BUMN yang sehat kemudian bisa mengejar ke arah ROA (Return on Asset) yang lebih baik, dan kemudian bisa mengelola hutang dengan baik. Tapi hutang itu kan boleh-boleh saja sepanjang bisa dikelola menjadi keuntungan. Tapi kalau hutang menjadi beban, ini yang menurut saya akan membebani terhadap BUMN ke depan,” katanya.

Herman juga mengingatkan agar kebijakan streamlining tidak justru mengurangi kemampuan BUMN yang selama ini telah mencetak laba dan menyetor dividen kepada negara.

Menurutnya, pemegang amanah di Danantara Asset Management maupun Badan Pengaturan BUMN perlu mempertimbangkan kesehatan masing-masing perusahaan sebelum menjalankan kebijakan streamlining agar tujuan memperkuat kinerja BUMN benar-benar tercapai.

“Selama hotel ini menguntungkan untuk BUMN tertentu sebagai fondasi mereka untuk mendapatkan keuntungan, bahkan kemudian memberikan dividen kepada negara, ya biarkan saja. Jangan kemudian sesuatu yang untung dicabut, yang rugi dikelola mereka. Ya semakin rugi. Atau perusahaan yang sudah untung digabungkan dengan perusahaan yang rugi menjadi rugi. Semakin tidak ada dividen kepada negara. Nah ini yang harus dipikirkan,” ujar Herman.

sumber: beritanasional

Herman Khaeron Dukung UMKM Lewat Nobar Final Piala Dunia 2026 Bersama Warga Cirebon

Anggota DPR RI, Dr. Ir. H. E. Herman Khaeron, M.Si., menggelar acara nonton bareng (nobar) Final Piala Dunia 2026 bersama ratusan pengemudi ojek online (ojol), aktivis, dan masyarakat di Rumah Aspirasi Herman Khaeron, Ruko Patra Jasa, Cirebon pada Senin 20 Juli 2026 dini hari.

Kegiatan yang berlangsung penuh keakraban tersebut tidak hanya menjadi ajang menyaksikan laga puncak sepak bola dunia, tetapi juga dimanfaatkan Herman Khaeron sebagai sarana mempererat silaturahmi sekaligus menyerap aspirasi masyarakat.
“Pertama, acara ini adalah bagian dari kebersamaan dan silaturahmi dengan masyarakat, utamanya para pengemudi ojol dan aktivis yang sudah lama tidak berjumpa. Kedua, ini menjadi momentum penting bagi saya untuk menampung aspirasi, masukan, dan pandangan warga untuk mengawal kerja-kerja politik saya di DPR RI,” ujar Herman.
Suasana nobar semakin meriah dengan pembagian berbagai doorprize kepada para peserta yang hadir. Ratusan warga tampak antusias mengikuti rangkaian kegiatan hingga pertandingan berakhir.

Tak hanya menghadirkan hiburan, Herman juga menunjukkan kepeduliannya terhadap pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Dalam kegiatan tersebut, ia melibatkan sejumlah pedagang lokal, seperti penjual nasi goreng, mi goreng, dan bakso, untuk menyediakan makan malam gratis bagi seluruh peserta.

Langkah ini sekaligus menjadi upaya menggerakkan roda perekonomian masyarakat melalui pemberdayaan UMKM lokal di tengah tingginya antusiasme warga mengikuti acara nobar.
Pada kesempatan itu, Herman juga mengungkapkan kepuasannya terhadap jalannya pertandingan final yang mempertemukan Spanyol dan Argentina. Politisi senior tersebut mengaku telah menjagokan Tim Matador sejak awal turnamen.

“Saya sebetulnya konsisten mendukung Spanyol sejak awal. Hari ini saya sengaja pakai kaos Argentina supaya ada perlawanan yang keras. Tapi ternyata permainan cantik Spanyol mampu mengecoh permainan keras Argentina. Spanyol sungguh sangat layak memenangkan pertandingan dan menjadi juara dunia tahun 2026,” katanya.

