Bahas Kembali Secara Komprehensif, Herman Khaeron: Tunda Pengesahan RUU Kesehatan di Rapat Paripurna

Sekretaris Jenderal DPP Partai Demokrat Herman Khaeron memastikan partainya akan bersikap terbuka untuk mendiskusikan Rancangan Undang-Undang (RUU) Perampasan Aset, sebagaimana yang disinggung oleh Menteri Hukum Supratman Andi Agtas beberapa waktu lalu.

Menurut dia, Demokrat akan terbuka membahas suatu undang-undang demi kepentingan bangsa dan negara.

“Kita welcome saja untuk membahas sesuatu untuk kepentingan bangsa negara ya, tentu Demokrat terbuka,” kata Herman di kompleks parlemen, Jakarta, Kamis.

Dia menilai bahwa pembahasan RUU tersebut akan tergantung kepada kesepakatan pemerintah dan Badan Legislasi DPR RI, untuk bisa masuk ke dalam prioritas. Sehingga, dia pun menunggu mekanisme masuknya RUU tersebut di DPR.

“Kalau kami kan menunggu itu masuk ke dalam skala prioritas atau tidak, itu tergantung keputusan pemerintah dan Badan Legislasi,” kata dia.

Dia juga mengatakan bahwa pandangan Partai Demokrat terhadap RUU tersebut akan berdasarkan kepada keputusan kolektif. Menurut dia, Fraksi Partai Demokrat DPR RI baru akan memberikan pandangan jika RUU itu sudah muncul di DPR.

“Tergantung kepada apakah masuk dalam skala prioritas, gitu. Kalau masuk dalam skala UU prioritas tahun 2025, ya tentu akan dibahas (di internal partai),” katanya.

Sebelumnya Menteri Hukum (Menkum) Supratman Andi Agtas mengatakan bahwa Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Perampasan Aset hanya tinggal memerlukan komunikasi serius dengan partai politik (parpol).

Menurut dia, pemerintah akan melakukan komunikasi tersebut, terlebih pemerintah sempat mengajukan RUU Perampasan Aset pada periode pemerintahan Presiden ke tujuh RI Joko Widodo.

Menkum menyebut sikap pemerintahan Presiden RI Prabowo Subianto mengenai RUU tersebut tidak berubah. Bahkan, Presiden Prabowo menaruh atensi terhadap RUU Perampasan Aset.

sumber: antara

hermankhaeron.info – Presiden Prabowo Subianto membuat gebrakan dengan segera meluncurkan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih. Program ini salah satu upaya Pemerintah mendorong kemandirian bangsa melalui swasembada pangan berkelanjutan dan pembangunan dari desa untuk pemerataan ekonomi menuju Indonesia Emas 2045.

Regulasi pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih ini tertuang dalam Instruksi Presiden Republik Indonesia (Inpres) Nomor 9 Tahun 2025 tentang Percepatan Pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih yang diteken Kamis 27 Maret 2025.

“Perlu langkah strategis, terpadu, terintegrasi, dan terkoordinasi antar kementerian/lembaga dan Pemerintah Daerah guna melakukan optimalisasi dan percepatan pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih,” ujar Prabowo dalam Inpres.

Prabowo juga menjelaskan percepatan pembentukan 80 ribu Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (Kopdes Merah Putih) merupakan bagian dari upaya Ppemerintah untuk mendorong kemandirian bangsa melalui swasembada pangan berkelanjutan dan pembangunan dari desa untuk pemerataan ekonomi menuju Indonesia Emas 2045.

Anggota Komisi VI DPR DPR Herman Khaeron yakin Kopdes Merah Putih bisa sinergi dengan koperasi yang sudah ada.

“Nanti akan terwujud keseimbangan baru di dalam berkompetisi melalui eksistensi yang ada,” jelasnya.

Kopdes Merah Putih banyak dikritik. Apa pendapat Anda?