Melalui kegiatan nobar tersebut, Herman Khaeron berharap hubungan antara wakil rakyat dan masyarakat semakin erat. Selain menjadi ruang hiburan bersama, kegiatan ini juga diharapkan menjadi wadah dialog untuk menyerap berbagai aspirasi yang nantinya akan diperjuangkan di tingkat nasional, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat melalui keterlibatan pelaku UMKM lokal.
sumber: bedanews

Herman Khaeron: Demokrat Berada di Barisan Terdepan Sukseskan Program Indonesia Asri

Partai Demokrat resmi meluncurkan Gerakan Nasional Langit Biru Indonesia Asri sebagai rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-25 partai. Gerakan yang digelar selama delapan pekan tersebut menjadi wujud pengabdian Demokrat kepada masyarakat melalui aksi nyata menjaga lingkungan sekaligus mendukung program Presiden Prabowo Subianto.

Hal itu dikatakan oleh Sekretaris Jenderal Partai Demokrat, Herman Khaeron saat peluncuran gerakan Langit Biru Indonesia Asri yang  berlangsung di Pacitan, Jawa Timur, Jumat (11/7), dipimpin

Herman menegaskan bahwa usia seperempat abad menjadi momentum bagi Partai Demokrat untuk semakin memperkuat keberpihakan kepada rakyat, tidak hanya melalui kebijakan politik, tetapi juga lewat kegiatan sosial yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

 “Alhamdulillah Partai Demokrat yang lahir, tumbuh, dan berkembang bersama rakyat kini memasuki usia seperempat abad. Momentum ini bukan sekadar perayaan ulang tahun partai, tetapi kami ingin menjadikannya sebagai momentum memperkuat pengabdian kepada masyarakat melalui berbagai kegiatan yang menyentuh langsung kebutuhan rakyat,” ujar Herman.

Menurut Herman, Gerakan Langit Biru Indonesia Asri menjadi salah satu program utama yang dirancang untuk membangun semangat kebersamaan sekaligus meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan hidup.

Ia menjelaskan, berbagai kegiatan akan dilaksanakan di seluruh Indonesia, mulai dari aksi bersih-bersih lingkungan, membersihkan pantai dan sungai, penanaman pohon, hingga berbagai kegiatan sosial lain yang berdampak langsung terhadap kualitas hidup masyarakat.

“Kami ingin hadir di tengah masyarakat melalui aksi nyata. Menjaga lingkungan bukan hanya tugas pemerintah, tetapi menjadi tanggung jawab seluruh elemen bangsa. Karena itu Partai Demokrat ingin berada di barisan terdepan untuk ikut menyukseskan Program Indonesia Asri yang digagas Presiden Prabowo Subianto,” katanya.

Herman berharap gerakan tersebut tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial semata, melainkan mampu menumbuhkan budaya gotong royong dan kepedulian terhadap lingkungan secara berkelanjutan.

“Kami ingin semangat menjaga kebersihan lingkungan menjadi gerakan bersama. Jika lingkungan bersih, sehat, dan nyaman, maka kualitas hidup masyarakat juga akan meningkat. Itulah kontribusi nyata yang ingin diberikan Partai Demokrat kepada bangsa dan negara,” tambahnya.

Sementara itu, Koordinator Gerakan Langit Biru Indonesia Asri, Ossy Dermawan, mengatakan program tersebut merupakan arahan langsung Ketua Umum Partai Demokrat sebagai bentuk dukungan terhadap program pemerintah dalam mewujudkan Indonesia yang aman, sehat, bersih, dan indah.

Menurut Ossy, selama delapan pekan ke depan hingga akhir Agustus 2026, seluruh Dewan Pimpinan Daerah (DPD) dan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat akan menggelar kegiatan secara bergantian setiap hari Jumat di berbagai daerah.

“Ketua Umum memerintahkan kami agar Partai Demokrat hadir melalui gerakan yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Karena itu selama delapan minggu ke depan seluruh DPD dan DPC akan bergantian melaksanakan kerja bakti, penanaman pohon, pemeriksaan kesehatan gratis, pengecatan taman, pengecatan rumah ibadah, penataan ruang publik, hingga berbagai aksi sosial lainnya,” ujar Ossy.