Yang pertama, untuk program yang baru pasti ada pro kontra. Itu terjadi dan itu biasa saja. Sama halnya program-program yang saat ini baru diterapkan oleh Pemerintah seperti Makan Bergizi Gratis (MBG). MBG ketika baru diterapkan banyak yang mengkritik, saya kira hal yang wajar.

Yang pasti niat Pemerintah untuk membangun Kopdes Merah Putih sebagai sarana meningkatkan kemampuan desa dalam upaya memutar roda ekonomi di daerah.

Ada anggapan Kopdes Merah Putih sulit berkembang. Apa respons Anda?

Yakinlah pendirian atau pun program Pemerintah ini sudah melalui kajian. Telah melalui simulasi dan uji coba. Termasuk program Kopdes Merah Putih ini  akan memberikan manfaat untuk mendongkrak dan mendorong pertumbuhan ekonomi di daerah.

Selain itu, hasil dari sektor-sektor pertanian ini bisa diserap oleh Kopdes Merah Putih dan ke depan bisa kerja sama dengan institusi-institusi lainnya seperti Bulog dalam pembelian hasil-hasil pertanian masyarakat.

Kopdes Merah Putih mengancam pertumbuhan koperasi-koperasi konvensional?

Koperasi yang sudah ada pasti ada kompetensinya masing-masing. Pada akhirnya sistem usaha ini tidak bisa dimonopoli oleh satu institusi koperasi tertentu. Nanti akan terwujud keseimbangan baru di dalam berkompetisi melalui eksistensi yang ada.

Tapi, Pemerintah akan membuat aturan untuk bekerja sama dengan koperasi yang sudah ada.

sumber: rm.id

Sholat Idul Fitri Pertama di Masjid Al Khaeron

Ikatan Remaja Masjid (IRMAS) Al-Khaeron telah mencatat sejarah baru dengan menyelenggarakan shalat Idul Fitri 1 Syawal 1446 Hijriah untuk pertama kalinya di Masjid Al-Khaeron Kabupaten Indramayu pada Senin (31/03/2025).

Kegiatan ini menjadi momen bersejarah yang memberikan nuansa baru karena dihadiri 230 Jamaah dari berbagai daerah seperti Desa Jatianom, Bunder, Rawagatel, Kaliwedi, Tegalgubug, Cadangpingan dan Kertasemaya.

Dewan Pendiri dan Penasehat Masjid Al-Khaeron yaitu Bapak E. Herman Khaeron berpesan mengajak warga untuk melekat dengan Masjid Khususnya Masjid Al-Khaeron dan beliau sangat mendukung demi kemakmuran Masjid nya.

Ketua IRMAS Al-Khaeron Fiqih Sampurna dengan penuh rasa syukur menyampaikan kebahagiaan atas terselenggaranya acara tersebut.
“Alhamdulillah, ini adalah kebahagiaan besar. Puji syukur kepada Allah SWT, karena hari ini Masjid Al-Khaeron berhasil menyelenggarakan salat Idul Fitri untuk pertama kalinya” ujar Ketua IRMAS dengan penuh kebanggaan.

Ia juga memberikan apresiasi kepada jamaah yang hadir dalam pelaksanaan salat Idul Fitri yang berjalan dengan tertib dan lancar.

Komitmen IRMAS Al-Khaeron untuk terus berkolaborasi dan sinergis dengan masyarakat yang ada di sekitar Masjid Al-Khaeron sangat ditekankan oleh Fiqih Sampurna, yang menyebutkan pentingnya kebersamaan sebagai kekuatan dalam meramaikan atau memakmurkan Masjid, insyallah dalam bulan syawal ini kita rembukan dengan masyarakat sekitar untuk menerapkan program sore mengaji anak-anak di Masjid Al-Khaeron untuk membantu pemerintah membrantas buta huruf Al-Qur’an.