Ia menegaskan, gerakan tersebut sengaja dirancang tidak bersifat eksklusif. Demokrat justru mengajak seluruh elemen masyarakat untuk ikut terlibat sehingga semangat gotong royong kembali tumbuh di tengah kehidupan bermasyarakat.

“Ketua Umum (Agus Harimurti Yudhoyono)  berpesan agar gerakan ini tidak hanya dilaksanakan kader Partai Demokrat. Kami menggandeng pemerintah daerah, komunitas masyarakat, organisasi sosial, pelajar, pemuda, hingga tokoh masyarakat agar bersama-sama membangun kesadaran menjaga kebersihan lingkungan. Karena kebersihan, kesehatan, dan kenyamanan adalah tanggung jawab kita bersama,” jelasnya.

Pada pekan pertama pelaksanaan, selain peluncuran nasional di Pacitan, sebanyak 75 kegiatan berlangsung secara serentak di berbagai daerah. Program tersebut akan terus berjalan hingga akhir Agustus dengan target sedikitnya 666 aksi lingkungan di seluruh Indonesia.

“Harapan kami, melalui Gerakan Langit Biru Indonesia Asri ini semangat gotong royong kembali hidup, kepedulian terhadap lingkungan semakin kuat, dan Partai Demokrat dapat memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat dalam momentum HUT ke-25,” pungkas Ossy.

Peluncuran Gerakan Nasional Langit Biru Indonesia Asri turut dihadiri Ketua Fraksi Demokrat DPR RI EDHIE BASKORO YUDHOYONO, Kepala Badan Pemenangan Pemilu Partai Demokrat M. Iftitah Sulaiman Suryanagara, Wakil Gubernur Jawa Timur sekaligus Ketua DPD Partai Demokrat Jawa Timur Emil Elestianto Dardak, serta Bupati Pacitan Indrata Bayuaji yang juga menjabat Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Pacitan.

sumber: rmol

BAKN DPR Nilai Bulog Jadi Kunci Wujudkan Ketahanan Pangan Nasional

Badan Akuntabilitas Keuangan Negara (BAKN) DPR menilai penguatan tata kelola dan kelembagaan Perum Bulog menjadi kunci dalam mewujudkan ketahanan pangan nasional. Sebagai instrumen negara, perusahaan plat merah ini dinilai memiliki peran strategis dalam menjaga ketersediaan, keterjangkauan, dan stabilitas harga pangan, khususnya beras.

“Khusus beras, saya kira memang tata kelolanya yang harus dirapikan kembali. Bahkan jika diurai lebih jauh, Bulog harus diperkuat karena Bulog merupakan satu-satunya institusi negara yang mampu menjaga ketersediaan dan keterjangkauan pangan,” ujar Wakil Ketua BAKN DPR R, Herman Khaeron, lewat keterangannya, Rabu (8/7/2026).

Hal tersebut disampaikan Herman Khaeron usai memimpin pertemuan dengan jajaran Perum Bulog Kantor Wilayah Sumatera Barat dalam kunjungan kerja BAKN DPR di Padang, Sumatera Barat.

Kunjungan tersebut dilakukan sebagai bagian dari pendalaman BAKN terkait telaahan tata kelola ketahanan pangan.

Politisi Fraksi Partai Demokrat itu menjelaskan Bulog memiliki posisi yang sangat strategis dalam menjaga stabilitas pasokan dan harga beras.

Menurutnya, berbeda dengan komoditas lain, proses produksi beras membutuhkan waktu yang panjang, sementara kebutuhan masyarakat harus tetap terpenuhi setiap saat.

Oleh karena itu, Bulog memerlukan dukungan kelembagaan, pembiayaan, dan infrastruktur yang memadai agar mampu menjalankan penugasan pemerintah secara optimal.

Ia juga menekankan bahwa setiap penugasan pemerintah kepada Bulog harus disertai dengan skema pendanaan yang terukur agar tidak membebani kondisi keuangan perusahaan.

Di sisi lain, Bulog juga perlu diberikan ruang untuk mengembangkan kapasitas usahanya, termasuk menambah infrastruktur pergudangan guna mengantisipasi meningkatnya jumlah penduduk dan kebutuhan pangan nasional.

“Kalau jumlah penduduk terus meningkat, maka kapasitas gudang Bulog juga harus bertambah. Kalau tidak ditambah, akhirnya harus menyewa gudang. Ketika menyewa, biaya operasional meningkat dan pada akhirnya menjadi tidak efisien,” jelas legislator dari Daerah Pemilihan Jawa Barat VIII tersebut.

Lebih lanjut, Herman mengatakan kunjungan kerja tersebut tidak hanya bertujuan menindaklanjuti hasil pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), tetapi juga menghimpun berbagai masukan dari pemangku kepentingan sebagai bahan penyusunan rekomendasi BAKN kepada pemerintah dalam memperkuat tata kelola sektor pangan.

Baginya, penguatan Bulog merupakan bagian penting dalam mewujudkan cita-cita kedaulatan pangan sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2012 tentang Pangan.

“Sesuai dengan prinsip Undang-Undang Pangan Nomor 18 Tahun 2012, ke depan kita harus mampu mewujudkan kedaulatan, kemandirian, ketahanan, dan keamanan pangan,” pungkas Herman. =MHD

sumber: pakuanraya

Demokrat Ingin RUU Pemilu Segera Dibahas: Supaya Ada Sosialisasi

Sekjen Partai Demokrat, Herman Khaeron, berharap pembahasan revisi Undang-Undang Pemilu segera dilakukan. Dengan demikian, ia melihat sosialisasi terhadap masyarakat juga bisa secepatnya dilakukan.

“Kami inginnya secepatnya, kami ingin secepatnya supaya juga ada sosialisasi diseminasi yang lebih bermakna, banyak masukan masyarakat dan kemudian kami punya kesempatan juga untuk melakukan pembicaraan dan tentu tidak akan terlepas dari kompromi dengan partai-partai lain. Ini ruangnya harus, harus panjang,” kata Herman Khaeron usai menghadiri Kick Off HUT 25 Partai Demokrat, Plaza Senayan, Jakarta, Rabu (8/7/2026).

Herman mengatakan tak mungkin juga DPR RI tergesa-gesa untuk membahas RUU tersebut. Ia menyinggung peluang pembahasan RUU Pemilu terlaksana di 2027.

“Tidak kemudian kita terburu-buru mengambil keputusan. Tetapi kalau keputusan kolektif DPR mau dibahas awal 2027 tentu ini adalah realitas politik yang harus kita ikuti bersama,” katanya.

Kendati demikian, Herman Khaeron mengatakan saat ini internal partai juga mulai membahas RUU Pemilu. Ia mengatakan ranah penyusunan RUU Pemilu ada di Komisi II DPR.

“Secara internal pasti dibahas, Komisi II kan sudah mulai membahas juga. Komisi II kan mulai roadshow ke partai-partai. Ini kan tahap awal penyusunan yang saya tahu bahwa penyusunan hak inisiatifnya akan dilakukan di Komisi II,” ujar anggota DPR RI ini.

Ia menyebut masukan dari akademisi, ahli hingga praktisi diperlukan untuk membahas subtansi RUU itu. Herman Khaeron mengingatkan asas kepentingan rakyat Indonesia dalam penyusunan itu.

“Jadi Komisi II sudah mulai roadshow, bisa kemudian rapat dengan pendapat umum dengan para ahli, para praktisi, akademisi untuk meminta masukan. Nanti pada saatnya ketika kemudian ini mulai dalam pembahasan penyusunan revisi, saya kira ini akan mulai lebih terang, lebih jelas gitu ya,” kata Herman.

“Dan rasa-rasanya kita tetap asas kebersamaan, asas persatuan, asas kepentingan untuk seluruh rakyat dan bangsa Indonesia, tetap itu akan menjadi bingkai di dalam penyusunan undang-undang revisi Undang-Undang Pemilu,” imbuhnya.

sumber: detik