Pelaksanaan salat Idul Fitri di Masjid Al-Khaeron juga menghadirkan Imam Ust Yasin Ismail (Tokoh Masyarakat) dan Khotib Dr. Fasjud Syukroni, S.Th.I., M.Ag. (Dosen Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta/Kader Ulama Masjid Istiqlal) yang memberikan pesan-pesan spiritual penuh makna kepada seluruh jamaah Masjid Al-Khaeron.***

Website Herman Khaeron - Kang Hero (Anggota DPR RI Fraksi Demokrat), AHY dan Herman Khaeron Ucapkan Selamat Idul Fitri 1446 H, kang hero

Ketua Umum Partai Demokrat, H. Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), bersama Sekretaris Jenderal Partai Demokrat, H. E. Herman Khaeron, menyampaikan ucapan selamat Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1446 H kepada seluruh masyarakat Indonesia.

Momentum Idul Fitri ini diharapkan menjadi ajang untuk mempererat silaturahmi dan memperkuat persatuan bangsa, sejalan dengan nilai-nilai kebersamaan yang selalu dijunjung tinggi oleh Partai Demokrat.

Perlu Audit BPK untuk Pastikan Besaran Anggaran PMN

Anggota Komisi VI DPR RI, Herman Khaeron, mengusulkan sejumlah inovasi untuk memperlancar arus mudik dan balik Lebaran 2025, termasuk pemberian diskon tarif tol 20% tidak hanya saat puncak arus, tetapi juga di hari-hari sebelumnya dan sesudahnya.

“(Usulan kebijakan) diskon ini bertujuan untuk menyebar kepadatan kendaraan sehingga arus mudik dan balik lebih merata,” ujar Herman dilansir dari dpr.go.id pada Senin (17/3/2025)

Selain itu, Herman menegaskan perlunya kesiapan infrastruktur jalan tol yang lebih baik, mengapresiasi peran Menteri Koordinator Infrastruktur, Agus Harimurti Yudhoyono, dalam meningkatkan koordinasi antar-lembaga guna menghadapi lonjakan pemudik yang diprediksi lebih besar dibanding tahun sebelumnya.

Ia juga menyoroti pentingnya ketersediaan bahan bakar di jalur mudik, mengingat kendaraan yang kehabisan BBM sering menjadi penyebab kemacetan. Herman meminta PT Pertamina (Persero) memastikan stok BBM aman dan menambah armada pengiriman menggunakan kendaraan roda dua ke titik-titik rawan macet.

“Kemacetan sering kali diperparah oleh kendaraan yang kehabisan bahan bakar, sehingga solusi ini harus diantisipasi dengan baik,” tegasnya.

Untuk meningkatkan kenyamanan pemudik, Herman mengusulkan penambahan mobile toilet di sepanjang jalur mudik, terutama di luar rest area utama, guna mengurangi antrean panjang yang sering menjadi sumber ketidaknyamanan.

Ia juga menyoroti penerapan sistem contraflow, yang dinilai perlu dikelola lebih efektif agar tidak menimbulkan kemacetan di titik keluar.

“Evaluasi terhadap penerapan contraflow harus dilakukan agar tidak malah memperburuk kondisi lalu lintas,” kata Herman.

Sebagai langkah tambahan untuk mengurai kepadatan, ia mendorong optimalisasi exit tol agar antrean kendaraan tidak menghambat jalur utama. Ia menekankan pentingnya koordinasi dengan petugas di sekitar pintu keluar untuk mencegah penumpukan kendaraan yang bisa berdampak luas pada lalu lintas.

Dengan berbagai usulan ini, Herman berharap mudik Lebaran 2025 dapat berlangsung lebih lancar dan nyaman bagi seluruh masyarakat.

“Semua pihak harus bekerja sama untuk memastikan pemudik bisa sampai ke tujuan dengan selamat dan tanpa hambatan yang berarti,” pungkasnya.

sumber: ciremainews

Website Herman Khaeron - Kang Hero (Anggota DPR RI Fraksi Demokrat), Herman Khaeron Sekjen Demokrat, Agung Mulyono Apresiasi AHY: Sosok yang Tepat!

Ketua Umum DPP Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menunjuk Herman Khaeron sebagai Sekretaris Jenderal (Sekjen) Demokrat periode 2025-2030.

Herman Khaeron yang akrab dengan panggilan Bang Hero itu, menggantikan Teuku Riefky Harsya yang kini menjabat sebagai Wakil Ketua Umum DPP Partai Demokrat.

Keputusan AHY mendapat apresiasi dari berbagai pihak, termasuk Bendahara DPD Partai Demokrat Jawa Timur, Agung Mulyono.

Menurut Agung, Herman merupakan sosok yang tepat untuk menduduki posisi Sekjen karena rekam jejaknya yang panjang dan kontribusinya signifikan terhadap partai.

Ketua Fraksi Demokrat DPRD Jatim itu menilai, penunjukan anggota DPR RI empat periode itu sebagai Sekjen merupakan bentuk apresiasi atas keberhasilan Kongres.

“Saya kira Bang Hero layak menjadi Sekjen, sudah empat kali duduk di DPR RI dan terbukti bekerja optimal untuk rakyat,” ucap Agung.

Selain itu, Herman dinilai memiliki kapasitas, integritas, dan profesionalisme yang tinggi. Sejak awal, dia sudah aktif dalam membangun Demokrat hingga berkembang seperti sekarang.

“Sangat layak karena punya kapasitas, integritas, dan profesionalisme. Sejak awal ikut menggawangi Partai Demokrat,” tegas Agung yang juga anggota DPRD Jatim tiga periode.

Agung menandaskan, Herman juga merupakan figur yang cocok menjadi panutan bagi seluruh kader Demokrat di Indonesia. “Cocok menjadi panutan kader partai seluruh Indonesia,” ujarnya.

Selain itu, pencapaian Herman dalam menduduki posisi Sekjen Demokrat tidak didapat secara instan, melainkan melalui proses panjang yang berjenjang.

“Beliau mencapai ini tidak ujug-ujug tapi berjenjang, luar biasa,” tuturnya.

Selain menunjuk Herman sebagai Sekjen, AHY juga menetapkan Irwan Feco sebagai bendahara umum menggantikan almarhum Renville Antonio. Keputusan ini diharapkan mampu memperkuat struktur kepemimpinan Demokrat, dalam menghadapi berbagai tantangan politik ke depan.

Dengan formasi kepemimpinan yang baru ini, Demokrat optimistis dapat terus berkembang dan berkontribusi lebih besar bagi bangsa dan rakyat Indonesia.{*}

sumber: barometerjatim

Jadi Tumpuan Lifting Nasional, Blok Rokan Harus Mendapat Perhatian

Anggota Komisi VI DPR RI, Herman Khaeron, menyoroti fungsi rest area sebagai salah satu faktor penyebab kemacetan di jalan tol, terutama saat musim mudik dan arus balik. Ia mendorong adanya peningkatan jumlah petugas di rest area serta penerapan regulasi yang lebih ketat untuk mengurangi kemacetan.

“Rest area juga sebagai sumber kemacetan, jadi petugasnya harus ditambah. Begitu rest area penuh, antrean kendaraan bisa mengular hingga ke badan jalan tol,” ujar Herman dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi VI dengan Direktur Utama PT Jasa Marga (Persero) Tbk Subakti Syukur dan Direktur Utama PT Hutama Karya Budi Harto di Gedung Nusantara I, DPR RI, Senayan, Jakarta, Senin (17/3/2025).

Sebagai langkah penanganan, pihak terkait bisa memberikan opsi alternatif kepada pemudik agar keluar terlebih dahulu di pintu tol terdekat untuk mencari rumah makan atau tempat istirahat di luar jalan tol. Selain itu, Herman juga menyoroti pentingnya mobil derek dalam mengatasi kemacetan akibat kendaraan mogok.

Dirinya pun menyarankan agar kendaraan derek berukuran lebih kecil dapat dimanfaatkan untuk memobilisasi atau mengevakuasi kendaraan yang mengalami kendala ke lokasi tertentu. “Kalau bisa, di beberapa titik jalan tol dibuat area evakuasi setiap dua kilometer untuk menampung kendaraan mogok. Ini bagian dari persiapan menghadapi mudik dan arus balik, termasuk libur Natal dan Tahun Baru (Nataru),” lanjutnya.

Tidak berhenti, ia juga menyoroti efektivitas pusat informasi di jalan tol. Menurutnya, layanan ini sering kali kurang responsif dalam memberikan informasi terkini mengenai kemacetan.

“Kadang-kadang pusat informasi ini dipengaruhi oleh situasi pribadi petugasnya. Jadi, harus dipastikan bahwa yang bertugas adalah orang-orang yang menguasai informasi dan dapat memberikan jawaban yang akurat dan cepat,” katanya.

Dengan usulan-usulan tersebut, Politisi Fraksi Partai Demokrat itu berharap pemerintah dan pihak pengelola jalan tol dapat mengambil langkah konkret untuk mengurangi kemacetan di rest area dan meningkatkan kenyamanan para pemudik.

sumber: suarapemerintah

Komisi VI DPR Tuntut BSI Terbuka soal Pemicu Muhammadiyah Tarik Uang Rp15 T

Herman Khaeron anggota Komisi VI DPR RI menyampaikan dukungannya terhadap pembentukan struktur kepengurusan Danantara, badan pengelola investasi yang baru diumumkan oleh pemerintah.

Menurutnya, pembentukan Danantara merupakan langkah strategis dalam pengelolaan potensi sumber daya alam Indonesia yang sangat besar, dan diharapkan dapat mendatangkan investasi signifikan untuk pembangunan negara.

“Sejak awal, Prabowo Presiden sudah menegaskan bahwa Danantara akan diisi oleh orang-orang profesional di bidangnya. Hari ini, Pak Rosan Roeslani telah mengumumkan bahwa jabatan-jabatan penting dalam Danantara akan diisi oleh para ahli dan profesional, bahkan dari luar negeri. Ini menunjukkan keseriusan pemerintah dalam membangun lembaga yang kredibel dan berkompeten,” kata Herman Khaeron dalam keterangannya pada Senin (24/3/2025).

Herman juga menanggapi kekhawatiran segelintir pihak mengenai pengawasan Danantara, yang dinilai memiliki struktur yang transparan dan terawasi dengan baik.

Selain Dewan Pengarah yang melibatkan Susilo Bambang Yudhoyono Presiden ke-6 RI dan Joko Widodo Presiden ke-7 RI, Danantara juga memiliki Dewan Penasehat serta Komite Pengawasan yang terdiri dari aparat penegak hukum dan PPATK (Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan).

“Pengawasan yang berlapis ini memberikan jaminan bahwa Danantara akan dijalankan dengan prinsip-prinsip good corporate governance, transparansi, dan akuntabilitas,” ujarnya.

Lebih lanjut, Herman menjelaskan bahwa Danantara akan berperan penting dalam mengelola investasi yang dapat menstimulasi seluruh potensi sumber daya alam Indonesia. Dengan dukungan dari BUMN yang terintegrasi dalam struktur Danantara, ia yakin lembaga ini dapat mengoptimalkan potensi pendanaan yang ada.

“Danantara akan menjadi lembaga investasi yang kuat, mampu mentrigger pembangunan dan memperbaiki pengelolaan BUMN ke depan. Kami juga sudah melakukan rapat dengan Pak Dony Oskaria Chief Operating Officer (COO) Danantara untuk menyimulasikan bagaimana BUMN yang terintegrasi ini bisa mendukung satu sama lain. Pendapatan BUMN lainnya akan bisa mendukung kebutuhan perusahaan yang membutuhkan dana,” ujar Herman.

Ia optimistis bahwa Danantara akan berhasil mengundang lebih banyak investor untuk berinvestasi di Indonesia, yang pada gilirannya akan mendukung pembangunan dalam negeri.

“Saya yakin dengan pengelolaan yang profesional dan sistem pengawasan yang kuat, Danantara akan menjadi lembaga keuangan terbesar dan paling kredibel di Indonesia,” tutup Herman.

Dengan pengumuman ini, Herman berharap Danantara dapat memperkuat sistem perekonomian Indonesia dan membawa harapan baru bagi sektor investasi. (faz/ipg)

sumber: suarasurabaya

Alasan AHY Tunjuk Herman Khaeron Jadi Sekjen Partai Demokrat

Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), secara resmi mengumumkan susunan kepengurusan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrat untuk periode 2025-2030.

Dalam struktur terbaru ini, Herman Khaeron dipercaya untuk menjabat sebagai Sekretaris Jenderal (Sekjen) menggantikan Teuku Riefky Harsya, yang kini menduduki posisi Wakil Ketua Umum.

AHY menjelaskan alasan di balik pergeseran posisi tersebut. “Benar, tadi Sekjen sebelumnya Bung Teuku Rifqi Harsya yang juga adalah Menteri Ekonomi Kreatif telah menjalankan tugas dengan sangat baik 5 tahun terakhir. Saya sangat terbantu dalam suka dan duka, termasuk menghadapi KLB dan lain sebagainya,” ujar AHY kepada wartawan, Minggu 23 Maret 2025.

Ia juga mengungkapkan bahwa Teuku Riefky Harsya mendapatkan amanah dari Presiden untuk menjadi Menteri Ekonomi Kreatif. Lebih lanjut, AHY mengungkapkan bahwa keputusan ini didasarkan pada pertimbangan agar ketua umum dan sekretaris jenderal dapat lebih fokus pada pengelolaan partai.

“Kami menilai termasuk saya berkonsultasi dengan SBY, jadi ada baiknya kalau Ketum dan Sekjen dua-duanya di pemerintahan supaya bisa ada yang lebih fokus mengurus partai juga,” katanya.

Menurut AHY, Menteri tentu lebih fokus pada tugas kementerian, yang juga mendukung Presiden dalam menjalankan program-program pemerintah. “Nah salah satu figur yang kami rasa tepat tentunya ada di Kang Herman Khaeron, yang saya harapkan juga bisa menjalankan tugas dengan baik, bisa mengkonsolidasikan, termasuk juga menyusun program-program untuk bisa meningkatkan elektabilitas,” ungkapnya.

AHY juga menekankan pentingnya keberhasilan dalam Pemilu 2029 dan pemilihan kepala daerah mendatang. “Karena kita ingin punya target yang lebih baik 2029, pemilihan legislatif termasuk juga pemilihan kepala daerah. Dengan segala dinamika yang telah kami lewati 5 dan 10 tahun terakhir ini, ada optimisme, ada sukacita, ada energi positif dari seluruh kader,” jelas AHY.

Meskipun perubahan struktural tersebut berlangsung, AHY menegaskan bahwa ia akan tetap terlibat langsung dalam pengelolaan partai. “Bukan hanya di pusat, tapi di seluruh daerah Demokrat bisa bangkit dan ini perlu dikawal, perlu dikelola dengan sebaik mungkin,” jelasnya

“Saya tidak akan kemana-mana juga, saya akan tetap hands on, tapi tentu harus berbagi waktu pikiran dan tenaga karena saya juga harus fokus untuk menjalankan tugas sebagai Menko di bidang infrastruktur,” sambungnya.(*)

sumber: radarsukabumi